Telusuri
24 C
id
  • Masuk / Bergabung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • HUKUM & KRIMIMAL
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Network
    • Sumsel
    • Sumut
    • Jateng
    • Jabar
    • Jatim
    • Kalbar
    • Pontianak
    • Aceh
    • Lampung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Telusuri
Beranda DPRD RI HEADLINE NASIONAL PARLEMEN PERISTIWA Anggota Komisi I DPR RI Kritik Penjelasan Kominfo dan BSSN Soal Peretasan PDN, Tidak Masuk Akal
DPRD RI HEADLINE NASIONAL PARLEMEN PERISTIWA

Anggota Komisi I DPR RI Kritik Penjelasan Kominfo dan BSSN Soal Peretasan PDN, Tidak Masuk Akal

Redaksi
Redaksi
29 Jun, 2024 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Ilustrasi DPR RI Poto By Menpan.go.id

JAKARTA | Suarana.com - Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta, menyebut penjelasan Kominfo dan BSSN terkait peretasan di Pusat Data Nasional (PDN) tidak masuk akal dan menyayangkan sikap mereka yang tidak terbuka saat rapat kerja dengan Komisi I DPR pada Kamis (27/6). 

"Penjelasannya tidak ada yang masuk akal. Jadi Pak Menkominfo dan Kepala BSSN menjelaskan kepada Komisi I dengan asumsi enggak ada yang tahu persoalannya," jelas Sukamta dalam diskusi publik, dikutip CNN Sabtu (29/6).

Sukamta menilai bahwa jika seluruh data yang teretas dari PDN dimiliki oleh pihak tertentu, Indonesia sudah kalah lebih dahulu dalam perang siber. "Kalau data ini sudah diakuisisi suatu negara, bisa dipahami pola budaya, kapasitas keamanan, pertahanan, keuangan, ekonomi, perilaku WNI," ujarnya. "Saya kira ini akan berimbas kepada keamanan nasional. Saya mengatakan perang siber sudah dimulai dan kita sudah kalah dalam perang ini," imbuhnya.

Sebelumnya, PDN lumpuh karena serangan kelompok peretas Lockbit 3.0 sejak 20 Juni. Pusat data di Surabaya ini diserang dengan modus ransomware, di mana peretas meminta tebusan Rp131 miliar untuk pengembalian data. Namun, pemerintah menolak membayar tebusan tersebut.

Dalam rapat bersama Komisi I DPR, BSSN menyatakan masih melakukan identifikasi forensik untuk menentukan dampak dari peretasan PDN.

(*)
Sumber : CNN Indonesia 

Kami hadir di Google News
Dan jangan lupa ikuti Saluran WA
Via DPRD RI
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertisement
📢 Ikuti berita terkini Suarana.com di:
WhatsApp Google News

Stay Conneted

facebook Like
youtube Langganan
instagram Follow
tiktok

Featured Post

Komitmen di Bidang Hukum, Aep Apriyatna Raih Sertifikat Profesional CPP

Redaksi- 9:52:00 AM 0
Komitmen di Bidang Hukum, Aep Apriyatna Raih Sertifikat Profesional CPP
KARAWANG | Suarana.com – Dedikasi dan komitmen dalam bidang hukum terus ditunjukkan oleh Aep Apriyatna dengan keberhasilannya meraih sertifikat profesional C…

Trending

Menantu Kadis Disnaker Diduga Bekerja Tanpa Data SIM-ASN, Status ‘Tenaga Ahli’ Dipertanyakan

Menantu Kadis Disnaker Diduga Bekerja Tanpa Data SIM-ASN, Status ‘Tenaga Ahli’ Dipertanyakan

5:35:00 PM
HUT ke-39 PERUMDAM Tirta Tarum Karawang, Usung Semangat Layanan Berkeadilan Menuju Karawang Maju dan Sehat

HUT ke-39 PERUMDAM Tirta Tarum Karawang, Usung Semangat Layanan Berkeadilan Menuju Karawang Maju dan Sehat

2:16:00 PM
Komitmen di Bidang Hukum, Aep Apriyatna Raih Sertifikat Profesional CPP

Komitmen di Bidang Hukum, Aep Apriyatna Raih Sertifikat Profesional CPP

9:52:00 AM
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman

PT. Media Suarana Mahesa

Portal berita terkini dengan informasi terbaru, terpercaya, dan akurat. Temukan berita politik, ekonomi, teknologi, hiburan dan lainnya di Suarana.com.

Contact us: suaranagroup@gmail.com

DMCA Protection Google News Seedbacklink
© 2023 Member of SIG. All Rights Reserved.
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Kontak Kami
  • Sitemap
  • Kebijakan Privasi