Telusuri
24 C
id
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Baca E-Paper Suarana Gratis
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • HUKUM & KRIMIMAL
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Network
    • Sumsel
    • Sumut
    • Jateng
    • Jabar
    • Jatim
    • Kalbar
    • Pontianak
    • Aceh
    • Lampung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Telusuri
Baca E-Paper Suarana Gratis
Beranda PERISTIWA Sungai Cilamaya Tercemar, Tampak hitam berbusa dan bau
PERISTIWA

Sungai Cilamaya Tercemar, Tampak hitam berbusa dan bau

Redaksi
Redaksi
18 Agu, 2023 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
KARAWANG |Suarana.com - Dalam beberapa hari terakhir, Sungai Cilamaya telah berubah menjadi hitam di beberapa daerah baik hilir maupun di daerah yang terletak setelah perusahaan di Subang dan Purwakarta. Sungai Cilamaya adalah sungai yang membentang sepanjang 97 km di Provinsi Jawa Barat, meliputi Kabupaten Karawang, Kabupaten Subang, dan Kabupaten Purwakarta.

Berdasarkan pemantauan yang dilakukan oleh FORDAS Cilamaya berbunga, sebuah organisasi lingkungan yang peduli dengan Sungai Cilamaya, telah dijelaskan bahwa air di sungai, dari hilir ke tengah Bendungan Barugbug, sangat tercemar dan mengeluarkan bau busuk. Informasi ini menyoroti keadaan sungai yang mengkhawatirkan dan menyerukan perhatian dan tindakan segera. Kehadiran air yang menghitam dan bau yang tidak sedap dapat merusak ekosistem dan kesehatan individu yang mengandalkan sungai sebagai sumber air.

“Terpantau Muara Cilamaya, Barahan, Cipancuh, Bendung Barugbug dan Cijunti tampak hitam, berbusa dan bau” ujar Muslim Hafidz ketua Fordas Cilamaya Berbunga.

Lebih jauh menjelaskan “Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tidak serius mengurus Sungai Cilamaya dibuktikan dengan Peraturan Gubernur nomor 45 tahun 2022 tentang Satuan Tugas Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Cilamaya (SATGAS PPK DAS Cilamaya) sampai hari ini, tepat satu tahun ini belum ada keputusan gubernur terkait personilia satgas dan Peraturan Gubernur terkait Dokumen Rencana Aksi PPK DAS CILAMAYA, layak dianugerahi sebagai GUBERNUR KERTAS hanya maung kertas aja” ujarnya.

“Mungkin Saya masih inget, ketika Ridwan Kamil Gubernur Jawa Barat datang ke Bendung Barugbug terus mengajak reuni pada tahun selanjutnya di Sungai Cilamaya dengan kondisi Sungai Cilamaya yang lebih baik, Pak Gubernur, Dokumen Rencana Aksi aja belum ada, ternyata hanya mimpi aja, Memang Gubernur Kertas” ujarnya.

Diakhiri, mungkin Sungai Cilamaya hitam ini merupakan kado bagi Ridwan Kamil yang akan turun dari jabatannya.(red)
Via PERISTIWA
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertisement
- Advertisment -

Ads

Ads

Stay Conneted

facebook Like
youtube Langganan
instagram Follow
tiktok

Featured Post

Hari Keempat Pencarian 5 Jurnalis Belum Berbuah Hasil, IWOI Karawang Gelar Doa Bersama

Redaksi- 9:12:00 PM 0
Hari Keempat Pencarian 5 Jurnalis Belum Berbuah Hasil, IWOI Karawang Gelar Doa Bersama
KARAWANG | Suarana.com - Puluhan wartawan yang tergabung dalam Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) DPD Karawang menggelar doa bersama dan renungan untuk k…
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman

PT. Media Suarana Mahesa

Portal berita terkini dengan informasi terbaru, terpercaya, dan akurat. Temukan berita politik, ekonomi, teknologi, hiburan dan lainnya di Suarana.com.

Contact us: suaranagroup@gmail.com

DMCA Protection Google News Seedbacklink BlogPartner

Hubungi Kami

089678588388 Suaranagroup@gmail.com
Lamaran Palumbonsari
Karawang Timur
Kab. Karawang 41314
© 2023 Member of MSP. All Rights Reserved.
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Kontak Kami
  • Sitemap
  • Kebijakan Privasi