Telusuri
24 C
id
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Baca E-Paper Suarana Gratis
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • HUKUM & KRIMIMAL
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Network
    • Sumsel
    • Sumut
    • Jateng
    • Jabar
    • Jatim
    • Kalbar
    • Pontianak
    • Aceh
    • Lampung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Telusuri
Beranda DAERAH KARAWANG ORGANISASI PERISTIWA Ratusan Banser NU Karawang-Bekasi Desak Penanganan Kasus Penganiayaan Kiai
DAERAH KARAWANG ORGANISASI PERISTIWA

Ratusan Banser NU Karawang-Bekasi Desak Penanganan Kasus Penganiayaan Kiai

Redaksi
Redaksi
14 Agu, 2024 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

KARAWANG| Suarana.com - Ratusan anggota Banser Nahdlatul Ulama (NU) dari Kabupaten Karawang dan Bekasi menggelar aksi di Polres Karawang, Jawa Barat, pada Rabu (14/8/2024).

Sebelum memasuki Mapolres, mereka menyampaikan orasi di depan pintu gerbang.

Para peserta aksi kemudian memasuki area Polres dengan melantunkan selawat Asygil, hingga akhirnya diizinkan untuk menggelar audiensi bersama Kapolres.

Aksi ini dilakukan untuk meminta kejelasan terkait perkembangan kasus penganiayaan terhadap rombongan kiai dan anggota Banser dari Kabupaten Bekasi.

Ketua PCNU Karawang, Deden Permana, menyatakan ketidakpuasannya terhadap penjelasan yang disampaikan oleh Kapolres Karawang, AKBP Edward Zulkarnaen.

"Karena hingga kini, pelaku belum juga ditangkap," ujar Deden.

Deden menekankan bahwa isu ini tidak lagi hanya menjadi masalah di Karawang dan Bekasi, tetapi sudah menarik perhatian seluruh warga NU di Indonesia.

Sekretaris PCNU Bekasi, Syarif Bunarif, menambahkan bahwa pihaknya tetap berkomitmen untuk tidak bertindak anarkis dalam merespons kasus ini.

Namun, ia mengimbau pihak kepolisian untuk tidak lamban dalam menangani kasus tersebut.

"Kami serahkan sepenuhnya pada pihak berwenang dan terus mengimbau keluarga besar NU untuk menahan diri. Dikatakan bahwa besok beberapa orang akan dipanggil sebagai saksi. Kami mendukung penuh agar Polres tidak memperlambat proses penanganan," ujarnya.

Kapolres Karawang, AKBP Edward Zulkarnaen, memilih untuk tidak menanggapi pertanyaan wartawan terkait kasus penganiayaan ini. 



  • **



Kami hadir di Google News
Dan jangan lupa ikuti Saluran WA
Via DAERAH
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertisement
- Advertisment -

Ads

Ads

Stay Conneted

facebook Like
youtube Langganan
instagram Follow
tiktok

Featured Post

Empat Lokasi Tambang di Tunggulpandean Jepara Tak Berizin, Masuk Kawasan Pertanian

Redaksi- 11:07:00 AM 0
Empat Lokasi Tambang di Tunggulpandean Jepara Tak Berizin, Masuk Kawasan Pertanian
JEPARA | Suarana.com - Empat lokasi aktivitas tambang di Desa Tunggulpandean, Kecamatan Nalumsari, Jepara, berada di kawasan tanaman pangan. Cabang Dinas ESDM…
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman

PT. Media Suarana Mahesa

Portal berita terkini dengan informasi terbaru, terpercaya, dan akurat. Temukan berita politik, ekonomi, teknologi, hiburan dan lainnya di Suarana.com.

Contact us: suaranagroup@gmail.com

DMCA Protection Google News Seedbacklink BlogPartner

Hubungi Kami

089678588388 Suaranagroup@gmail.com
Lamaran Palumbonsari
Karawang Timur
Kab. Karawang 41314
© 2023 Member of MSP. All Rights Reserved.
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Kontak Kami
  • Sitemap
  • Kebijakan Privasi