Telusuri
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • HUKUM & KRIMIMAL
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Network
    • Sumsel
    • Sumut
    • Jateng
    • Jabar
    • Jatim
    • Kalbar
    • Pontianak
    • Aceh
    • Lampung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Beranda BERITA UTAMA KESEHATAN NASIONAL BPJS Kesehatan Tancap Gas! Luncurkan Layanan WhatsApp 24 Jam, Tak Perlu Antre Lagi
BERITA UTAMA KESEHATAN NASIONAL

BPJS Kesehatan Tancap Gas! Luncurkan Layanan WhatsApp 24 Jam, Tak Perlu Antre Lagi

Redaksi
Redaksi
16 Apr, 2026 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

JAKARTA | Suarana.com - BPJS Kesehatan resmi menghadirkan layanan administrasi 24 jam melalui kanal chat WhatsApp bernama PANDAWA. Inovasi ini memungkinkan masyarakat mengakses layanan tanpa antre dan tanpa batas waktu.

Langkah tersebut mendapat apresiasi dari Kementerian Komunikasi dan Digital sebagai bagian dari percepatan transformasi layanan publik di era digital.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan bahwa layanan publik harus mengikuti perubahan perilaku masyarakat yang kini semakin aktif di ruang digital.

“Masyarakat telah hidup di ruang digital, maka layanan publik juga harus mengikuti. Kita yang mengikuti masyarakat, bukan masyarakat yang harus mengikuti kebijakan kita,” ujarnya saat Launching PANDAWA 24 Jam dan Kick-Off Quick Wins Direksi di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (15/04/2026).

Ia menekankan bahwa kecepatan layanan bukan sekadar soal kenyamanan, melainkan menyangkut keselamatan jiwa.

“Beda lima menit penanganan, hasilnya bisa jadi berbeda terhadap kelangsungan hidup seseorang,” tegasnya.

Menteri Meutya juga mengapresiasi BPJS Kesehatan sebagai penggagas utama inovasi tersebut yang dinilai sebagai langkah konkret dalam mendorong transformasi digital nasional.

“Peluncuran PANDAWA 24 Jam ini merupakan bagian dari arah besar transformasi digital nasional. Ini langkah nyata menghadirkan layanan yang lebih baik bagi masyarakat,” tuturnya.

Transformasi layanan ini didukung tingginya konektivitas digital di Indonesia. Saat ini, sekitar 80,66 persen penduduk atau setara 230 juta jiwa telah terhubung ke internet.

Bahkan, sekitar 90,8 persen pengguna internet di Indonesia menggunakan platform komunikasi berbasis chat, menjadikan layanan seperti PANDAWA sebagai pilihan yang relevan dan efektif.

Menurut Meutya, layanan publik ke depan harus lebih proaktif dan terintegrasi melalui kolaborasi lintas sektor, guna meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menekan inefisiensi anggaran dan waktu.

“Keberhasilan transformasi digital sangat ditopang oleh kolaborasi. Kami berharap layanan ini dapat meningkatkan kepercayaan publik dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” pungkasnya.


(Rizki)
Via BERITA UTAMA
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertisement
- Advertisment -

Ads

Ads

Stay Conneted

facebook Like
youtube Langganan
instagram Follow
tiktok

Featured Post

Empat Lokasi Tambang di Tunggulpandean Jepara Tak Berizin, Masuk Kawasan Pertanian

Redaksi- 11:07:00 AM 0
Empat Lokasi Tambang di Tunggulpandean Jepara Tak Berizin, Masuk Kawasan Pertanian
JEPARA | Suarana.com - Empat lokasi aktivitas tambang di Desa Tunggulpandean, Kecamatan Nalumsari, Jepara, berada di kawasan tanaman pangan. Cabang Dinas ESDM…
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman

PT. Media Suarana Mahesa

Portal berita terkini dengan informasi terbaru, terpercaya, dan akurat. Temukan berita politik, ekonomi, teknologi, hiburan dan lainnya di Suarana.com.

Contact us: suaranagroup@gmail.com

DMCA Protection Google News Seedbacklink BlogPartner

Hubungi Kami

089678588388 Suaranagroup@gmail.com
Lamaran Palumbonsari
Karawang Timur
Kab. Karawang 41314
© 2023 Member of MSP. All Rights Reserved.
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Kontak Kami
  • Sitemap
  • Kebijakan Privasi