Telusuri
24 C
id
  • Masuk / Bergabung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • HUKRIM & KRIMIMAL
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Network
    • Sumsel
    • Sumut
    • Jateng
    • Jabar
    • Jatim
    • Kalbar
    • Pontianak
    • Aceh
    • Lampung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Telusuri
Beranda BERITA UTAMA HEADLINE NASIONAL PERISTIWA Gus Miftah Mundur, Presiden Prabowo: Ini Bentuk Tanggung Jawab
BERITA UTAMA HEADLINE NASIONAL PERISTIWA

Gus Miftah Mundur, Presiden Prabowo: Ini Bentuk Tanggung Jawab

Redaksi
Redaksi
08 Des, 2024 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
 
Presiden Prabowo Subianto memberikan tanggapan terkait pengunduran diri Miftah Maulana Habiburrahman.

JAKARTA| Suarana.com - Presiden Prabowo Subianto memberikan tanggapan terkait pengunduran diri Miftah Maulana Habiburrahman, atau lebih dikenal sebagai Gus Miftah, dari posisinya sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan. Menurut Presiden, langkah yang diambil Gus Miftah menunjukkan sikap bertanggung jawab atas pernyataannya yang menuai kontroversi.  

“Saya belum melihat langsung, tetapi berdasarkan laporan yang saya terima, beliau telah mengundurkan diri. Menurut saya, itu tindakan yang menunjukkan rasa tanggung jawab,” ujar Presiden saat memberikan keterangan di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, 6 Desember 2024.  

Presiden Prabowo menilai bahwa Gus Miftah kemungkinan besar tidak bermaksud buruk atau berniat menyinggung pihak lain. Namun, Gus Miftah menyadari kekeliruannya dan memilih untuk mundur.  

“Terlepas dari kemungkinan salah ucap, beliau sadar dan mengakui kesalahannya. Langkah pengunduran diri ini adalah bentuk tanggung jawab beliau,” lanjut Presiden.  

Mengenai pengganti Gus Miftah, Presiden menyatakan pemerintah akan segera mencari figur yang tepat untuk posisi tersebut. Selain itu, menanggapi usulan sertifikasi juru dakwah, Prabowo memastikan akan melibatkan berbagai pihak untuk memberikan masukan.  

"Kami akan meminta saran dari pihak-pihak yang paham, seperti Majelis Ulama dan organisasi-organisasi keagamaan. Nanti mereka akan memberikan pandangan terkait hal ini," ujar Presiden.  (*)
Via BERITA UTAMA
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertisement
📢 Ikuti berita terkini Suarana.com di:
WhatsApp Google News
>

Stay Conneted

facebook Like
youtube Langganan
instagram Follow
tiktok

Featured Post

Hari Nelayan 2026 di Karawang, Ratusan Warga Pesisir Tolak Kebijakan yang Dinilai Menggusur

Redaksi- 5:22:00 PM 0
Hari Nelayan 2026 di Karawang, Ratusan Warga Pesisir Tolak Kebijakan yang Dinilai Menggusur
KARAWANG | Suarana.com – Ratusan masyarakat pesisir memperingati Hari Nelayan 2026 di Desa Sedari, Kabupaten Karawang, Selasa (8/4/2026). Dalam kegiatan terse…

Trending

Genjot PMBM 2026, MAN 2 Karawang Targetkan Siswa Baru Lebih Banyak dari Lulusan

Genjot PMBM 2026, MAN 2 Karawang Targetkan Siswa Baru Lebih Banyak dari Lulusan

8:30:00 AM
Bermodal Rekomendasi, PT Duta Ampel Mulia Cabang Karawang Diduga Beroperasi Tanpa Izin, Sejumlah Instansi Disorot

Bermodal Rekomendasi, PT Duta Ampel Mulia Cabang Karawang Diduga Beroperasi Tanpa Izin, Sejumlah Instansi Disorot

9:44:00 AM
Rapat Mendadak DPRD Karawang, Pengamat Angkat Bicara

Rapat Mendadak DPRD Karawang, Pengamat Angkat Bicara

9:58:00 AM
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman

PT. Media Suarana Mahesa

Portal berita terkini dengan informasi terbaru, terpercaya, dan akurat. Temukan berita politik, ekonomi, teknologi, hiburan dan lainnya di Suarana.com.

Contact us: suaranagroup@gmail.com

DMCA.com Protection Status Google News
© 2023 Member of SIG. All Rights Reserved.
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Kontak Kami
  • Sitemap
  • Kebijakan Privasi