Iklan

,

Iklan

iklan

Indeks Kanal

Jalan yang dipelototi oleh anggota DPRD Provinsi retak dan ambles, meski belum berumur satu tahun

August 08, 2023, 5:53:00 AM WIB Last Updated 2023-08-07T22:53:24Z

 

KARAWANG | Suarana.com - Menindaklanjuti laporan dari masyarakat tentang jalan provinsi yang amblas dan mengakibatkan keretakan yang cukup parah sekitar 15 cm yang membahayakan bagi pengendara atau pengguna jalan.


Senin 07 Agustus 2023 sekira Pukul 16.00 wib, Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Dari Fraksi Partai Golkar Hj. Sri Rahayu Agustina.SH cek ke lokasi jalan yang amblas dan retak di Desa Wanasari Kecamatan Telukjambe Barat.


Saat di konfirmasi Hj. Sri Rahayu Agustina sapaan akrab "Mak Sri" mengatakan, jalan ini sebelumnya longsor dan sudah di perbaiki pada tahun 2022, tetapi Hari ini struktur jalan mengalami pergeseran atau retak kurang lebih 15cm sampai 20cm, kejadian tersebut tidak nyaman dan aman bagi pengguna jalan tau pengendara karn sangat membahayakan.


insya Allah ini akan kita sampaikan melalui fraksi Golkar ke komisi IV bagian pembangunan dan mudah-mudahan bisa langsung direalisasikan di perubahan 2023 yang akan datang.


Jalan ini merupakan salah satu akses jalan provinsi dan memang kewenangannya ada di provinsi Jawa Barat bukan kewenangan dari kabupaten.


Jadi apapun jalan yang hari ini amblas ini bukan kewenangan dari kabupaten melainkan dari kewenangan provinsi Jawa Barat.


Terima kasih pun di ucapkan pada masyarakat yang sudah memberitahukan informasi kepada saya yang tidak terjangkau dan ini adalah ranahnya dari provinsi Jawa Barat 


Mudah-mudahan kita bisa bersinergis dan bisa terealisasi di perubahan anggaran tahun 2023 yang akan datang.


Tetapi saya sudah sampaikan keluhan dari masyarakat ke wakil ketua komisi IV yang kebetulan dari Fraksi Golkar.


Terus menugaskan saya untuk turun ke lapangan mengecek bagaimana keadaannya, mudah-mudahan setelah saya cek kondisi dilapangan dan ketika saya sampaikan bisa terealisasi oleh fraksi Golkar melalui komisi IV di DPRD Provinsi Jawa Barat, pungkasnya. (red/fj)

Iklan

Advertisement
Advertisement

Advertisement
Advertisement



Advertisement


Advertisement
Advertisement

iklan
Advertisement

iklan
Advertisement
Advertisement
iklan
Advertisement