Telusuri
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • HUKUM & KRIMIMAL
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Network
    • Sumsel
    • Sumut
    • Jateng
    • Jabar
    • Jatim
    • Kalbar
    • Pontianak
    • Aceh
    • Lampung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Baca E-Paper Suarana Gratis
Beranda HEADLINE INTERNASIONAL MANCANEGARA NEWS NEWSW PERISTIWA Gagal Hentikan Genosida di Gaza, Pejabat HAM PBB Mengundurkan Diri
HEADLINE INTERNASIONAL MANCANEGARA NEWS NEWSW PERISTIWA

Gagal Hentikan Genosida di Gaza, Pejabat HAM PBB Mengundurkan Diri

Seorang pejabat hak asasi manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang berbasis di New York telah mengundurkan diri
Redaksi
Redaksi
02 Nov, 2023 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

DOK : KEMENLU

Suarana.com - Seorang pejabat hak asasi manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang berbasis di New York telah mengundurkan diri karena respon organisasi tersebut terhadap situasi di Gaza yang ia gambarkan sebagai kasus genosida.


Craig Mokhiber, direktur di Kantor Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia PBB di New York, mengumumkan pengunduran dirinya dalam sebuah surat yang dibagikan kepada publik pada Selasa (31/10)- lebih dari tiga minggu setelah konflik Israel-Hamas.

“Ini adalah kasus genosida yang sangat jelas,” tulisnya dalam sebuah surat pada 28 Oktober kepada Volker Türk, Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia.

“Proyek kolonialisme pemukim Eropa, etno-nasionalis, di Palestina telah memasuki tahap akhir, menuju kehancuran yang dipercepat dari sisa-sisa terakhir kehidupan asli Palestina di Palestina,” katanya dilansir New York Daily News.

Dia menambahkan bahwa pemerintah Barat sepenuhnya terlibat dalam serangan yang mengerikan itu.

“Pemerintah-pemerintah ini tidak hanya menolak untuk memenuhi kewajiban perjanjian mereka untuk memastikan penghormatan terhadap Konvensi Jenewa, tetapi mereka juga secara aktif mempersenjatai penyerangan, memberikan dukungan ekonomi dan intelijen, dan memberikan perlindungan politik dan diplomatik untuk kekejaman Israel,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut senada dengan sebuah unggahan di media sosial oleh Mokhiber baru-baru ini.

“Genosida yang kita saksikan di Palestina adalah hasil dari puluhan tahun impunitas Israel yang diberikan oleh AS dan pemerintah barat lainnya serta puluhan tahun dehumanisasi rakyat Palestina oleh media korporat barat,” tulisnya di X, yang sebelumnya dikenal dengan nama Twitter.

“Keduanya harus diakhiri sekarang. Bicaralah untuk hak asasi manusia.”

Pengunduran diri Mokhiber terjadi seiring dengan meningkatnya laporan tentang insiden antisemit dan Islamofobia di Amerika Serikat dan di seluruh dunia.

Sejak serangan mendadak Hamas ke Israel awal bulan ini yang menewaskan 1.400 orang, Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan jumlah korban tewas di wilayah tersebut telah melebihi 8.000 orang. (*)
Via HEADLINE
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertisement
- Advertisment -

Ads

Ads

Stay Conneted

facebook Like
youtube Langganan
instagram Follow
tiktok

Featured Post

PMI Asal Karawang Dipulangkan dari Dubai dalam Kondisi Hamil 7 Bulan, JABIS Dorong Penelusuran Dugaan Kekerasan

Redaksi- 10:42:00 AM 0
PMI Asal Karawang Dipulangkan dari Dubai dalam Kondisi Hamil 7 Bulan, JABIS Dorong Penelusuran Dugaan Kekerasan
KARAWANG | Suarana.com – Perjalanan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Karawang bernama Icih memasuki babak baru setelah dirinya berhasil dipulang…
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman

PT. Media Suarana Mahesa

Portal berita terkini dengan informasi terbaru, terpercaya, dan akurat. Temukan berita politik, ekonomi, teknologi, hiburan dan lainnya di Suarana.com.

Contact us: suaranagroup@gmail.com

DMCA Protection Google News Seedbacklink BlogPartner

Hubungi Kami

089678588388 Suaranagroup@gmail.com
Lamaran Palumbonsari
Karawang Timur
Kab. Karawang 41314
© 2023 Member of MSP. All Rights Reserved.
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Kontak Kami
  • Sitemap
  • Kebijakan Privasi