Telusuri
24 C
id
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • HUKUM & KRIMIMAL
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Network
    • Sumsel
    • Sumut
    • Jateng
    • Jabar
    • Jatim
    • Kalbar
    • Pontianak
    • Aceh
    • Lampung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Telusuri
Beranda BERITA UTAMA EKONOMI NASIONAL Indonesia Pacu Pembentukan Harga Acuan Nikel di Bursa Berjangka
BERITA UTAMA EKONOMI NASIONAL

Indonesia Pacu Pembentukan Harga Acuan Nikel di Bursa Berjangka

Admin- Suarana.com
Admin- Suarana.com
31 Jan, 2025 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
 

JAKARTA  | Suarana.com – Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) berupaya memperkuat perdagangan nikel melalui bursa berjangka guna meningkatkan pendapatan negara dan kemandirian ekonomi. Kepala Bappebti Tirta Karma Senjaya menegaskan pentingnya pembentukan harga acuan nikel nasional untuk mengurangi ketergantungan pada bursa luar negeri.

"Sebagai produsen dan pemilik cadangan nikel terbesar di dunia, Indonesia harus memiliki harga referensi sendiri. Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) menjadi instrumen penting untuk mewujudkan hal ini," ujar Tirta di Jakarta, Jumat (31/1).

Dosen Fakultas Pertambangan UIN Syarif Hidayatullah, Veriyadi, menambahkan bahwa volume perdagangan yang besar, keragaman produk, serta fluktuasi harga menjadikan nikel layak masuk bursa berjangka. Namun, tantangan utama adalah penetapan harga yang transparan dan mencerminkan kondisi pasar.

Sekjen Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI), Meidy Katrin Lengkey, menyoroti perbedaan harga bijih nikel dalam negeri dengan pasar internasional, yang mencapai 40 persen. "Indonesia sudah memiliki Harga Patokan Mineral (HPM), tetapi perlu mekanisme lebih transparan agar lebih kompetitif," ujarnya.

Bappebti kini tengah merevisi regulasi untuk memasukkan nikel sebagai subjek kontrak berjangka. 

"Targetnya, nikel akan resmi diperdagangkan di bursa berjangka Indonesia pada tahun ini," kata Plt. Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan PBK, Olvy Andrianita.
Dengan langkah ini, diharapkan perdagangan nikel Indonesia lebih transparan, efisien, dan mampu memperkuat daya saing global.(*)
Via BERITA UTAMA
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertisement
📢 Ikuti berita terkini Suarana.com di:
WhatsApp Google News

Stay Conneted

facebook Like
youtube Langganan
instagram Follow
tiktok

Featured Post

Gajah Cup Mini Soccer 2026 Jadi Ajang Konsolidasi Pengurus PSI Karawang

Redaksi- 8:24:00 PM 0
Gajah Cup Mini Soccer 2026 Jadi Ajang Konsolidasi Pengurus PSI Karawang
KARAWANG | Suarana.com - Gajah Cup Mini Soccer 2026 tidak hanya menjadi ajang pertandingan olahraga, tetapi juga dimanfaatkan sebagai momentum mempererat sila…

Trending

Blog dan Media Online di Platform Blogger Diduga Terkunci Massal, Pengelola Dibuat Cemas

Blog dan Media Online di Platform Blogger Diduga Terkunci Massal, Pengelola Dibuat Cemas

9:08:00 AM
Kesbangpol Karawang Verifikasi Yayasan Rehabilitasi Mandalika Indonesia, Perkuat Sinergi Perangi Narkoba

Kesbangpol Karawang Verifikasi Yayasan Rehabilitasi Mandalika Indonesia, Perkuat Sinergi Perangi Narkoba

12:58:00 PM
LBH Arya Mandalika Desak Revitalisasi Pasar Kanoman Cirebon Ditunda, Soroti Retribusi dan Aset

LBH Arya Mandalika Desak Revitalisasi Pasar Kanoman Cirebon Ditunda, Soroti Retribusi dan Aset

8:10:00 AM
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman

PT. Media Suarana Mahesa

Portal berita terkini dengan informasi terbaru, terpercaya, dan akurat. Temukan berita politik, ekonomi, teknologi, hiburan dan lainnya di Suarana.com.

Contact us: suaranagroup@gmail.com

DMCA Protection Google News Seedbacklink BlogPartner
© 2023 Member of SIG. All Rights Reserved.
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Kontak Kami
  • Sitemap
  • Kebijakan Privasi