Search
24 C
en
  • Sign in / Join
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Pasang Iklan
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Parlementaria
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Kepolisian
    • Ekonomi
    • Mahasiswa
    • DRPD
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Search
Dirgahayu Republik Indonesia ke-80 - Suarana.com
Home BERITA UTAMA DAERAH KARAWANG Pemerintah Dimana? Pungli berkedok LKS di Karawang Picu Gelombang Protes Berjilid- jilid
BERITA UTAMA DAERAH KARAWANG

Pemerintah Dimana? Pungli berkedok LKS di Karawang Picu Gelombang Protes Berjilid- jilid

Redaksi
Redaksi
23 Jan, 2025 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
 
KARAWANG | Suarana.com – Di tengah kesulitan ekonomi yang kian mencekik, praktik pungutan liar (pungli) berkedok penjualan Lembar Kerja Siswa (LKS) kembali menjadi perhatian. Para orang tua siswa mengeluhkan mahalnya biaya yang harus dikeluarkan untuk pendidikan dasar, yang seharusnya gratis sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945 dan Peraturan Mendikbud No. 44 Tahun 2012.
Lagi dan lagi Salah satu wali murid yang mencurhatkan keluhnya lewat jejaring fb mengungkapkan keluhannya. Ia bahkan sampai terjerat utang rentenir demi menyekolahkan anaknya.

"Kami susah payah cari nafkah, bahkan sampai pinjam uang ke rentenir demi anak bisa sekolah. Tapi kenyataannya, sekolah gratis hanya slogan. Semua tetap harus bayar, termasuk LKS. Anak saya ketinggalan pelajaran karena tidak mampu beli LKS," tulisnya Kamis (23/01/2025).

Keluhan serupa juga datang dari wali murid lainnya yang bekerja serabutan. Mereka mengkritik penggunaan LKS yang dianggap tidak efektif karena guru hanya meminta siswa membuka halaman tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.

"Guru digaji pemerintah, tapi malah mengandalkan LKS. Kalau LKS harus beli sendiri, lalu apa fungsi guru? Kami yang tidak mampu hanya bisa kasihan melihat anak tertinggal pelajaran," tambah seorang wali murid lainnya.

Menanggapi isu ini, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Karawang, Yanto, menyebut pihaknya telah menggelar rapat bersama seluruh koordinator wilayah kecamatan bidang pendidikan (Korwilcambidik), kepala sekolah, dan perwakilan forum pendidikan lainnya untuk mengantisipasi praktik pungli.

"Kami sudah menegaskan larangan penjualan LKS dan pungli di sekolah. Semua Korwilcambidik diminta melakukan pengawasan ketat terhadap penerapan aturan ini," kata Yanto rabu (22/01).

Sementara itu, H. Asep Syaripudin,Komisi IV DPRD Karawang, memberikan tanggapan berbeda. Menurutnya, penjualan LKS sudah melalui musyawarah bersama dan tidak dapat langsung disebut sebagai pungli.

"Jika memang ada yang tidak mampu, harusnya disampaikan ke pihak sekolah karena pasti ada keringanan. Tidak ada paksaan untuk membeli LKS," jelas Asep.

Redaksi juga mencoba menghubungi Satgas Saber Pungli Karawang untuk menindaklanjuti laporan ini. Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak terkait.

Para wali murid berharap pemerintah daerah dan Dinas Pendidikan Karawang segera mengambil langkah tegas untuk menghentikan praktik pungli ini. Sistem pendidikan yang seharusnya gratis justru menjadi beban tambahan bagi masyarakat kecil di tengah kondisi ekonomi yang semakin sulit.

