Telusuri
24 C
id
  • Masuk / Bergabung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • HUKRIM & KRIMIMAL
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Network
    • Sumsel
    • Sumut
    • Jateng
    • Jabar
    • Jatim
    • Kalbar
    • Pontianak
    • Aceh
    • Lampung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Telusuri
Beranda BANDUNG DAERAH Militer Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Mohammad Fadjar Pastikan Tidak Ada Oknum TNI Dalam Masalah SMAK Dago
BANDUNG DAERAH Militer

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Mohammad Fadjar Pastikan Tidak Ada Oknum TNI Dalam Masalah SMAK Dago

McAbams
McAbams
09 Agu, 2024 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
BANDUNG | Suarana.com - Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Mohammad Fadjar, MPICT., menegaskan, tidak ada oknum TNI yang terlibat lahan SMAK Dago Bandung. Hal tersebut ditegaskan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Mohammad Fadjar ketika ditanya para awak Media seusai Launching Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi Purnawirawan, Warakawuri dan Veteran TNI AD Serta Rehab Koramil dalam Rangka Memperingati HUT Ke-79 RI Tahun 2024, Kamis, (8/8/2024), di Graha Manggala Siliwangi, jalan Aceh No.66 Kota Bandung. "Saya akan memberikan penjelasan agar tidak simpang siur, yang pertama, bahwa dikatakan ada pemberitaan di beberapa media, menyampaikan ada oknum TNI yang terlibat memback up lahan SMAK Dago, itu tidak semua media memberitakan, yang menyampaikan itu hanya satu orang saja yaitu Seorang Pengacara, hanya dia, tapi media lain memberitakan hal tersebut," kata Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Mohammad Fadjar di awal penjelasannya. Lebih lanjut Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Mohammad Fadjar mengatakan, yang kedua, pada saat kejadian hari Sabtu dan Minggu bulan Juli kemarin, saat itu Kodim mendapat laporan, bahwa akan terjadi konflik antar Ormas, permasalahannya ada di lahan SMAK Dago, "Jadi ketika berbicara ada keributan itu adalah tanggung jawab dari aparat, bukan hanya TNI, Polri, tetapi semua aparat," tegas Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Mohammad Fadjar, "Jadi pada situasi seperti itu, Kodim datang untuk melihat dan mencegah terjadi keributan," ujarnya. Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Mohammad Fadjar menambahkan, Kodam III/Siliwangi mengetahui permasalahan lahan SMAK Dago sudah lama terjadi, "Kita sudah tahu siapa yang mungkin di mata hukum benar-benar pemilik lahan SMAK Dago," ungkapnya. "Hanya ini masalahnya masalah hukum, maka yang kita lakukan saat itu memang mengusir mereka semua supaya tidak ribut, jadi tidak boleh ribut di daerah Jawa Barat, apalagi di wilayah Bandung, karena masalahnya masalah hukum, secara hukum kami tidak ikut campur, yang kita lakukan adalah mencegah, kalaupun mereka mengatakan kita mengusir, memang betul kita mengusir, tapi konteksnya agar tidak terjadi keriibutan," tegas Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Mohammad Fadjar. "Jadi bukan kita membacking atau memback-up, lahan SMAK Dago, tidak ada itu, karena itu ranah hukum, dan kita tidak ikut campur di ranah itu," tegas Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Mohammad Fadjar. Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Mohammad Fadjar di akhir penjelasannya mengatakan, ketiga, Kodam III/Siliwangi menegaskan tidak ada oknum di situ, "Mungkin karena penyampaiannya oleh satu orang yang mungkin merasa dirugikan dan terusik, kami tidak tahu masalah itu," ujarnya. "Intinya itu masalah hukum, yang tidak boleh adalah ribut di wilayah kami, karena kami susah payah menjaga kondusifitas wilayah, apalagi menjelang Pilkada, demikian penjelasan dari saya," pungkas Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Mohammad Fadjar. *suarana/IST 


  •  Jurnalis : Banu

Kami hadir di Google News
Dan jangan lupa ikuti Saluran WA
Via BANDUNG
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertisement
📢 Ikuti berita terkini Suarana.com di:
WhatsApp Google News
>

Stay Conneted

facebook Like
youtube Langganan
instagram Follow
tiktok

Featured Post

Viral Sebutan “Bupati Kolam”, Wabup Lahat Minta Kritik Disampaikan di Forum Resmi

Redaksi- 6:55:00 PM 0
Viral Sebutan “Bupati Kolam”, Wabup Lahat Minta Kritik Disampaikan di Forum Resmi
LAHAT | Suarana.com - Polemik sebutan “Bupati Kolam” yang sempat ramai diperbincangkan publik akhirnya mendapat tanggapan dari Wakil Bupati Lahat, Widia Nings…

Trending

Genjot PMBM 2026, MAN 2 Karawang Targetkan Siswa Baru Lebih Banyak dari Lulusan

Genjot PMBM 2026, MAN 2 Karawang Targetkan Siswa Baru Lebih Banyak dari Lulusan

8:30:00 AM
Hari Nelayan 2026 di Karawang, Ratusan Warga Pesisir Tolak Kebijakan yang Dinilai Menggusur

Hari Nelayan 2026 di Karawang, Ratusan Warga Pesisir Tolak Kebijakan yang Dinilai Menggusur

5:22:00 PM
Bermodal Rekomendasi, PT Duta Ampel Mulia Cabang Karawang Diduga Beroperasi Tanpa Izin, Sejumlah Instansi Disorot

Bermodal Rekomendasi, PT Duta Ampel Mulia Cabang Karawang Diduga Beroperasi Tanpa Izin, Sejumlah Instansi Disorot

9:44:00 AM
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman

PT. Media Suarana Mahesa

Portal berita terkini dengan informasi terbaru, terpercaya, dan akurat. Temukan berita politik, ekonomi, teknologi, hiburan dan lainnya di Suarana.com.

Contact us: suaranagroup@gmail.com

DMCA.com Protection Status Google News
© 2023 Member of SIG. All Rights Reserved.
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Kontak Kami
  • Sitemap
  • Kebijakan Privasi