Telusuri
24 C
id
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Baca E-Paper Suarana Gratis
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • HUKUM & KRIMIMAL
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Network
    • Sumsel
    • Sumut
    • Jateng
    • Jabar
    • Jatim
    • Kalbar
    • Pontianak
    • Aceh
    • Lampung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Telusuri
Beranda BERITA UTAMA DAERAH HUKRIM INVESTIGASI KARAWANG Depan Pabrik di Walahar Jadi Pasar Tramadol dan Eksimer, Polisi ke Mana?
BERITA UTAMA DAERAH HUKRIM INVESTIGASI KARAWANG

Depan Pabrik di Walahar Jadi Pasar Tramadol dan Eksimer, Polisi ke Mana?

Redaksi
Redaksi
08 Sep, 2025 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
 

KARAWANG | Suarana.com – Peredaran obat keras golongan G di Karawang benar-benar sudah kelewat batas. Di Jalan Curug Walahar, tepat di depan sebuah pabrik, transaksi haram ini berjalan terang-terangan. Kiosnya tampak tertutup, tapi nyatanya dijadikan markas penjualan obat keras, seolah kebal hukum dan dilindungi.

Pantauan tim media pada Minggu (7/9/2025) mengungkap modus busuk yang dipakai. Kios sengaja hanya dibuka sedikit, lalu dari dalam tangan seseorang menyodorkan obat sesuai pesanan. Sementara di luar, penjaga kios santai melayani pembeli dengan sistem cash on delivery (COD). 

Ironisnya, puluhan orang datang silih berganti setiap beberapa menit tanpa ada rasa takut akan razia aparat.

Lebih parah, saat dimintai keterangan, penjaga kios justru bertingkah arogan. Bukannya menjawab, ia malah bersikap arogan, memeriksa kartu identitas wartawan, dan melontarkan ancaman kasar.

“Urusannya apa? Di sini aman-aman saja, nggak ada yang komplain. Siapa yang lapor? Kalau abang saya datang marah-marah, tahu rasa kamu,” ucapnya.

Puncaknya, di tengah adu mulut, penjual sempat mencoba menyelipkan selembar uang Receh kepada wartawan. Sogokan receh itu menimbulkan dugaan kuat bahwa praktik seperti ini sudah jadi kebiasaan setiap kali wartawan datang – upaya murahan untuk membungkam media.

Siapa yang membekingi mereka hingga berani sebegitu jumawanya? Bagaimana mungkin penjual obat keras berani menantang media, menyuap, dan tetap bebas berjualan di depan mata aparat?

“Warga resah, tapi aparat seolah tutup mata. Kami butuh tindakan tegas, bukan sekadar patroli basa-basi,” tegas seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Kini bola panas ada di tangan aparat. Jika tidak segera bertindak, dugaan permainan di balik peredaran obat terlarang ini akan semakin terang benderang.

(Tim)



Biar nggak ketinggalan info penting, yuk follow Channel WhatsApp Suarana.com!
Via BERITA UTAMA
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertisement
- Advertisment -

Ads

Ads

Stay Conneted

facebook Like
youtube Langganan
instagram Follow
tiktok

Featured Post

Empat Lokasi Tambang di Tunggulpandean Jepara Tak Berizin, Masuk Kawasan Pertanian

Redaksi- 11:07:00 AM 0
Empat Lokasi Tambang di Tunggulpandean Jepara Tak Berizin, Masuk Kawasan Pertanian
JEPARA | Suarana.com - Empat lokasi aktivitas tambang di Desa Tunggulpandean, Kecamatan Nalumsari, Jepara, berada di kawasan tanaman pangan. Cabang Dinas ESDM…
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman

PT. Media Suarana Mahesa

Portal berita terkini dengan informasi terbaru, terpercaya, dan akurat. Temukan berita politik, ekonomi, teknologi, hiburan dan lainnya di Suarana.com.

Contact us: suaranagroup@gmail.com

DMCA Protection Google News Seedbacklink BlogPartner

Hubungi Kami

089678588388 Suaranagroup@gmail.com
Lamaran Palumbonsari
Karawang Timur
Kab. Karawang 41314
© 2023 Member of MSP. All Rights Reserved.
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Kontak Kami
  • Sitemap
  • Kebijakan Privasi