Telusuri
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • HUKUM & KRIMIMAL
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Network
    • Sumsel
    • Sumut
    • Jateng
    • Jabar
    • Jatim
    • Kalbar
    • Pontianak
    • Aceh
    • Lampung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Beranda BERITA UTAMA HEADLINE JAKARTA ORGANISASI Ketua FABEM Kritik Jubir Presiden, Gunakan Istilah "Rakyat Jelata" , Dinilai Tidak Bersahaja
BERITA UTAMA HEADLINE JAKARTA ORGANISASI

Ketua FABEM Kritik Jubir Presiden, Gunakan Istilah "Rakyat Jelata" , Dinilai Tidak Bersahaja

Redaksi
Redaksi
06 Des, 2024 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
 

JAKARTA | Suarana.com – Ketua Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa (FABEM), Zainuddin Arsyad, menyampaikan kritik terhadap pernyataan Juru Bicara Presiden, Adita Irawati, yang menggunakan istilah "rakyat jelata". Menurut Zainuddin, meski istilah tersebut tidak salah secara konteks, penggunaannya kurang bersahaja, terutama di saat Presiden Prabowo Subianto justru menunjukkan sikap harmonis dan santun dalam berkomunikasi dengan masyarakat.  

Zainuddin menyoroti gaya komunikasi Presiden Prabowo yang selalu menggunakan sapaan "saudara" untuk menyapa semua lapisan masyarakat. Hal ini, katanya, menjadi teladan bagaimana seorang pemimpin mampu menjunjung nilai-nilai kesetaraan dan keharmonisan.  

  • Pidato Presiden yang Menonjolkan Kesantunan
Dalam pidato pelantikan sebagai Presiden RI, Prabowo disebut menggunakan kata "saudara" sebanyak 98 kali, merujuk pada berbagai kalangan, mulai dari pejabat negara, pimpinan partai politik, cendekiawan, ulama, hingga masyarakat kecil. 

“Jumlah panggilan 'saudara' terbanyak justru ditujukan kepada masyarakat biasa, bukan kepada pejabat atau elite politik,” ungkap Zainuddin Jumat ,(06/12/2024).  

Kesantunan Prabowo juga terlihat saat memberikan sambutan di acara Tanwir Muhammadiyah. Ia tidak hanya memuji peran Muhammadiyah dalam membangun bangsa, tetapi juga menunjukkan sikap rendah hati dengan berterima kasih atas undangan yang diberikan. “Bukan Muhammadiyah yang harus berterima kasih kepada saya, tapi saya yang berterima kasih,” ujar Prabowo dalam pidatonya.  

  • Pentingnya Etika dan Nilai Pancasila
Menurut Zainuddin, pejabat negara semestinya memahami dan meneladani karakter kepemimpinan Presiden sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan. 

“Harmoni antara pemimpin dan rakyat harus tercermin dalam kata-kata dan perbuatan,” tegasnya. 

Ia juga menekankan pentingnya pengamalan nilai-nilai luhur Pancasila, terutama sila pertama, agar setiap kebijakan dan tindakan dapat dipertanggungjawabkan tidak hanya kepada atasan, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa.  

Zainuddin berharap pernyataan ini menjadi bahan introspeksi bagi para pejabat untuk lebih bijak dalam bertutur dan memahami sensitivitas masyarakat.  

  • Penulis: Zainuddin Arsyad
  • Editor: Redaksi






Suarana.com hadir di seluruh wilayah. Baca juga jaringan media kami:

  • Suarana.com
  • Jabar.suarana.com  
  • Jatim.suarana.com  
  • Jateng.suarana.com  
  • Sumsel.suarana.com  
  • Sumut.suarana.com  
  • Aceh.suarana.com  
  • Lampung.suarana.com

Kami juga menyediakan layanan untuk Anda:

TV.suarana.com (Layanan TV streaming)  
Epaper.suarana.com (Akses koran digital)  
Promo.suarana.com (Penawaran promosi terbaru)  
Edu.suarana.com (Platform edukasi)  
Catatan.suarana.com (Berita dan catatan harian)  
Adv.suarana.com (Layanan iklan)  
Store.suarana.com (Toko online Suarana)

Via BERITA UTAMA
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

❤️

Apresiasi Karya Suarana.com

Dukung kami untuk terus menghadirkan informasi dan karya jurnalistik yang bermanfaat bagi masyarakat.

Nominal Apresiasi
Rp
Input Disini
Scan QRIS untuk Membayar
Nominal:
Msp Print
NMID: ID1022225786493

Setelah melakukan pembayaran, silakan kirim bukti pembayaran melalui WhatsApp untuk konfirmasi.

Advertisement
❤️

Apresiasi Karya Suarana.com

Dukung kami untuk terus menghadirkan informasi dan karya jurnalistik yang bermanfaat bagi masyarakat.

Nominal Apresiasi
Rp
Minimal apresiasi Rp25.000
Scan QRIS untuk Membayar
Nominal:
Msp Print
NMID: ID1022225786493

Setelah melakukan pembayaran, silakan kirim bukti pembayaran melalui WhatsApp untuk konfirmasi.

Stay Conneted

facebook Like
youtube Langganan
instagram Follow
tiktok

Featured Post

Aktivis Lingkungan Ade Gepeng Diproses, LBH Cakra Sentil Polda Jabar dan Hibah Rp10 Miliar

Redaksi- 7:41:00 AM 0
Aktivis Lingkungan Ade Gepeng Diproses, LBH Cakra Sentil Polda Jabar dan Hibah Rp10 Miliar
KARAWANG | Suarana.com – Proses hukum terhadap Ade Gepeng, Ketua KPLHI sekaligus aktivis lingkungan hidup di Karawang, kembali mendapat sorotan. LBH Cakra In…

Trending

Dugaan Kredit Fiktif BTN di Karawang, LPKSM SATRIA: Konsumen Berhak Mendapat Kepastian Hukum

Dugaan Kredit Fiktif BTN di Karawang, LPKSM SATRIA: Konsumen Berhak Mendapat Kepastian Hukum

6:25:00 PM
Istri Lebih Banyak Gugat Cerai di Karawang, Suami Tak Nafkahi hingga Terjerat Judi Online

Istri Lebih Banyak Gugat Cerai di Karawang, Suami Tak Nafkahi hingga Terjerat Judi Online

7:17:00 PM
Ketua PSI Karawang M Ilham Kamil Sampaikan Ucapan HUT ke-81 Republik Indonesia

Ketua PSI Karawang M Ilham Kamil Sampaikan Ucapan HUT ke-81 Republik Indonesia

5:03:00 PM
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman

PT. Media Suarana Mahesa

Portal berita terkini dengan informasi terbaru, terpercaya, dan akurat. Temukan berita politik, ekonomi, teknologi, hiburan dan lainnya di Suarana.com.

Contact us: suaranagroup@gmail.com

DMCA Protection Google News Seedbacklink BlogPartner
© 2023 Member of MSP. All Rights Reserved.
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Kontak Kami
  • Sitemap
  • Kebijakan Privasi