Telusuri
24 C
id
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • HUKUM & KRIMIMAL
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Network
    • Sumsel
    • Sumut
    • Jateng
    • Jabar
    • Jatim
    • Kalbar
    • Pontianak
    • Aceh
    • Lampung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Telusuri
Beranda BERITA UTAMA INFORMASI NASIONAL TEKNOLOGI Teknologi Digital, Solusi Inklusif untuk Masa Depan Berkelanjutan
BERITA UTAMA INFORMASI NASIONAL TEKNOLOGI

Teknologi Digital, Solusi Inklusif untuk Masa Depan Berkelanjutan

Redaksi
Redaksi
15 Des, 2024 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
 

DENPASAR | Suarana.com - Pemerintah terus mendorong transformasi digital guna menciptakan peluang yang setara bagi seluruh masyarakat, termasuk kelompok marjinal. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan pentingnya peran teknologi digital dalam mengatasi ketimpangan dan membangun Indonesia yang lebih inklusif.  

“Pemanfaatan teknologi digital mampu meminimalisasi risiko konflik dan ketimpangan, sekaligus menciptakan peluang yang merata bagi semua, termasuk komunitas marjinal,” ujarnya dalam Dialog Merajut Masa Depan Indonesia di Kura Kura Serangan, Denpasar, Minggu (15/12/2024).  

Meutya menekankan bahwa transformasi digital harus berlandaskan nilai etika, toleransi, dan kerja sama, terutama dalam menghadapi tantangan global seperti kesenjangan digital, perubahan iklim, serta konflik lintas batas.  

“Teknologi bukan sekadar alat komunikasi, melainkan sarana untuk mempersatukan dunia,” tegasnya.  

Ia juga menyoroti penerapan kecerdasan buatan (AI) dalam mendukung perdamaian global. Contohnya, UNESCO telah memanfaatkan teknologi ini untuk menganalisis pola konflik, mengembangkan sistem peringatan dini, dan memandu pengambilan keputusan berbasis data, terutama di wilayah Afrika dan Asia Selatan.  

“Dengan teknologi AI, kita tidak hanya menciptakan inovasi, tetapi juga menjadikan dunia lebih baik untuk semua,” lanjut Meutya.  

Dalam acara tersebut, ia menekankan prinsip Tri Hita Karana—harmoni antara manusia, alam, dan spiritualitas—sebagai landasan penting dalam pengembangan teknologi. Arahan Presiden Prabowo Subianto juga diangkat, di mana terobosan teknologi menuntut kebijakan yang bijak, akomodatif, dan berpihak pada kemajuan manusia.  

“Kemajuan teknologi bisa membawa kehidupan ke arah yang lebih baik, tetapi juga memiliki potensi destruktif. Mari gunakan teknologi untuk menyatukan masyarakat dan mendorong keberlanjutan,” imbuhnya.  

Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Mari Elka Pangestu, turut menyampaikan pentingnya pembangunan berkelanjutan yang berfokus tidak hanya pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada kebahagiaan dan kesejahteraan masyarakat.  

“Transformasi sejati adalah yang memberikan manfaat bagi semua tanpa merusak lingkungan serta memberdayakan kelompok rentan,” ujarnya.  

Pada akhir diskusi, Menkomdigi Meutya Hafid bersama Presiden Yayasan Upaya Indonesia Damai, Tantowi Yahya, menandatangani Nota Kesepahaman untuk memanfaatkan teknologi digital dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.(Rls/red)
Via BERITA UTAMA
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

❤️

Apresiasi Karya Suarana.com

Dukung kami untuk terus menghadirkan informasi dan karya jurnalistik yang bermanfaat bagi masyarakat.

Nominal Apresiasi
Rp
Minimal apresiasi Rp25.000
Scan QRIS untuk Membayar
Nominal:
Msp Print
NMID: ID1022225786493

Setelah melakukan pembayaran, silakan kirim bukti pembayaran melalui WhatsApp untuk konfirmasi.

Advertisement
❤️

Apresiasi Karya Suarana.com

Dukung kami untuk terus menghadirkan informasi dan karya jurnalistik yang bermanfaat bagi masyarakat.

Nominal Apresiasi
Rp
Minimal apresiasi Rp25.000
Scan QRIS untuk Membayar
Nominal:
Msp Print
NMID: ID1022225786493

Setelah melakukan pembayaran, silakan kirim bukti pembayaran melalui WhatsApp untuk konfirmasi.

Stay Conneted

facebook Like
youtube Langganan
instagram Follow
tiktok

Featured Post

Gajah Cup Mini Soccer 2026 Jadi Ajang Konsolidasi Pengurus PSI Karawang

Redaksi- 8:24:00 PM 0
Gajah Cup Mini Soccer 2026 Jadi Ajang Konsolidasi Pengurus PSI Karawang
KARAWANG | Suarana.com - Gajah Cup Mini Soccer 2026 tidak hanya menjadi ajang pertandingan olahraga, tetapi juga dimanfaatkan sebagai momentum mempererat sila…

Trending

LBH Arya Mandalika Desak Revitalisasi Pasar Kanoman Cirebon Ditunda, Soroti Retribusi dan Aset

LBH Arya Mandalika Desak Revitalisasi Pasar Kanoman Cirebon Ditunda, Soroti Retribusi dan Aset

8:10:00 AM
Oplos LPG Subsidi 3 Kg ke Tabung 12 Kg Dibongkar Polisi di Karawang

Oplos LPG Subsidi 3 Kg ke Tabung 12 Kg Dibongkar Polisi di Karawang

9:51:00 PM
Muaythai Karawang Raih 8 Medali di Kejurnas Indonesia Muaythai Championship 2026

Muaythai Karawang Raih 8 Medali di Kejurnas Indonesia Muaythai Championship 2026

8:21:00 AM
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman

PT. Media Suarana Mahesa

Portal berita terkini dengan informasi terbaru, terpercaya, dan akurat. Temukan berita politik, ekonomi, teknologi, hiburan dan lainnya di Suarana.com.

Contact us: suaranagroup@gmail.com

DMCA Protection Google News Seedbacklink BlogPartner
© 2023 Member of SIG. All Rights Reserved.
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Kontak Kami
  • Sitemap
  • Kebijakan Privasi