Telusuri
24 C
id
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • HUKUM & KRIMIMAL
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Network
    • Sumsel
    • Sumut
    • Jateng
    • Jabar
    • Jatim
    • Kalbar
    • Pontianak
    • Aceh
    • Lampung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Telusuri
Beranda BERITA UTAMA DAERAH HEADLINE PENDIDIKAN SAMARINDA Mahasiswa Soroti Pemangkasan Anggaran KIP Kuliah dan BPI, Ajak Aksi Kawal Pendidikan
BERITA UTAMA DAERAH HEADLINE PENDIDIKAN SAMARINDA

Mahasiswa Soroti Pemangkasan Anggaran KIP Kuliah dan BPI, Ajak Aksi Kawal Pendidikan

Admin- Suarana.com
Admin- Suarana.com
16 Feb, 2025 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
 

SAMARINDA | Suarana.com - Beredar kabar bahwa anggaran untuk program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah dan Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) mengalami pemangkasan sebagai bagian dari efisiensi anggaran. Keputusan ini menuai sorotan, terutama karena pendidikan seharusnya menjadi investasi utama dalam kemajuan bangsa.

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Satryo Soemantri Brodjonegoro mengungkapkan bahwa efisiensi anggaran di kementeriannya mencapai Rp14,3 triliun. Adapun total anggaran Kemendikti-Saintek sebesar Rp56,6 triliun. Selain itu, dana Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) yang semula Rp6,01 triliun turut mengalami pemangkasan hingga 50 persen. Satryo pun mengusulkan agar anggaran tersebut dikembalikan.

Mahasiswa Soroti Kebijakan

Mahasiswa pun angkat suara terkait kebijakan ini. Muhammad Aris Saputra, mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UINSI Samarinda, menilai pemangkasan anggaran pendidikan bertentangan dengan amanat UUD 1945.

"Bagaimana Indonesia bisa mencapai Indonesia Emas jika anggaran pendidikan justru dipangkas? Ini bisa berujung pada kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) di perguruan tinggi. Padahal, pendidikan tinggi adalah hak semua anak bangsa," ujarnya Sabtu pada Suarana.com (16/02/2025).

Aris juga mempertanyakan peran mahasiswa FTIK UINSI dalam menyikapi isu ini.
"Kemana suara kritis mahasiswa FTIK UINSI yang notabene merupakan fakultas yang bergerak di bidang pendidikan? Mengapa justru mahasiswa dari fakultas lain yang lebih peduli terhadap masalah ini? Apakah ada yang salah dalam kepengurusan DEMA atau lembaga-lembaga lain di lingkungan FTIK?" pungkasnya.

Aksi Kawal Pendidikan

Menanggapi situasi ini, mahasiswa menginisiasi aksi kawal pendidikan yang akan digelar di Universitas Mulawarman. Aris mengajak seluruh mahasiswa untuk turut serta dalam aksi ini.
"Ada panggilan jiwa malam ini di Universitas Mulawarman. Aksi mengawal pendidikan harus dilakukan. Apakah kita akan tinggal diam tanpa ada gerakan konkret?" serunya.

Ia juga menyebut bahwa manajemen aksi telah disusun oleh DEMA FTIK.
"Jika kawan-kawan belum hadir dalam konsolidasi kemarin, berarti implementasi dari manajemen aksi ini belum terlihat. Mari bergerak bersama!" tutupnya.(rls/red)
Via BERITA UTAMA
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

❤️

Apresiasi Karya Suarana.com

Dukung kami untuk terus menghadirkan informasi dan karya jurnalistik yang bermanfaat bagi masyarakat.

Nominal Apresiasi
Rp
Input Disini
Scan QRIS untuk Membayar
Nominal:
Msp Print
NMID: ID1022225786493

Setelah melakukan pembayaran, silakan kirim bukti pembayaran melalui WhatsApp untuk konfirmasi.

Advertisement
❤️

Apresiasi Karya Suarana.com

Dukung kami untuk terus menghadirkan informasi dan karya jurnalistik yang bermanfaat bagi masyarakat.

Nominal Apresiasi
Rp
Minimal apresiasi Rp25.000
Scan QRIS untuk Membayar
Nominal:
Msp Print
NMID: ID1022225786493

Setelah melakukan pembayaran, silakan kirim bukti pembayaran melalui WhatsApp untuk konfirmasi.

Stay Conneted

facebook Like
youtube Langganan
instagram Follow
tiktok

Featured Post

50 Pelajar Dikukuhkan Jadi Paskibraka Karawang 2026, Dua Wakili Jawa Barat

Redaksi- 1:11:00 AM 0
50 Pelajar Dikukuhkan Jadi Paskibraka Karawang 2026, Dua Wakili Jawa Barat
KARAWANG | Suarana.com -  Sebanyak 50 pelajar resmi dikukuhkan sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Karawang Tahun 2026. Pr…

Trending

Muaythai Karawang Raih 8 Medali di Kejurnas Indonesia Muaythai Championship 2026

Muaythai Karawang Raih 8 Medali di Kejurnas Indonesia Muaythai Championship 2026

8:21:00 AM
Oplos LPG Subsidi 3 Kg ke Tabung 12 Kg Dibongkar Polisi di Karawang

Oplos LPG Subsidi 3 Kg ke Tabung 12 Kg Dibongkar Polisi di Karawang

9:51:00 PM
LBH Arya Mandalika Desak Revitalisasi Pasar Kanoman Cirebon Ditunda, Soroti Retribusi dan Aset

LBH Arya Mandalika Desak Revitalisasi Pasar Kanoman Cirebon Ditunda, Soroti Retribusi dan Aset

8:10:00 AM
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman

PT. Media Suarana Mahesa

Portal berita terkini dengan informasi terbaru, terpercaya, dan akurat. Temukan berita politik, ekonomi, teknologi, hiburan dan lainnya di Suarana.com.

Contact us: suaranagroup@gmail.com

DMCA Protection Google News Seedbacklink BlogPartner
© 2023 Member of MSP. All Rights Reserved.
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Kontak Kami
  • Sitemap
  • Kebijakan Privasi