Telusuri
24 C
id
  • Masuk / Bergabung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • HUKRIM & KRIMIMAL
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Network
    • Sumsel
    • Sumut
    • Jateng
    • Jabar
    • Jatim
    • Kalbar
    • Pontianak
    • Aceh
    • Lampung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Telusuri
Beranda BERITA POLITIK NASIONAL NEWS PEMILU POLITIK LP3ES Keluarkan Deklarasi: Selamatkan Demokrasi dari Ancaman Dinasti dan Manipulasi
BERITA POLITIK NASIONAL NEWS PEMILU POLITIK

LP3ES Keluarkan Deklarasi: Selamatkan Demokrasi dari Ancaman Dinasti dan Manipulasi

ara rektor dan ketua perguruan tinggi Katolik, melalui Asosiasi Perguruan Tinggi Katolik (Aptik), menyuarakan keprihatinan mereka terhadap potensi anc
Redaksi
Redaksi
03 Feb, 2024 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
 
Ilustrasi Politik
Suarana.com - Para rektor dan ketua perguruan tinggi Katolik, melalui Asosiasi Perguruan Tinggi Katolik (Aptik), menyuarakan keprihatinan mereka terhadap potensi ancaman terhadap tatanan hukum dan demokrasi di Indonesia menjelang Pemilu 2024. 

Dalam pernyataan sikap, mereka menegaskan pentingnya menjaga pemilu yang damai, demokratis, dan bebas dari penyalahgunaan kekuasaan.

Berbagai kekhawatiran muncul dari praktik penyalahgunaan kekuasaan, kolusi, korupsi, dan nepotisme yang dinilai merusak semangat reformasi dan konstitusi.

Aptik menyerukan kepada pemerintah, penyelenggara pemilu, dan aparat negara untuk menjalankan pemerintahan berdasarkan prinsip-prinsip pemerintahan yang baik, memerangi korupsi, dan menegakkan hukum secara adil.

Selain itu, Aptik mengajak semua perguruan tinggi di Indonesia untuk aktif terlibat dalam pemantauan dan pengawasan jalannya pemilu, dengan harapan dapat memperbaiki proses demokrasi dan mencegah praktik yang tidak etis.

Dalam konteks yang sama, Lembaga Penelitian Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) juga menyampaikan seruan keprihatinan terhadap kemunduran demokrasi di Indonesia. Mereka menekankan bahwa politik dinasti dan pengingkaran konstitusi dapat merusak fondasi demokrasi, dan mengajak masyarakat untuk tidak memilih calon yang lahir dari manipulasi konstitusi.

Deklarasi masyarakat sipil ini mengajak semua lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga, mengawasi, dan memastikan pemilu dilaksanakan secara bebas, jujur, dan adil, sebagai langkah untuk menyelamatkan demokrasi Indonesia.


  • Berbagai Sumber
  • Editor : Rizki
Via BERITA POLITIK
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertisement
📢 Ikuti berita terkini Suarana.com di:
WhatsApp Google News
>

Stay Conneted

facebook Like
youtube Langganan
instagram Follow
tiktok

Featured Post

Rapat Mendadak DPRD Karawang, Pengamat Angkat Bicara

Redaksi- 9:58:00 AM 0
Rapat Mendadak DPRD Karawang, Pengamat Angkat Bicara
KARAWANG | Suarana.com - Ditengah polemik desakan untuk mengusut dugaan ijon pokir, tiba-tiba para pimpinan DPRD Karawang dan pimpinan fraksi dikabarkan meng…

Trending

Bermodal Rekomendasi, PT Duta Ampel Mulia Cabang Karawang Diduga Beroperasi Tanpa Izin, Sejumlah Instansi Disorot

Bermodal Rekomendasi, PT Duta Ampel Mulia Cabang Karawang Diduga Beroperasi Tanpa Izin, Sejumlah Instansi Disorot

9:44:00 AM
Genjot PMBM 2026, MAN 2 Karawang Targetkan Siswa Baru Lebih Banyak dari Lulusan

Genjot PMBM 2026, MAN 2 Karawang Targetkan Siswa Baru Lebih Banyak dari Lulusan

8:30:00 AM
Rapat Mendadak DPRD Karawang, Pengamat Angkat Bicara

Rapat Mendadak DPRD Karawang, Pengamat Angkat Bicara

9:58:00 AM
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman

PT. Media Suarana Mahesa

Portal berita terkini dengan informasi terbaru, terpercaya, dan akurat. Temukan berita politik, ekonomi, teknologi, hiburan dan lainnya di Suarana.com.

Contact us: suaranagroup@gmail.com

DMCA.com Protection Status Google News
© 2023 Member of SIG. All Rights Reserved.
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Kontak Kami
  • Sitemap
  • Kebijakan Privasi