Telusuri
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • HUKUM & KRIMIMAL
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Network
    • Sumsel
    • Sumut
    • Jateng
    • Jabar
    • Jatim
    • Kalbar
    • Pontianak
    • Aceh
    • Lampung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Baca E-Paper Suarana Gratis
Beranda BERITA UTAMA HUKRIM KARAWANG PERISTIWA Miris! Remaja Yatim Diduga Diperkosa 3 Pemuda, Kasus Mandek di Kepolisian
BERITA UTAMA HUKRIM KARAWANG PERISTIWA

Miris! Remaja Yatim Diduga Diperkosa 3 Pemuda, Kasus Mandek di Kepolisian

Admin- Suarana.com
Admin- Suarana.com
06 Mar, 2025 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
 

KARAWANG | Suarana.com - Seorang remaja perempuan berinisial K di Kabupaten Karawang mengalami nasib tragis setelah diduga menjadi korban kekerasan seksual oleh tiga pemuda. Akibat kejadian yang terjadi pada Agustus 2024 tersebut, K kini tengah mengandung tujuh bulan.

Dwi, ibu korban, mengungkapkan peristiwa ini pertama kali terjadi di area belakang GOR Adiarsa saat anaknya sedang bermain bersama sang adik. Dari keterangan yang diperoleh, dua pelaku berinisial A dan L diduga melakukan kekerasan seksual terhadap K, sementara pelaku lainnya, I, disebut melakukan pelecehan fisik. L bahkan disebut melakukan aksi bejatnya lebih dari satu kali.

“Anak saya sekarang sedang hamil enam bulan lebih, hampir tujuh,” ungkap Dwi dengan suara bergetar saat ditemui awak media, Selasa (4/3/2025) sore.

Keluarga korban telah melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian, namun hingga kini belum ada perkembangan yang signifikan. Polres Karawang sempat mengeluarkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) pada Oktober 2024, tetapi keluarga korban belum mendapatkan informasi lebih lanjut terkait proses hukum.

“Laporan sudah dibuat sejak lima bulan lalu, tapi hingga sekarang para pelaku masih bebas berkeliaran. Bahkan, A sudah menikah bulan lalu,” ujar Dwi dengan nada kecewa.

Ia menambahkan, pihak keluarga sempat dipertemukan dengan keluarga para pelaku di Polres Karawang. Dalam pertemuan itu, para pelaku mengakui perbuatannya, tetapi orang tua I menolak anaknya bertanggung jawab dengan alasan masih di bawah umur.

"Bagaimana perasaan kami sebagai orang tua? Anak saya jadi korban, tapi pelaku malah dilindungi," keluh Dwi.

Dwi berharap aparat penegak hukum segera bertindak agar anaknya mendapatkan keadilan.

"Kami hanya ingin keadilan. Jangan sampai ada anak lain yang mengalami hal seperti ini," pungkasnya.(*)
Via BERITA UTAMA
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertisement
- Advertisment -

Ads

Ads

Stay Conneted

facebook Like
youtube Langganan
instagram Follow
tiktok

Featured Post

PSI Hadiri Nadran Sungai Buntu Karawang, Tradisi Nelayan Pesisir Tetap Lestari

Redaksi- 10:48:00 PM 0
PSI Hadiri Nadran Sungai Buntu Karawang, Tradisi Nelayan Pesisir Tetap Lestari
KARAWANG | Suarana.com - Tradisi Nadran atau pesta laut kembali digelar meriah di Sungai Buntu, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang, Minggu (13/9/2026). Tradi…
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman

PT. Media Suarana Mahesa

Portal berita terkini dengan informasi terbaru, terpercaya, dan akurat. Temukan berita politik, ekonomi, teknologi, hiburan dan lainnya di Suarana.com.

Contact us: suaranagroup@gmail.com

DMCA Protection Google News Seedbacklink BlogPartner

Hubungi Kami

089678588388 Suaranagroup@gmail.com
Lamaran Palumbonsari
Karawang Timur
Kab. Karawang 41314
© 2023 Member of MSP. All Rights Reserved.
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Kontak Kami
  • Sitemap
  • Kebijakan Privasi