"Kami berharap ada solusi nyata, bukan hanya rapat dan wacana. Jika pemerintah serius, masalah ini harus segera diatasi," pungkasnya.
Via BERITA UTAMA
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Iklan DISDIKPORA
Iklan BMJ Agustus Baru
Iklan PDAM Karawang
Ucapan HUT RI Abdul Azis, SE
Ucapan Saidah Anwar
Ucapan Saidah Anwar

Stay Conneted

facebook Like
youtube Subscribe
instagram Follow
tiktok

Featured Post

Advokat Asep Agustian Apresiasi Laporan MJ, tapi Ingatkan Jangan Seret Nama Sekda

Redaksi- 2:23:00 PM 0
Advokat Asep Agustian Apresiasi Laporan MJ, tapi Ingatkan Jangan Seret Nama Sekda
KARAWANG | Suarana.com - Ketua DPC PERADI (Perhimpunan Advokat Indonesia) Kabupaten Karawang - Jawa Barat, Asep Agustian SH. MH mengapresiasi langkah MJ, se…

Most Popular

Gas Elpiji 3 Kg Langka di Kotabumi, Harga Tembus Rp32 Ribu per Tabung

Gas Elpiji 3 Kg Langka di Kotabumi, Harga Tembus Rp32 Ribu per Tabung

4:33:00 PM
Dewan Mahasiswa Pospera Sumut Desak Poldasu Copot Kapolres Taput.

Dewan Mahasiswa Pospera Sumut Desak Poldasu Copot Kapolres Taput.

8:53:00 PM
Panjat Pinang di Atas Sungai Jadi Puncak HUT RI ke-80 di Kojengkang

Panjat Pinang di Atas Sungai Jadi Puncak HUT RI ke-80 di Kojengkang

11:54:00 AM

TRENDING PILIHAN

HUT ke-11, RS Lira Medika Gelar Lomba Karya Jurnalistik Bertema "Fragmen Kehidupan dari Sudut Rumah Sakit"

HUT ke-11, RS Lira Medika Gelar Lomba Karya Jurnalistik Bertema "Fragmen Kehidupan dari Sudut Rumah Sakit"

6:46:00 PM
Janji Dibayar, Tapi Tak Kunjung Lunas, Pemasok Ancam Tempuh Jalur Hukum!

Janji Dibayar, Tapi Tak Kunjung Lunas, Pemasok Ancam Tempuh Jalur Hukum!

6:15:00 PM
Diduga Cemburu Buta, Suami di Karawang Tusuk Istri 11 Kali hingga Tewas!

Diduga Cemburu Buta, Suami di Karawang Tusuk Istri 11 Kali hingga Tewas!

2:53:00 PM

TRENDING MINGGU INI

Gas Elpiji 3 Kg Langka di Kotabumi, Harga Tembus Rp32 Ribu per Tabung

Gas Elpiji 3 Kg Langka di Kotabumi, Harga Tembus Rp32 Ribu per Tabung

4:33:00 PM
Dewan Mahasiswa Pospera Sumut Desak Poldasu Copot Kapolres Taput.

Dewan Mahasiswa Pospera Sumut Desak Poldasu Copot Kapolres Taput.

8:53:00 PM
Panjat Pinang di Atas Sungai Jadi Puncak HUT RI ke-80 di Kojengkang

Panjat Pinang di Atas Sungai Jadi Puncak HUT RI ke-80 di Kojengkang

11:54:00 AM

Media Network

  • Suarana.com
  • Jabar Suarana
  • Jateng Suarana
  • Jatim Suarana
  • Sumsel Suarana
  • Sumut Suarana
  • Aceh Suarana
  • Lampung Suarana
  • Kalbar Suarana
  • Pontianak Suarana
  • Epaper Suarana
  • Tv Suarana
  • Suarana Group
  • Edu Suarana
  • Umkm Suarana
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman

PT. Media Suarana Mahesa

Portal berita terkini dengan informasi terbaru, terpercaya, dan akurat. Temukan berita politik, ekonomi, teknologi, hiburan dan lainnya di Suarana.com.

Contact us: suaranagroup@gmail.com

DMCA.com Protection Status Google News

Follow Us

© Suarana.com 2023 All Right reserved
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Kontak Kami
  • Sitemap
  • Kebijakan Privasi