Iklan

,

Iklan

iklan

Indeks Kanal

Diduga Hilang, Ratusan Aset Milik RSUD Sayang Kab Cianjur Tak Diketahui Keberadaan nya

Redaktur
July 28, 2023, 3:39:00 AM WIB Last Updated 2023-07-30T23:41:05Z


 

SUKABUMI|SUARANA - RSUD Sayang kab Cianjur diduga kemalingan aset milik rumahsakit, ratusan aset tersebut diduga lenyap alias hilang, aset tersebut merupakan barang yang baru saja diganti dikarenakan telah rusak pasca Gempa bumi yang menghancurkan sebagian besar wilayah Cianjur beberapa bulan yang lalu.


Adapun aset yang hilang diperkirakan kebanyakan adalah Air Conditioner (AC), yang semula terpasang di ruangan pasien ataupun kantor kepala ruangan rumah sakit, dikutip dari detikjabar 27/07/2023.


"Ada AC yang dipasang di tiap ruangan pasien dan ruangan lainnya, yang jumlahnya bisa mencapai ratusan unit dan semua bekasnya hilang. Ada juga selang tembaga murni buat jalur oksigen dipasang dari sentral ke setiap ruangan juga hilang di potong-potong. Belum lagi barang berharga lainnya," ujar narasumber yang enggan disebutkan namanya.


Menurut Dia, AC dan barang berharga lainnya diduga hilang saat kontraktor renovasi pembangunan gedung RSUD Sayang mengganti hampir seluruh barang yang ada di dalam gedung tersebut namun bekasnya sekarang hilang tidak ada.


"Jadi saat dicek yang bekasnya itu tidak ada, hilang tidak tahu kemana," jelasnya.


Menurut Wakil Direktur RSUD Sayang Sugeng Supriyatno mengatakan, saat ini pihaknya sudah menerjunkan tim untuk melakukan investarisir jumlah aset rumah sakit yang hilang.


"Sedang di data, berapa AC atau fasilitas lain yang memang tidak ada atau hilang, Kemungkinan besok baru muncul data pastinya," Terangnya.


Setelah dilakukan inventarisir, pihaknya akan menelusuri kemana hilangnya aset tersebut. Dan jika ditemukan adanya oknum pegawai RSUD  yang menghilangkan aset tersebut, maka  dipastikan pihaknya akan menindak secara tegas, sambungnya.


"Kita telusuri dulu kemana hilangnya dan oleh siapa, Karena harus ada laporan kalau barang diganti ataupun dimusnahkan ketika tidak bisa digunakan lagi, itu kan aset. Kalau memang ada oknum pegawai yang terlibat kita akan berikan sanksi tegas," pungkasnya.



     Editor : R w.


 

Iklan

Advertisement
Advertisement

Advertisement
Advertisement



Advertisement


Advertisement
Advertisement

iklan
Advertisement

iklan
Advertisement
Advertisement
iklan
Advertisement