Telusuri
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • HUKUM & KRIMIMAL
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Network
    • Sumsel
    • Sumut
    • Jateng
    • Jabar
    • Jatim
    • Kalbar
    • Pontianak
    • Aceh
    • Lampung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Beranda ADVERTORIAL BANDUNG HEADLINE PENDIDIKAN PROFIL Komuba Bantu TK Anggrek Menggambar Dinding Gedung Dan Kelas
ADVERTORIAL BANDUNG HEADLINE PENDIDIKAN PROFIL

Komuba Bantu TK Anggrek Menggambar Dinding Gedung Dan Kelas

McAbams
McAbams
12 Jul, 2024 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Anak-anak Komuba berfoto bersama kepala sekolah Ibu Dang Teti Rohaeti ditengah-tengah kegiatan menggambar mural

BANDUNG BARAT | Suarana.com – Gedung TK atau PAUD milik Yayasan YPI Nurul Haq Ismail Kutubaldin yang terletak di  Kampung  Tambakan Rt. 1 / 14 Desa  Cihampelas  Kecamatan Cipatik Kabupaten Bandung Barat ini terlihat berbeda saat awak media memasuki  lahan sekolah yang cukup luas tersebut.  Terlihat beberapa anak remaja tengah menyelesaikan gambar di tembok gedung dengan motif warna warni yang menarik.

Kondisi itulah yang terlihat saat awak media berkunjung ke sekolah tersebut pada Jumat (12/07/2024) pukul 13.30 wib. dan langsung disambut salahseorang pengelola yayasan yaitu Kiki dan memperlihatkan beberapa sudut yang telah digambar oleh para remaja tersebut.

Gambar-gambar tersebut, ungkap Kiki adalah karya salahsatu komunitas yang bernama Komunitas Mural Bandung Barat (Komuba ) yang terdiri dari beberapa anak remaja . “Kebetulan sekolah kita tengah dalam perbaikan di beberapa tempat karena memang gedung ini sudah cukup lama berdiri,” tutur Kiki. “Dan saya bertemu dengan Bu Ibey yang merupakan pendiri Komuba dan berkenan membantu kami membuat gambar-gambar oleh anak-anak asuhnya,” lanjutnya lagi.

Beberapa saat berbincang dengan Kiki seorang anak remaja yang tengah mengerjakan gambar di tembok kelas mendekat dan memperkenalkan dirinya bernama Arif Maulana dan dirinya merupakan pimpinan dari anak-anak remaja tersebut.

Sementara itu Kepala Sekolah TK Anggrek sekaligus pemilik yaitu Dang Teti Rohaeti  menyusul beberapa saat kemudian.

Kepala sekolah dan beberapa pengajar tengah menggambar di dinding kelas 

Dalam perbincangan Teti menuturkan bahwa pada awalnya pada tahun 2006 dirinya mengajak orang-orang yang tidak bisa membaca untuk diajarkan membaca. “Waktu itu banyak orang-orang tua dan anak-anak remaja yang belum bisa membaca,” tuturnya.  “Saat itu ada program pemerintah  saya mengajak dan mengajari mereka membaca  selama 3 tahunan,” lanjutnya lagi.

Pada tahun 2013 didirikanlah PAUD dengan menggunakan yayasan dari orangtuanya. “Tanah yang digunakan sebagai tempat TK ini adalah hibah dari Bapak saya  dan akhirnya kita bangun gedung TK Anggrek ini,” kata Teti.

Teti menuturkan bahwa samapi saat ini pihaknya lebih banyak membiayai operasional keseharianya dengan system subsidi silang. “Kita membiayai anak-anak yang tidak mampu dengan menggunakan dana dari anak-anak yang mempu,” tuturnya.

Saat ditanya mengenai bantuan dari pemerintah Teti mengungkapkan bahwa bantuan dari pemerintah ada hanya saja sangat minim yaitu sebesar  satu juta limaratus ribu pertahun. “Sementara kegiatan berjalan setiap hari,” kata Teti. “Bersama  tetangga yang sama-sama peduli dengan pendidikan anak-anak, operasional sekolah sangat terbantu,” lanjut Teti.

Seorang anak Komuba tengah menggambar mural di tembok ruangan belajar

Sementara itu, saat berbincang dengan Arif yang memimpin anak-anak remaja lainnya, Arif mengungkapkan bahwa mereka merupakan anak asuh dari Ibu Ibey, salahseorang guru kesenian di SMP Negeri 2 Batujajar. “Kami adalah murid-murid Ibu Ibey yang dibantu olehnya karena kami memang bukan dari kalangan yang tidak mampu. ” Kami menjadi anak-anak asuhnya,” lanjutnya lagi.

