Iklan

,

Iklan

iklan

Indeks Kanal

Menyoroti Kondisi Jalan Rusak di Karawang, Suara Kritik dari Ketua DPD KNPI

Redaktur
March 19, 2024, 12:34:00 PM WIB Last Updated 2024-03-19T05:35:21Z

KARAWANG | Suarana.com - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang perlu mengambil langkah untuk menyadari situasi jalan yang rusak di Kota Pangkal Perjuangan. 

Meskipun terdapat banyak jalan rusak di kota industri terbesar di Asia Tenggara ini, dari perkotaan hingga desa, namun belum ada perbaikan yang signifikan. 

Ketua DPD KNPI Karawang, Guntar Mahardika, mengekspresikan kekecewaannya terhadap kondisi tersebut, mengingat Kabupaten Karawang memiliki sumber daya yang cukup. Namun, pembangunan infrastruktur jalan masih belum merata.

"Karawang banyak duit. APBD nya saja Trilyunan. Belum CSR perusahaan. Tambah lagi potensi lainnya. Tetapi, masih saja jalan rusak dimana-mana," sesal Guntar.

Putra bungsu mantan Bupati Karawang Dadang Hotmix ini menyebutkan jalan rusak di jalan perkotaan. Adalah sepanjang Jalan Bogor Kelurahan Karangpawitan Kecamatan Karawang Barat.

Jalan tersebut salah satu akses jalan utama ke arah kantor Pemerintah Daerah (Pemda) Karawang. Namun, jalan itu dibiarkan berlubang hingga tahunan.

"Kan aneh. Yang jalur kota saja dibiarkan. Apalagi di pelosok desa sana? Tidak sedikit pejabat yang lewat jalan itu loh. Tapi mereka cuek. Kalau gitu apa saja kerja nya Dinas PUPR?" kata Guntar.

Kata dia, jalan berlubang bisa menyebabkan kecelakaan kendaraan. Khususnya sepeda motor. Jangan menunggu korban nyawa dulu baru dibenahi.

"Saya saja mengalami korban jalan berlubang. Kebayang bila masyarakat yang menjadi korban, tidak ada biaya pengobatan. Dinas PUPR harus bertanggungjawab," kata dia.

Selain jalan berlubang dan kubangan, lanjut dia, penerangan jalan umum (PJU) pun minim. 

"Selain itu jalan tersebut pun sangat rawan sekali dikarena penerangan yang minim. Apabila di malam hari dan saluran drainase nya yang kurang baik, sehingga menjadi salah satu langganan banjir di area tersebut," kata dia lagi.

Guntar bersama para pemuda berharap jalan tersebut menjadi perhatian khusus agar segera di lakukan perbaikan serta pembenahan fasilitas seperti penerangan jalan umum. 

"Agar tidak ada korban jiwa yang merugikan masyarakat. Baik kriminal maupun kecelakaan dalam berkendaraan," tegas Guntar.

Ia juga akan melayangkan surat kepada Bupati Karawang untuk pertanyakan kinerja pejabat Dinas PUPR. Jangan menempatkan pejabat "melehoy" di instansi yang mempunyai ratusan miliar anggaran dari APBD Karawang.

"Kami dan para pemuda akan serius menyoroti jalan rusak. KNPI akan layangkan surat audiensi ke bupati, pertanyakan kinerja pejabat PUPR. Termasuk ke PUPR kami akan datangi, apabila tidak ada respon perbaikan jalan," tegas Guntar.

Sementara ini pejabat Dinas PUPR Karawang masih sulit untuk dikonfirmasi awak media hingga berita ini diterbitkan. (red)

Iklan

Advertisement
Advertisement

Advertisement
Advertisement



Advertisement


Advertisement
Advertisement

iklan
Advertisement

iklan
Advertisement
Advertisement
iklan
Advertisement