Telusuri
24 C
id
  • Masuk / Bergabung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • HUKRIM & KRIMIMAL
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Network
    • Sumsel
    • Sumut
    • Jateng
    • Jabar
    • Jatim
    • Kalbar
    • Pontianak
    • Aceh
    • Lampung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Telusuri
Beranda JAWA BARAT KARAWANG NASIONAL PARLEMENTARIA Menteri Menpan RB : Pemkab Harus Kurangi pembuatan aplikasi
JAWA BARAT KARAWANG NASIONAL PARLEMENTARIA

Menteri Menpan RB : Pemkab Harus Kurangi pembuatan aplikasi

Redaksi
Redaksi
22 Agu, 2023 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

KARAWANG | Suarana.com - Meminimalisir penggunaan aplikasi dalam program pemerintahan.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Abdullah Azwar Anas menyampaikan agar Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang meminimalisir pembuatan aplikasi. Hal ini dikarenakan saat ini untuk program pemerintah telah menggunakan aplikasi.

“Karena trendnya ini aplikasi nambah terus, padahal aplikasi apalagi tidak terkoneksi 1 dengan yang lain, ini akan menjadi PR baru buat rakyat,” ujarnya Senin (21/8/2023).


Point ketiga tersebut menjadi target untuk mendorong pemerintah bekerja dan melayani masyarakat secara cepat dan lincah. Aktualnya itu memaksimalkan penggunaan digitalisasi dan pemangkasan proses layanan. Ia melanjutkan saat ini di eropa pun telah melakukan pemangkasan aplikasi.


“Masalah (trend aplikasi) ini juga dihadapi oleh eropa. Di eropa ada 1000 web service, kemudian sekarang dipangkas jadi tinggal 1. Nah kita sekarang, total ada 27 ruang aplikasi di pemerintahan yang tercatat, yang gak tercatat lebih banyak. Tentu ini masalah juga diseluruh dunia,” tambahnya.


Ia menjelaskan adanya aplikasi tidak dapat maksimal. Selain itu akan menimbulkan permasalahan baru. Ia menginginkan agar aplikasi dapat diperkecil dan dapat saling terhubung.


“Didorong ke depan bisa di improbabilitas, tentu ini membutuhkan komitmen dan pekerjaan yang tidak mudah. Karena memang di daerah sekarang trendnya kan bikin aplikasi. Saya berharap bagi Bupati, apalagi disini banyak perusahaan besar, bisa minta dibantu untuk meng-introbabilitas-kan layanan tersebut dengan berbagai sistem yang ada di dinas-dinas supaya disambungkan,” pungkasnya.(red)

Via JAWA BARAT
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertisement
📢 Ikuti berita terkini Suarana.com di:
WhatsApp Google News
>

Stay Conneted

facebook Like
youtube Langganan
instagram Follow
tiktok

Featured Post

Di Balik Pintu Terkunci: Warga Lahat Ditemukan Meninggal di Dalam Rumah

Redaksi- 11:24:00 PM 0
Di Balik Pintu Terkunci: Warga Lahat Ditemukan Meninggal di Dalam Rumah
LAHAT | Suarana.com - Warga Desa Gunung Kembang, Kecamatan Tanjung Sakti Pumi, Kabupaten Lahat, dikejutkan oleh peristiwa duka yang terjadi pada Rabu siang (1…

Trending

Hari Nelayan 2026 di Karawang, Ratusan Warga Pesisir Tolak Kebijakan yang Dinilai Menggusur

Hari Nelayan 2026 di Karawang, Ratusan Warga Pesisir Tolak Kebijakan yang Dinilai Menggusur

5:22:00 PM
Cukup Tunjukkan KTP, Warga Karawang Bisa Berobat Gratis Tanpa BPJS

Cukup Tunjukkan KTP, Warga Karawang Bisa Berobat Gratis Tanpa BPJS

2:02:00 PM
Askun Soroti HPS PUPR Karawang Tak Update, Kontraktor Terancam Merugi

Askun Soroti HPS PUPR Karawang Tak Update, Kontraktor Terancam Merugi

3:12:00 PM
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman

PT. Media Suarana Mahesa

Portal berita terkini dengan informasi terbaru, terpercaya, dan akurat. Temukan berita politik, ekonomi, teknologi, hiburan dan lainnya di Suarana.com.

Contact us: suaranagroup@gmail.com

DMCA.com Protection Status Google News
© 2023 Member of SIG. All Rights Reserved.
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Kontak Kami
  • Sitemap
  • Kebijakan Privasi