Telusuri
24 C
id
  • Masuk / Bergabung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Seedbacklink
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • HUKUM & KRIMIMAL
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Network
    • Sumsel
    • Sumut
    • Jateng
    • Jabar
    • Jatim
    • Kalbar
    • Pontianak
    • Aceh
    • Lampung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Telusuri
Seedbacklink
Beranda BEKASI DAERAH PERISTIWA Lahan Fasos-fasum Disewakan, Tidak ada Prioritas Bagi Warga Sekitar kawasan industri MM2100
BEKASI DAERAH PERISTIWA

Lahan Fasos-fasum Disewakan, Tidak ada Prioritas Bagi Warga Sekitar kawasan industri MM2100

Redaksi
Redaksi
02 Sep, 2024 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

BEKASI |Suarana.com - Kawasan Industri MM2100 diminta untuk menyediakan tempat untuk UMKM Kabupaten Bekasi. Pasalnya, selama ini pelaku UMKM kesulitan untuk berdagang.

Ketua Umum LSM MPI Doktor Anwar Musyadad mengatakan jika pelaku UMKM diberikan ruang dikawasan industri MM2100 tak menutup kemungkinan dapa lt menciptakan UMKM dapat berdaya saing.

"UMKM ini kurang dikasih ruang dikawasan. Adapun kantong-kantong pedagang itu lebih ke orientasi komersial, disewakan kemana-mana,"kata dia.

Kantong pedagang yang dimaksud ialah sejumlah tempat kuliner di Kawasan Industri MM2100. Informasi yang dihimpun, pedagang dikenakan biaya jutaan rupiah untuk berdagang.

"Kantong pedagang itu untuk masyarakat umum yang disewakan. Tidak ada kouta atau prioritas untuk warga sekitar kawasan industri MM2100," paparnya.

Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021 Pasal 60 yang menegaskan bahwa Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah, BUMN, BUMD dan/atau Badan Usaha Swasta wajib menyediakan tempat promosi dan pengembangan Usaha Mikro dan Usaha Kecil setidaknya 30% dari total luas lahan area komersial, dan/atau tempat promosi yang strategis pada infrastruktur publik.

"Kalau saja pengelola kawasan itu memprioritaskan warga sekitar. Tentu UMKM Kabupaten Bekasi bisa maju, faktanya sekarang tidak. Warga pun kesulitan berdagang," Ujarnya kepada suaranya. Com

Ditempat yang sama Salah satu pedagang yang tidak mau disebutkan namanya di tempat kuliner Kawasan Industri MM2100 mengatakan ia sewa di tempat itu kepada salah satu koordinator pedagang.

"Sewa mas, siapa aja boleh sewa. Di koordinatorin oleh pedagang," Tutup dia.


  • Wawan Agung 




Kami hadir di Google News
Dan jangan lupa ikuti Saluran WA
Via BEKASI
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertisement
📢 Ikuti berita terkini Suarana.com di:
WhatsApp Google News
Seedbacklink affiliate

Stay Conneted

facebook Like
youtube Langganan
instagram Follow
tiktok

Featured Post

Bupati Karawang Ajak Kolaborasi, Pesisir Pantura Jadi Prioritas

Redaksi- 3:27:00 PM 0
Bupati Karawang Ajak Kolaborasi, Pesisir Pantura Jadi Prioritas
KARAWANG | Suarana.com – Pemerintah Kabupaten Karawang menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dalam upaya perlindungan kawasan pesisir Pantai Utara (Pantura)…

Trending

Viral di TikTok, Pengunjung Keluhkan Fasilitas Rusak di Inul Vizta Karawang hingga Adu Mulut

Viral di TikTok, Pengunjung Keluhkan Fasilitas Rusak di Inul Vizta Karawang hingga Adu Mulut

9:42:00 PM
Di Kota Pangkal Perjuangan, Kisah Bocah yang Tak Pernah Masuk Bangku Sekolah

Di Kota Pangkal Perjuangan, Kisah Bocah yang Tak Pernah Masuk Bangku Sekolah

5:02:00 PM
Nama Nurnida Alya Mencuat, DPRD Karawang Nilai Punya Peluang Besar di Pilkades Bengle

Nama Nurnida Alya Mencuat, DPRD Karawang Nilai Punya Peluang Besar di Pilkades Bengle

3:57:00 PM
Seedbacklink
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman

PT. Media Suarana Mahesa

Portal berita terkini dengan informasi terbaru, terpercaya, dan akurat. Temukan berita politik, ekonomi, teknologi, hiburan dan lainnya di Suarana.com.

Contact us: suaranagroup@gmail.com

DMCA Protection Google News Seedbacklink
© 2023 Member of SIG. All Rights Reserved.
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Kontak Kami
  • Sitemap
  • Kebijakan Privasi