Telusuri
24 C
id
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Baca E-Paper Suarana Gratis
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • HUKUM & KRIMIMAL
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Network
    • Sumsel
    • Sumut
    • Jateng
    • Jabar
    • Jatim
    • Kalbar
    • Pontianak
    • Aceh
    • Lampung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Telusuri
Beranda BERITA UTAMA DAERAH HEADLINE HUKRIM KARAWANG Preman Bayaran Obat Tramadol Bawa Sajam, Keroyok Wartawan di Karawang
BERITA UTAMA DAERAH HEADLINE HUKRIM KARAWANG

Preman Bayaran Obat Tramadol Bawa Sajam, Keroyok Wartawan di Karawang

Redaksi
Redaksi
14 Sep, 2025 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
 

KARAWANG | Suarana.com – Dua wartawan di Karawang menjadi korban pengeroyokan saat mencoba menelusuri tempat yang diduga menjual obat keras golongan G, termasuk Tramadol, secara ilegal. Peristiwa terjadi di Dusun Peundeuy, Desa Karyamukti, Kecamatan Lemahabang. Wartawan Ar mengalami luka-luka, sedangkan rekannya Alf selamat tanpa cedera serius.

Seorang warga Peundeuy menegaskan, kasus ini bukan yang pertama kali terjadi. 

“Sudah banyak laporan dan keluhan warga terkait peredaran obat keras, tapi tetap saja tidak ditindak. Kios sempat tutup sementara, tapi buka lagi,” ujarnya, Sabtu malam (13/9/2025).

Warga lain, yang muak dengan lambannya aparat, mengancam akan melaporkan kasus ini langsung ke Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, jika tindakan tegas tak segera dilakukan.

Korban melaporkan pengeroyokan itu ke Polres Karawang pada Sabtu malam. Menurut keterangan saksi, pelaku diduga membawa senjata tajam saat menyerang wartawan. Unit Reskrim Polres datang mengecek lokasi dan membawa Ar ke RSUD Karawang untuk visum, sesuai prosedur pelaporan.

Tim investigasi Media menemukan fakta mengejutkan: sejumlah kios tetap melayani pembeli obat keras secara sistem COD, meski tampak tertutup. Puluhan pembeli datang silih berganti tanpa rasa takut, sementara aparat kesulitan menindak pelaku.

“Pelaku berani buka ruko atau sewa toko. Keuntungan bisnis kotor ini luar biasa besar, sementara aparat seolah lamban. Anak-anak kita jadi korban, masyarakat resah,” tegas Baba, tokoh pemuda beberapa minggu lalu.

Fenomena penyamaran kios ini bukan kasus tunggal. Tim investigasi mencatat puluhan titik di berbagai wilayah Karawang yang diduga menjadi pusat peredaran obat keras golongan G, termasuk Tramadol.

Hingga berita ini terbit, media masih mencari kejelasan, sementara korban menunggu hasil laporan resmi yang telah disampaikan aparat.

(Red)


Biar nggak ketinggalan info penting, yuk follow Channel WhatsApp Suarana.com!
Via BERITA UTAMA
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertisement
- Advertisment -

Ads

Ads

Stay Conneted

facebook Like
youtube Langganan
instagram Follow
tiktok

Featured Post

Empat Lokasi Tambang di Tunggulpandean Jepara Tak Berizin, Masuk Kawasan Pertanian

Redaksi- 11:07:00 AM 0
Empat Lokasi Tambang di Tunggulpandean Jepara Tak Berizin, Masuk Kawasan Pertanian
JEPARA | Suarana.com - Empat lokasi aktivitas tambang di Desa Tunggulpandean, Kecamatan Nalumsari, Jepara, berada di kawasan tanaman pangan. Cabang Dinas ESDM…
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman

PT. Media Suarana Mahesa

Portal berita terkini dengan informasi terbaru, terpercaya, dan akurat. Temukan berita politik, ekonomi, teknologi, hiburan dan lainnya di Suarana.com.

Contact us: suaranagroup@gmail.com

DMCA Protection Google News Seedbacklink BlogPartner

Hubungi Kami

089678588388 Suaranagroup@gmail.com
Lamaran Palumbonsari
Karawang Timur
Kab. Karawang 41314
© 2023 Member of MSP. All Rights Reserved.
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Kontak Kami
  • Sitemap
  • Kebijakan Privasi