Telusuri
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • HUKUM & KRIMIMAL
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Network
    • Sumsel
    • Sumut
    • Jateng
    • Jabar
    • Jatim
    • Kalbar
    • Pontianak
    • Aceh
    • Lampung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Beranda BERITA UTAMA NASIONAL PERDAGANGAN Indonesia Catat Surplus Neraca Perdagangan ke-55 Berturut-turut di November 2024
BERITA UTAMA NASIONAL PERDAGANGAN

Indonesia Catat Surplus Neraca Perdagangan ke-55 Berturut-turut di November 2024

Redaksi
Redaksi
21 Des, 2024 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
 

JAKARTA | Suarana.com – Tren positif neraca perdagangan Indonesia terus berlanjut, mencatatkan surplus sebesar USD 4,42 miliar pada November 2024. Menteri Perdagangan Budi Santoso menyebut capaian ini merupakan surplus bulanan ke-55 berturut-turut. 

“Surplus pada November 2024 terdiri dari surplus nonmigas senilai USD 5,67 miliar, meskipun defisit migas mencapai USD 1,25 miliar,” jelasnya dilansi Kemendag (21/12/2024).

Nilai surplus tersebut lebih tinggi dibandingkan Oktober 2024 yang hanya mencapai USD 2,48 miliar, dan November 2023 sebesar USD 2,41 miliar. Negara penyumbang surplus nonmigas terbesar pada bulan ini adalah Amerika Serikat (USD 1,58 miliar), India (USD 1,12 miliar), dan Filipina (USD 0,77 miliar). Secara kumulatif, surplus neraca perdagangan Januari–November 2024 mencapai USD 28,86 miliar.

Ekspor Nonmigas Tumbuh Stabil

Kinerja ekspor nonmigas sepanjang Januari–November 2024 mencapai USD 226,91 miliar, naik 2,24 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Peningkatan signifikan terjadi pada produk seperti besi dan baja (naik USD 1,74 miliar), logam mulia dan perhiasan (USD 1,56 miliar), serta kakao dan olahannya (USD 1,21 miliar).

Sementara itu, ekspor bulan November 2024 tercatat senilai USD 24,01 miliar, turun 1,70 persen dibanding Oktober 2024. Penurunan ekspor terutama terjadi pada barang seperti tembaga, kopi, dan kakao, namun beberapa produk seperti nikel (naik 87,26 persen) dan aluminium (49,70 persen) menunjukkan peningkatan signifikan.

Penurunan Impor Dorong Surplus
Pada November 2024, nilai impor Indonesia menurun 10,72 persen dibanding Oktober 2024, menjadi USD 19,59 miliar. Penurunan ini terjadi pada semua jenis barang, termasuk bahan baku, barang modal, dan konsumsi. Penurunan terbesar tercatat pada impor bahan baku seperti gandum, pupuk, dan bijih nikel.

Impor nonmigas terbesar masih berasal dari Tiongkok, Jepang, dan Amerika Serikat. Namun, beberapa negara asal impor seperti Selandia Baru, Rusia, dan Hongkong mencatatkan penurunan tajam secara bulanan.

Optimisme di Tengah Tantangan Global
Kementerian Perdagangan optimistis capaian ini menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan ekonomi global. "Peningkatan ekspor ke pasar nontradisional seperti Qatar, Spanyol, dan Pakistan menunjukkan adanya potensi besar yang terus digali," ujar Mendag Budi Santoso.(*)


Sumber: Kemendag RI
Via BERITA UTAMA
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertisement
- Advertisment -

Ads

Ads

Stay Conneted

facebook Like
youtube Langganan
instagram Follow
tiktok

Featured Post

Empat Lokasi Tambang di Tunggulpandean Jepara Tak Berizin, Masuk Kawasan Pertanian

Redaksi- 11:07:00 AM 0
Empat Lokasi Tambang di Tunggulpandean Jepara Tak Berizin, Masuk Kawasan Pertanian
JEPARA | Suarana.com - Empat lokasi aktivitas tambang di Desa Tunggulpandean, Kecamatan Nalumsari, Jepara, berada di kawasan tanaman pangan. Cabang Dinas ESDM…
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman

PT. Media Suarana Mahesa

Portal berita terkini dengan informasi terbaru, terpercaya, dan akurat. Temukan berita politik, ekonomi, teknologi, hiburan dan lainnya di Suarana.com.

Contact us: suaranagroup@gmail.com

DMCA Protection Google News Seedbacklink BlogPartner

Hubungi Kami

089678588388 Suaranagroup@gmail.com
Lamaran Palumbonsari
Karawang Timur
Kab. Karawang 41314
© 2023 Member of MSP. All Rights Reserved.
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Kontak Kami
  • Sitemap
  • Kebijakan Privasi