Iklan

,

Iklan

iklan

Indeks Kanal

Tampak Kumuh dan beraroma tidak sedap Inilah Suasana Plaza Pasar Cikampek

Redaktur
July 13, 2023, 10:49:00 AM WIB Last Updated 2023-07-30T04:13:04Z

Plaza Pasar Cikampek yang tampak kumuh
 
KARAWANG | SUARANA - Inilah Suasana Plaza Pasar Cikampek ditinggal pedagang akibat jumlah pengunjung menurun, lokasi yang kurang strategis dan biaya sewa mahal.


Kondisi Plaza Pasar Cikampek saat ini sudah tidak terawat. Terlihat dari eskalator yang sudah rusak, adanya sampah di setiap lorong. Kemudian tercium aroma tidak sedap di dalam plaza. Salah satu petugas Pasar Wilayah II memaparkan, tidak hanya Plaza Pasar Cikampek saja yang tidak ada pengunjung namun beberapa pasar di wilayah II pun sudah menurun tingkat pengunjung. Hal ini disebabkan oleh adanya Covid beberapa tahun lalu, ke dua adanya aplikasi belanja online pun mempengaruhi.


“Kalau pasar yang bekerjasama dengan pihak ketiga dengan pemerintah Pasar Anyar Cikampek, Jatisari, Lemahabang Wadas, Jatiwangin. Kalau yang ditinggal sama pedagang hanya Plaza Pasar Cikampek saja. Lainnya masih aktif tapi keramaiannya berbeda jauh dari sebelumnya karena ketika Covid berlangsung tidak boleh berkerumun, durasi operasional juga di batasi dan sekarang juga sudah ada aplikasi belanja online,” ujar salah satu petugas pasar wilayah II pada Rabu (12/7).


Ia menambahkan untuk memperbaiki sarana dan prasarana pasar tersebut diperlukan kolaborasi dari seluruh OPD yang terdapat di Kabupaten Karawang. Ia menyatakan adanya pasar yang tumbuh di beberapa lokasi keramaian masyarakat juga menjadi faktor penyebab penurunan jumlah pengunjung di sejumlah pasar tradisional.


“Tidak bisa menjadi langkah saya sendiri tapi harus melibatkan seluruh OPD karena menyangkut sarana dan prasarana. Saat ini sarana dan prasarana yang ada di pasar tradisional berbeda jauh dengan pasar modern. Saya sendiri ingin agar pasar tradisional ramai kembali seperti sebelumnya. Sekarang sudah ada berbagai macam pasar yang tumbuh di daerah yang ramai seperti pasar Sabtu, Minggu dan lainnya,” tambahnya.


Dedi Hartono, masyarakat sekitar menyampaikan tata ruang di wilayah Kecamatan Cikampek sekarang terlihat tidak rapih dan tidak sesuai. Ia mengaku pasar tersebut dahulu merupakan pasar yang strategis dan ramai pengunjung. Kekosongan terjadi pada tahun 2019.


“Pasar ini sepi karena tata ruang wilayah Cikampek tidak rapih dan tidak sesuai. Terlalu banyak pasar di sini, 4 tahun pasar ini sudah kosong. Jadi awalnya mereka di pindahkan dulu ke pasar pemerintah tapi ternyata mereka kembali lagi setelah pasar ini selesai di renovasi. Dulu strategis tempatnya dan ramai pengunjung,” ungkapnya


Meski banyak pedagang yang telah berpindah lokasi, namun masih terdapat sebanyak 20 orang pedagang yang bertahan di lokasi ini. Pedagang mulai keluar untuk pertama kali terjadi pada tahun 2013. Ia memaparkan faktor penyebab pedagang keluar diakibatkan oleh tingkat keramaian pengunjung yang menurun.


“Sekarang masih ada pedagang paling sisa 5 sampai 10 persen aja yang bertahan. Dulu jumlahnya 300 pedagang, tapi sekarang hanya ada 20 pedagang. Mereka keluar sendiri karena salah satu faktornya keramaian pengunjung. Puncaknya di tahun 2022 lalu, tapi di tahun 2013 sudah mulai ada yang keluar,” jelas Asep Rukmana, ketua forum ikatan pedagang Plaza Pasar Cikampek


Ia mengungkapkan pada awal setelah renovasi, biaya sewa di tempat tersebut sebesar 30 juta. Saat ini harga sewa per satu kiosa hanya sebesar 5 juta. Ia mempunyai harapan agar pasar tersebut dapat kembali beroperasional. Selanjutnya ia juga menginginkan agar pemerintah mencari solusi untuk dapat mengaktifkan kembali pasar itu.


“Inginnya ramai lagi, bersih, berdagang tentram dan aman. Di sini mayoritas fashion pasca pembangunan dan tidak ada pasar basah. Pedagang yang keluar ada dari sisi biaya sewa saat awal dulu mahal di harga 30 juta, sekarang biaya sewa sudah 5 juta satu kios. Ke depan ingin agar pasar ini hidup lagi seperti dulu. Kami dari para pedagang mengharapkan agar pemerintah Kabupaten Karawang untuk turun tangan ikut campur menangani pasar ini supaya tidak seperti ini lagi ,” pungkasnya.(red/fj)

Iklan

Advertisement
Advertisement

Advertisement
Advertisement



Advertisement


Advertisement
Advertisement

iklan
Advertisement

iklan
Advertisement

iklan
Advertisement