Pada awalnya, tutur Arif, beberapa anak di SMP tersebut dibantu pembiayaan sekolahnya oleh Ibu Ibey. “Namun pada kenyataanya bantuan berupa pendanaan sekolah tersebut jarang bias sesuai dengan peruntukannya karena seringkali terpakai untuk hal lain,” tutur Arif. “Namun Ibu Ibey tetap konsisten dan sekitar setahun lalu kami diminta untuk membuat sebuah kegiatan dalam bidang seni hingga terbentuklah Komuba,” lanjutnya lagi.

Hingga saat ini Komuba telah membantu menggambar gedung dan ruangan belajar di tiga sekolah. “Kami telah membantu menggambar mural di 3 sekolah termasuk TK ini dimana pihak sekolah tidak membayar kami tapi Ibu Ibey yang membayar kami,” jelas Arif.

Salahseorang rekan Arif yaitu Muhammad Fajri juga menambahkan bahwa dengan kegiatan seperti ini mereka merasa senang. “Memang tidak semua bias menggambar, dan kami dengan senang hati melakukan kegiatan ini,” ujar Fajri.

Fajri  dan Arif berharap Komuba bisa eksis di Bandung Barat dan bisa menggelar sebuah kegiatan atau event besar yang bisa membantu promosi komunitas ini. “ kata Arif. “Saya yakin jika kegiatan menggambar mural ini akan sangat menyenangkan bagi siapapun yang menyukai seni gambar,” ujar mahasiswa UPI ini.

Sebelum pembicaraan berakhir, Teti menuturkan bahwa sebenarnya pendidikan PAUDada kelebihannya bagi anak-anak. “Di  PAUD atau TK anak-anak bermain sambil belajar.  Jadi mereka bisa merasakan saat-saat bahagianya sambil belajar,” Tutur Teti. “Ditambah lagi saat anak-anak masuk PAUD atau TK akan dididik juga mengenai adabnya serta sosialnya,” pungkas Teti. *suarana/Bans




Kami hadir di Google News
Dan jangan lupa ikuti Saluran WA
Via ADVERTORIAL
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

❤️

Apresiasi Karya Suarana.com

Dukung kami untuk terus menghadirkan informasi dan karya jurnalistik yang bermanfaat bagi masyarakat.

Nominal Apresiasi
Rp
Input Disini
Scan QRIS untuk Membayar
Nominal:
Msp Print
NMID: ID1022225786493

Setelah melakukan pembayaran, silakan kirim bukti pembayaran melalui WhatsApp untuk konfirmasi.

Advertisement
❤️

Apresiasi Karya Suarana.com

Dukung kami untuk terus menghadirkan informasi dan karya jurnalistik yang bermanfaat bagi masyarakat.

Nominal Apresiasi
Rp
Minimal apresiasi Rp25.000
Scan QRIS untuk Membayar
Nominal:
Msp Print
NMID: ID1022225786493

Setelah melakukan pembayaran, silakan kirim bukti pembayaran melalui WhatsApp untuk konfirmasi.

Stay Conneted

facebook Like
youtube Langganan
instagram Follow
tiktok

Featured Post

50 Pelajar Dikukuhkan Jadi Paskibraka Karawang 2026, Dua Wakili Jawa Barat

Redaksi- 1:11:00 AM 0
50 Pelajar Dikukuhkan Jadi Paskibraka Karawang 2026, Dua Wakili Jawa Barat
KARAWANG | Suarana.com -  Sebanyak 50 pelajar resmi dikukuhkan sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Karawang Tahun 2026. Pr…

Trending

Muaythai Karawang Raih 8 Medali di Kejurnas Indonesia Muaythai Championship 2026

Muaythai Karawang Raih 8 Medali di Kejurnas Indonesia Muaythai Championship 2026

8:21:00 AM
Oplos LPG Subsidi 3 Kg ke Tabung 12 Kg Dibongkar Polisi di Karawang

Oplos LPG Subsidi 3 Kg ke Tabung 12 Kg Dibongkar Polisi di Karawang

9:51:00 PM
LBH Arya Mandalika Desak Revitalisasi Pasar Kanoman Cirebon Ditunda, Soroti Retribusi dan Aset

LBH Arya Mandalika Desak Revitalisasi Pasar Kanoman Cirebon Ditunda, Soroti Retribusi dan Aset

8:10:00 AM
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman

PT. Media Suarana Mahesa

Portal berita terkini dengan informasi terbaru, terpercaya, dan akurat. Temukan berita politik, ekonomi, teknologi, hiburan dan lainnya di Suarana.com.

Contact us: suaranagroup@gmail.com

DMCA Protection Google News Seedbacklink BlogPartner
© 2023 Member of MSP. All Rights Reserved.
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Kontak Kami
  • Sitemap
  • Kebijakan Privasi