Telusuri
24 C
id
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • HUKUM & KRIMIMAL
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Network
    • Sumsel
    • Sumut
    • Jateng
    • Jabar
    • Jatim
    • Kalbar
    • Pontianak
    • Aceh
    • Lampung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Telusuri
Beranda BUDAYA DAERAH KUDUS RAGAM Pelestari Pusaka Asal Kudus Keluarkan Ratusan Pusaka di Bulan Suro Untuk di Bersihkan
BUDAYA DAERAH KUDUS RAGAM

Pelestari Pusaka Asal Kudus Keluarkan Ratusan Pusaka di Bulan Suro Untuk di Bersihkan

Redaksi
Redaksi
07 Jul, 2024 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

KUDUS | Suarana.com - Dalam menyambut Tahun Baru Jawa yang jatuh pada tanggal 1 (satu) Suro dalam kalender Jawa, Ratusan pusaka milik salah satu kolektor dan pelestari pusaka di Kabupaten Kudus di bersihkan guna merawat benda-benda peninggalan bersejarah agar tidak rusak dan tetap terawat. 

Berbagai macam pusaka mulai dari keris, tombak, pedang dan kujang milik fafa salah satu pelestari pusaka asal Desa Jekulo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus terlihat sedang di berikan perawatan mulai dari pembersihan karat hingga pemberian minyak pada pusaka.

Fafa menjelaskan bahwa ada ratusan pusaka yang sedang di bersihkan serta menerangkan bahwa pembersihan pusaka ini sebagai bentuk menjaga pusaka agar tetap terawat.

"Ada 150 pusaka yang saya bersihkan mulai dari keris, tombak, pedang dan juga kujang. Untuk dhapurnya sendiri juga bermacam-macam dari keris brojol, tilam upih, sengkelat, tombak korowelang, kujang wayang, pedang suduk maru dan juga pusaka warisan keluarga turun temurun bedhapur pulanggeni dengan pamor lintang kemukus," jelasnya.

"Pembersihan pusaka menjelang satu suro ini memang di anggap pas oleh orang jawa. Proses pembersihan ini sendiri bertujuan untuk merawat bilah pusaka agar tetap terawat dan tidak cepat rusak akibat karat," Imbuhnya.

Fafa juga menegaskan bahwa sebagai masyarakat jawa jangan sampai melupakan tradisi dan sejarahnya walau kita hidup di jaman yang sudah maju atau modern.

"Malam satu suro, banyak orang mengkaitkannya dengan hal mistis, yg salah satunya istilah "Ngumbah Pusoko" 
Sebagai masyarakat yg sudah modern jangan sampai meninggalkan sejarah dan budaya kita sendiri, merawat dan membersihkan Pusaka merupakan bagian dari budaya nenek moyang, bukan berarti musyik, tapi sebagai piweling untuk selalu membersihkan hati kita dari segala kotoran yg ada," Tegasnya.

"Bagi masyarakat yang punya pusaka yang tidak terawat, bisa kalau mau di hibahkan ke saya, daripada rusak tidak terawat biar saya bersihkan dan saya rawat."Pungkasnya.

(Andi N)

Kami hadir di Google News
Dan jangan lupa ikuti Saluran WA
Via BUDAYA
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

❤️

Apresiasi Karya Suarana.com

Dukung kami untuk terus menghadirkan informasi dan karya jurnalistik yang bermanfaat bagi masyarakat.

Nominal Apresiasi
Rp
Input Disini
Scan QRIS untuk Membayar
Nominal:
Msp Print
NMID: ID1022225786493

Setelah melakukan pembayaran, silakan kirim bukti pembayaran melalui WhatsApp untuk konfirmasi.

Advertisement
❤️

Apresiasi Karya Suarana.com

Dukung kami untuk terus menghadirkan informasi dan karya jurnalistik yang bermanfaat bagi masyarakat.

Nominal Apresiasi
Rp
Minimal apresiasi Rp25.000
Scan QRIS untuk Membayar
Nominal:
Msp Print
NMID: ID1022225786493

Setelah melakukan pembayaran, silakan kirim bukti pembayaran melalui WhatsApp untuk konfirmasi.

Stay Conneted

facebook Like
youtube Langganan
instagram Follow
tiktok

Featured Post

Dishub Karawang Luncurkan GEBRAK LALIN ASRI, Sasar Jalan dan Jembatan Kumuh

Redaksi- 11:55:00 AM 0
Dishub Karawang Luncurkan GEBRAK LALIN ASRI, Sasar Jalan dan Jembatan Kumuh
KARAWANG | Suarana.com - Kondisi sejumlah ruas jalan dan jembatan di Kabupaten Karawang yang dinilai mulai kumuh menjadi perhatian Dinas Perhubungan (Dishub) …

Trending

LBH Arya Mandalika Desak Revitalisasi Pasar Kanoman Cirebon Ditunda, Soroti Retribusi dan Aset

LBH Arya Mandalika Desak Revitalisasi Pasar Kanoman Cirebon Ditunda, Soroti Retribusi dan Aset

8:10:00 AM
Oplos LPG Subsidi 3 Kg ke Tabung 12 Kg Dibongkar Polisi di Karawang

Oplos LPG Subsidi 3 Kg ke Tabung 12 Kg Dibongkar Polisi di Karawang

9:51:00 PM
Muaythai Karawang Raih 8 Medali di Kejurnas Indonesia Muaythai Championship 2026

Muaythai Karawang Raih 8 Medali di Kejurnas Indonesia Muaythai Championship 2026

8:21:00 AM
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman

PT. Media Suarana Mahesa

Portal berita terkini dengan informasi terbaru, terpercaya, dan akurat. Temukan berita politik, ekonomi, teknologi, hiburan dan lainnya di Suarana.com.

Contact us: suaranagroup@gmail.com

DMCA Protection Google News Seedbacklink BlogPartner
© 2023 Member of SIG. All Rights Reserved.
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Kontak Kami
  • Sitemap
  • Kebijakan Privasi