Telusuri
24 C
id
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • HUKUM & KRIMIMAL
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Network
    • Sumsel
    • Sumut
    • Jateng
    • Jabar
    • Jatim
    • Kalbar
    • Pontianak
    • Aceh
    • Lampung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Telusuri
Beranda BEKASI DAERAH DLH Kabupaten Bekasi Gelar Focus Group Discussion (FGD) Terkait Evaluasi Pencemaran Sungai Cilemahabang
BEKASI DAERAH

DLH Kabupaten Bekasi Gelar Focus Group Discussion (FGD) Terkait Evaluasi Pencemaran Sungai Cilemahabang

Redaksi
Redaksi
27 Agu, 2024 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

KABUPATEN BEKASI | Suarana.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi menggelar Focus Group Discussion (FGD) Terkait Evaluasi pencemaran sungai Cilemahabang dengan mengundang 55 peserta dari unsur dunia usaha, NGO, Media, dan Masyarakat pada Senin, di Hotel Swiss Bellin Cikarang.

Dalam sambutannya Kepala Bidang PPKL yang mewakili Kepala Dinas LH Duarte DJ Fernandes mengatakan bahwa Kondisi tercemarnya Sungai yang ada di Kabupaten Bekasi telah mengancam kelestarian ekosistem selain itu juga mempengaruhi kualitas hidup masyarakat yang bergantung pada Sungai, khususnya Sungai/ Kali Cilemah Abang.

“Kegiatan ini adalah momentum penting bagi kita semua untuk melihat sejauh mana program pengendalian pencemaran sungai yang telah memberikan dampak nyata bagi perbaikan kualitas lingkungan”.

Lebih lanjut Duarte juga mengatakan bahwa Beberapa upaya juga sudah dilakukan oleh DLH adalah melakukan kajian instalasi pengolahan air limbah domestik (IPAL), pembangunan IPAL di pemukiman dengan berkordinasi pihak Cipta Karya, pembinaan dan monitoring terhadap perizinan, penyusunan baku mutu, air Cilemah Abang, pengawasan terhadap laporan pelaksanaan dokumen lingkungan berupa laporan neraca limbah, dan pemasangan plang himbauan tidak membuang sampah di sungai.

Terpisah Nasep Iskandar atau yang biasa disebut Bung Ken yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa dahulu petani gagal panen itu lantaran siklus, hama-hama padi sejenis tikus, wereng, rundep, walang sangit dan sejenis hama alami lainya namun sekarang jauh berbeda. 

“Sekarang petani memiliki musuh baru berupa hama modern yaitu limbah cair industri yang sudah mengkontaminasi sungai-sungai di Bekasi yang digunakan untuk mengairi sawah petani, dan ini sudah berjalan selama bertahun-tahun lamanya”.

Menurutnya bisa jadi gagalnya panen atau puso akibat air-air yang terkontaminasi limbah industri tersebut yang sudah terlalu lama memgendap dalam tanah sawah-sawah petani, Untuk itu dirinya bersama petani memdesak Pemerintah Daerah untuk segera menormalisasi air sungai atau kali-kali yang ada di Kabupaten Bekasi.


  • Reporter: Wawan Agung


Kami hadir di Google News
Dan jangan lupa ikuti Saluran WA
Via BEKASI
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

❤️

Apresiasi Karya Suarana.com

Dukung kami untuk terus menghadirkan informasi dan karya jurnalistik yang bermanfaat bagi masyarakat.

Nominal Apresiasi
Rp
Input Disini
Scan QRIS untuk Membayar
Nominal:
Msp Print
NMID: ID1022225786493

Setelah melakukan pembayaran, silakan kirim bukti pembayaran melalui WhatsApp untuk konfirmasi.

Advertisement
❤️

Apresiasi Karya Suarana.com

Dukung kami untuk terus menghadirkan informasi dan karya jurnalistik yang bermanfaat bagi masyarakat.

Nominal Apresiasi
Rp
Minimal apresiasi Rp25.000
Scan QRIS untuk Membayar
Nominal:
Msp Print
NMID: ID1022225786493

Setelah melakukan pembayaran, silakan kirim bukti pembayaran melalui WhatsApp untuk konfirmasi.

Stay Conneted

facebook Like
youtube Langganan
instagram Follow
tiktok

Featured Post

Dishub Karawang Luncurkan GEBRAK LALIN ASRI, Sasar Jalan dan Jembatan Kumuh

Redaksi- 11:55:00 AM 0
Dishub Karawang Luncurkan GEBRAK LALIN ASRI, Sasar Jalan dan Jembatan Kumuh
KARAWANG | Suarana.com - Kondisi sejumlah ruas jalan dan jembatan di Kabupaten Karawang yang dinilai mulai kumuh menjadi perhatian Dinas Perhubungan (Dishub) …

Trending

LBH Arya Mandalika Desak Revitalisasi Pasar Kanoman Cirebon Ditunda, Soroti Retribusi dan Aset

LBH Arya Mandalika Desak Revitalisasi Pasar Kanoman Cirebon Ditunda, Soroti Retribusi dan Aset

8:10:00 AM
Oplos LPG Subsidi 3 Kg ke Tabung 12 Kg Dibongkar Polisi di Karawang

Oplos LPG Subsidi 3 Kg ke Tabung 12 Kg Dibongkar Polisi di Karawang

9:51:00 PM
Muaythai Karawang Raih 8 Medali di Kejurnas Indonesia Muaythai Championship 2026

Muaythai Karawang Raih 8 Medali di Kejurnas Indonesia Muaythai Championship 2026

8:21:00 AM
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman

PT. Media Suarana Mahesa

Portal berita terkini dengan informasi terbaru, terpercaya, dan akurat. Temukan berita politik, ekonomi, teknologi, hiburan dan lainnya di Suarana.com.

Contact us: suaranagroup@gmail.com

DMCA Protection Google News Seedbacklink BlogPartner
© 2023 Member of SIG. All Rights Reserved.
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Kontak Kami
  • Sitemap
  • Kebijakan Privasi