Telusuri
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • HUKUM & KRIMIMAL
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Network
    • Sumsel
    • Sumut
    • Jateng
    • Jabar
    • Jatim
    • Kalbar
    • Pontianak
    • Aceh
    • Lampung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Beranda BERITA UTAMA DAERAH KARAWANG Pemda Karawang Dianggap Paksa Desa Beli Motor Kades dari Dana DBH, Kades Mulyajaya: Ini Bukan Prioritas!
BERITA UTAMA DAERAH KARAWANG

Pemda Karawang Dianggap Paksa Desa Beli Motor Kades dari Dana DBH, Kades Mulyajaya: Ini Bukan Prioritas!

Redaksi
Redaksi
05 Apr, 2025 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
 

KARAWANG | Suarana.com - Apa arti kemewahan bagi seorang kepala desa jika jalan desa rusak, warga kesulitan air bersih, dan anak-anak putus sekolah?
Pertanyaan ini menggambarkan kegelisahan yang kini dirasakan sejumlah kepala desa di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, atas kebijakan Pemda yang dianggap tidak berpihak pada kebutuhan rakyat.

Pemda Karawang menginstruksikan penggunaan Dana Bagi Hasil (DBH) pajak desa untuk membeli sepeda motor dinas kepala desa seharga Rp34 juta per unit, ditambah Rp400 ribu untuk pemasangan logo Pemda. Total Rp35 juta per desa disetorkan ke dealer tertentu.

Isu ini menjadi polemik di kalangan para kades, apalagi tersiar kabar adanya dugaan "cashback" dari pembelian motor tersebut yang melibatkan oknum pejabat daerah. Praktik seperti ini dinilai mencederai kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

Penolakan tegas datang dari Endang Macan Kumbang, Kepala Desa Mulyajaya, Kecamatan Kutawaluya. Ia menilai kebijakan ini bukan hanya tidak mendesak, tetapi juga telah memangkas hak masyarakat desa yang seharusnya digunakan untuk pembangunan.

“Dana DBH itu hak desa. Seharusnya dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat, bukan beli motor. Pendidikan, kesehatan, ekonomi, infrastruktur – itu yang dibutuhkan,” kata Endang, Sabtu (5/4/2025).

Ia menyindir keras kebijakan Pemda yang dianggap lebih mementingkan citra dibanding substansi. “Kalau pemerintah ingin kasih kendaraan, gunakan APBD. Jangan potong DBH yang sudah diatur undang-undang,” ucapnya.

Endang membandingkan dengan masa pemerintahan sebelumnya. “Zaman Bupati Ade Swara bisa ngasih mobil dari APBD, sekarang malah DBH dipotong. Ini logika apa?” sindirnya.

Meski mengakui bahwa kades memang memerlukan kendaraan operasional, ia menekankan bahwa sumber anggaran seharusnya tidak berasal dari dana pembangunan desa.

“Masih banyak kebutuhan warga yang belum terakomodasi. Dadi kades gagah maké motor hasil DBH, nya pikeun naon?” ujar Endang dengan nada getir.(red)

Via BERITA UTAMA
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

❤️

Apresiasi Karya Suarana.com

Dukung kami untuk terus menghadirkan informasi dan karya jurnalistik yang bermanfaat bagi masyarakat.

Nominal Apresiasi
Rp
Input Disini
Scan QRIS untuk Membayar
Nominal:
Msp Print
NMID: ID1022225786493

Setelah melakukan pembayaran, silakan kirim bukti pembayaran melalui WhatsApp untuk konfirmasi.

Advertisement
❤️

Apresiasi Karya Suarana.com

Dukung kami untuk terus menghadirkan informasi dan karya jurnalistik yang bermanfaat bagi masyarakat.

Nominal Apresiasi
Rp
Minimal apresiasi Rp25.000
Scan QRIS untuk Membayar
Nominal:
Msp Print
NMID: ID1022225786493

Setelah melakukan pembayaran, silakan kirim bukti pembayaran melalui WhatsApp untuk konfirmasi.

Stay Conneted

facebook Like
youtube Langganan
instagram Follow
tiktok

Featured Post

Dewa MC Raih The People’s Choice Award HIPAPI 2026, Bawa Nama Karawang ke Kancah Nasional

Redaksi- 2:10:00 PM 0
Dewa MC Raih The People’s Choice Award HIPAPI 2026, Bawa Nama Karawang ke Kancah Nasional
JAKARTA | Suarana.com - Ajang bergengsi HIPAPI Award 2026 kembali digelar sebagai bentuk apresiasi terhadap para profesional di industri Master of Ceremony (M…

Trending

Muaythai Karawang Raih 8 Medali di Kejurnas Indonesia Muaythai Championship 2026

Muaythai Karawang Raih 8 Medali di Kejurnas Indonesia Muaythai Championship 2026

8:21:00 AM
Oplos LPG Subsidi 3 Kg ke Tabung 12 Kg Dibongkar Polisi di Karawang

Oplos LPG Subsidi 3 Kg ke Tabung 12 Kg Dibongkar Polisi di Karawang

9:51:00 PM
LBH Arya Mandalika Desak Revitalisasi Pasar Kanoman Cirebon Ditunda, Soroti Retribusi dan Aset

LBH Arya Mandalika Desak Revitalisasi Pasar Kanoman Cirebon Ditunda, Soroti Retribusi dan Aset

8:10:00 AM
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman

PT. Media Suarana Mahesa

Portal berita terkini dengan informasi terbaru, terpercaya, dan akurat. Temukan berita politik, ekonomi, teknologi, hiburan dan lainnya di Suarana.com.

Contact us: suaranagroup@gmail.com

DMCA Protection Google News Seedbacklink BlogPartner
© 2023 Member of MSP. All Rights Reserved.
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Kontak Kami
  • Sitemap
  • Kebijakan Privasi