Telusuri
  • Masuk / Bergabung
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • HUKRIM & KRIMIMAL
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Network
    • Sumsel
    • Sumut
    • Jateng
    • Jabar
    • Jatim
    • Kalbar
    • Pontianak
    • Aceh
    • Lampung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Beranda BERITA UTAMA DAERAH JAWA BARAT KARAWANG Dedi Mulyadi Soroti Tanggul Bambu Penyebab Banjir Karawang, Desak BBWS Citarum Segera Bertindak
BERITA UTAMA DAERAH JAWA BARAT KARAWANG

Dedi Mulyadi Soroti Tanggul Bambu Penyebab Banjir Karawang, Desak BBWS Citarum Segera Bertindak

Redaksi
Redaksi
27 Feb, 2026 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

KARAWANG | Suarana.com - Teka-teki penyebab banjir yang kerap melanda Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menjadi sorotan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Gubernur yang akrab disapa KDM itu menilai banjir di Karawang bukan semata-mata disebabkan faktor alam, melainkan akibat banyaknya tanggul sungai yang jebol karena kualitas konstruksi yang dinilai tidak memadai.

Menurut Dedi, sejumlah tanggul masih dibangun menggunakan material sementara seperti bambu dan karung berisi pasir, sehingga tidak mampu menahan debit air saat intensitas hujan tinggi.

“Banjir di Karawang, problem utamanya sungai-sungainya tanggulnya jebol. Semoga itu bisa segera ditangani, karena itu wilayah BBWS,” ujar Dedi, mengutip dari ANTARA Jumat (27/2/2026).

Ia meminta Balai Besar Wilayah Sungai Citarum (BBWS) Citarum segera turun tangan melakukan pembenahan, mengingat kewenangan pengelolaan sungai berada di bawah lembaga tersebut.

Mantan Bupati Purwakarta itu mengaku prihatin karena masih ditemukan infrastruktur vital pengendali banjir yang dibangun dengan daya tahan rendah.

“Saya lihat tanggul sementaranya ada yang dibuat dari bambu, pasir dikarungin,” katanya.

Meski melontarkan kritik, Dedi menyatakan memahami kemungkinan kendala yang dihadapi instansi terkait, terutama persoalan anggaran yang dapat menghambat percepatan pembangunan tanggul permanen.

“Mungkin pembiayaan yang belum turun,” ucapnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat, lanjut Dedi, mendorong percepatan perbaikan tanggul dengan konstruksi yang lebih kuat dan berkelanjutan guna meminimalkan risiko banjir di masa mendatang, terutama di tengah tingginya curah hujan di wilayah utara Jawa Barat.(rizki)



Sumber : ANTARA
Via BERITA UTAMA
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertisement
- Advertisment -
📢 Ikuti berita terkini Suarana.com di:
WhatsApp Google News
Iklan

Stay Conneted

facebook Like
youtube Langganan
instagram Follow
tiktok

Featured Post

Viktor Edison Kritik Klausul Ancaman Pidana dalam Surat Tunggakan Sekolah

Redaksi- 8:55:00 PM 0
Viktor Edison Kritik Klausul Ancaman Pidana dalam Surat Tunggakan Sekolah
KARAWANG | Suarana.com – Aktivis Gerakan Taruna (GETAR), Viktor Edison, SH, mengkritisi isi surat pernyataan pembayaran tunggakan biaya pendidikan di SMP Al-…

Trending

Whuush Hadir di Karawang, Argo Murah dan Komisi Paling Ringan

Whuush Hadir di Karawang, Argo Murah dan Komisi Paling Ringan

11:51:00 PM
Akses Warga Terhambat, Proyek Jalan Alternatif di Purwadana Tunggu Respons PLN

Akses Warga Terhambat, Proyek Jalan Alternatif di Purwadana Tunggu Respons PLN

1:27:00 AM
Di Hadapan Pelaku UMKM, Bupati Aep Puji Dedikasi Rekan Media

Di Hadapan Pelaku UMKM, Bupati Aep Puji Dedikasi Rekan Media

11:04:00 PM
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman

PT. Media Suarana Mahesa

Portal berita terkini dengan informasi terbaru, terpercaya, dan akurat. Temukan berita politik, ekonomi, teknologi, hiburan dan lainnya di Suarana.com.

Contact us: suaranagroup@gmail.com

DMCA.com Protection Status Google News
© 2023 Member of SIG. All Rights Reserved.
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Kontak Kami
  • Sitemap
  • Kebijakan Privasi