Telusuri
24 C
id
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Baca E-Paper Suarana Gratis
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • HUKUM & KRIMIMAL
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Network
    • Sumsel
    • Sumut
    • Jateng
    • Jabar
    • Jatim
    • Kalbar
    • Pontianak
    • Aceh
    • Lampung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Telusuri
Baca E-Paper Suarana Gratis
Beranda EKONOMI HEADLINE KEMENTRIAN NASIONAL Strategi Bahlil Tambah 200 Ribu Barel Minyak per Hari dengan Teknologi Canggih
EKONOMI HEADLINE KEMENTRIAN NASIONAL

Strategi Bahlil Tambah 200 Ribu Barel Minyak per Hari dengan Teknologi Canggih

Redaksi
Redaksi
10 Okt, 2024 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia Dok Ist. 

JAKARTA | Suarana.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memaparkan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan produksi minyak nasional hingga 200 ribu barrel oil per day (BOPD). Langkah ini bertujuan mencapai target lifting 605 ribu BOPD pada tahun 2025, yang salah satunya dilakukan dengan optimalisasi sumur idle dan penerapan teknologi.

Bahlil menyatakan, pemerintah fokus pada optimalisasi sumur-sumur yang saat ini tidak aktif, serta mengeksplorasi sumur-sumur baru dengan bantuan teknologi terkini. “Kami menargetkan peningkatan 200 ribu BOPD dengan tiga pendekatan: optimalisasi sumur idle, pemanfaatan teknologi untuk sumur-sumur yang ada, dan percepatan eksplorasi,” ujarnya di acara BNI Investor Daily Summit 2024, di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (9/10).

Ia mengungkapkan bahwa Indonesia pernah memproduksi hingga 1,6 juta barel minyak per hari, jauh melebihi konsumsi domestik yang hanya sekitar 600 ribu-700 ribu barel per hari. Namun, saat ini konsumsi minyak melonjak menjadi sekitar 1,5 juta-1,6 juta barel per hari, sementara produksi atau lifting minyak turun drastis hingga 600 ribu barel per hari.

Lebih lanjut, Bahlil menjelaskan bahwa sekitar 65 persen dari lifting minyak saat ini dihasilkan oleh PT Pertamina, dan 25 persen berasal dari ExxonMobil Cepu Ltd. Dari 45 sumur minyak di Indonesia, terdapat sekitar 16 ribu sumur yang tidak aktif, namun 5.000 di antaranya masih memiliki potensi produktif.

Bahlil mencontohkan bahwa ExxonMobil berhasil meningkatkan produksinya dari 100 ribu BOPD menjadi 150 ribu BOPD setelah menggunakan teknologi. "Pengalaman ini menunjukkan bahwa intervensi teknologi dapat meningkatkan produksi sumur yang ada," katanya. Ia menambahkan, penggunaan teknologi ini diperkirakan bisa meningkatkan lifting minyak hingga 20 persen dari produksi saat ini, atau sekitar 120 ribu barel per hari.


  • Sumber : CNN
  • Editor : Rizki R




Kami hadir di Google News
Dan jangan lupa ikuti Saluran WA
Via EKONOMI
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertisement
- Advertisment -

Ads

Ads

Stay Conneted

facebook Like
youtube Langganan
instagram Follow
tiktok

Featured Post

PSI Hadiri Nadran Sungai Buntu Karawang, Tradisi Nelayan Pesisir Tetap Lestari

Redaksi- 10:48:00 PM 0
PSI Hadiri Nadran Sungai Buntu Karawang, Tradisi Nelayan Pesisir Tetap Lestari
KARAWANG | Suarana.com - Tradisi Nadran atau pesta laut kembali digelar meriah di Sungai Buntu, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang, Minggu (13/9/2026). Tradi…
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman

PT. Media Suarana Mahesa

Portal berita terkini dengan informasi terbaru, terpercaya, dan akurat. Temukan berita politik, ekonomi, teknologi, hiburan dan lainnya di Suarana.com.

Contact us: suaranagroup@gmail.com

DMCA Protection Google News Seedbacklink BlogPartner

Hubungi Kami

089678588388 Suaranagroup@gmail.com
Lamaran Palumbonsari
Karawang Timur
Kab. Karawang 41314
© 2023 Member of MSP. All Rights Reserved.
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Kontak Kami
  • Sitemap
  • Kebijakan Privasi