Telusuri
  • Masuk / Bergabung
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • HUKRIM & KRIMIMAL
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Network
    • Sumsel
    • Sumut
    • Jateng
    • Jabar
    • Jatim
    • Kalbar
    • Pontianak
    • Aceh
    • Lampung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Beranda BERITA UTAMA HEADLINE TEKNOLOGI iPhone 17 Pro Max Ramai Dijual Kembali, Ada Apa dengan Flagship Terbaru Apple?
BERITA UTAMA HEADLINE TEKNOLOGI

iPhone 17 Pro Max Ramai Dijual Kembali, Ada Apa dengan Flagship Terbaru Apple?

Redaksi
Redaksi
23 Feb, 2026 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


KARAWANG | Suarana.com - Bagi para pecinta gadget, punya ponsel flagship terbaru tentu jadi kebanggaan tersendiri. Namun siapa sangka, seri termahal Apple justru menjadi yang paling banyak dijual kembali di pasar tukar tambah.

iPhone 17 Pro Max yang dirilis secara global pada September 2025 dilaporkan mendominasi pasar trade-in independen di Amerika Serikat hanya dalam waktu sekitar lima bulan sejak peluncurannya.

Berdasarkan laporan SellCell yang dikutip MacRumors, Senin (23/2/2026), model tersebut menyumbang 11,5 persen dari total 20 ponsel teratas yang masuk daftar tukar tambah. Data ini dihimpun dari catatan internal serta tren harga pasar sekunder yang melibatkan sekitar 40 pembeli iPhone independen di AS.

Angka tersebut melonjak signifikan dibanding November yang masih berada di level 5,1 persen. Artinya, dalam waktu singkat, minat untuk menjual kembali perangkat ini meningkat lebih dari dua kali lipat.

Menariknya, mayoritas unit yang ditukar bukan karena kerusakan. Sekitar 86 persen tercatat dalam kondisi prima atau sangat baik, menandakan perangkat dijual kembali tidak lama setelah dibeli.

Sebagai perbandingan, seri sebelumnya, iPhone 16 Pro Max, mencatat angka 32,5 persen pada periode yang sama. Bahkan nilai jual kembalinya disebut lebih tinggi sekitar US$95 dibanding generasi sebelumnya di fase yang serupa.

Untuk harga pasar sekunder, iPhone 17 Pro Max dalam kondisi prima saat ini berada di kisaran US$967,5, turun dari harga peluncuran sebesar US$1.199.

Fenomena ini memperlihatkan bahwa smartphone premium kini tak hanya menjadi perangkat komunikasi, tetapi juga bisa dianggap sebagai aset jangka pendek yang relatif likuid ketika pemiliknya membutuhkan dana cepat.(rizki)


Sumber : CNBC
Via BERITA UTAMA
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertisement
- Advertisment -
📢 Ikuti berita terkini Suarana.com di:
WhatsApp Google News
Iklan

Stay Conneted

facebook Like
youtube Langganan
instagram Follow
tiktok

Featured Post

Kapolda Jabar Buka Bazar Pangan Murah di Karawang, Ojol Terima Bantuan Sembako

Redaksi- 8:53:00 PM 0
Kapolda Jabar Buka Bazar Pangan Murah di Karawang, Ojol Terima Bantuan Sembako
KARAWANG | Suarana.com – Ratusan warga tampak antusias memadati Lapang Karangpawitan, Karawang, Selasa (24/2/2026), saat Bazar Gerakan Pangan Murah digelar me…

Trending

Whuush Hadir di Karawang, Argo Murah dan Komisi Paling Ringan

Whuush Hadir di Karawang, Argo Murah dan Komisi Paling Ringan

11:51:00 PM
Akses Warga Terhambat, Proyek Jalan Alternatif di Purwadana Tunggu Respons PLN

Akses Warga Terhambat, Proyek Jalan Alternatif di Purwadana Tunggu Respons PLN

1:27:00 AM
Di Hadapan Pelaku UMKM, Bupati Aep Puji Dedikasi Rekan Media

Di Hadapan Pelaku UMKM, Bupati Aep Puji Dedikasi Rekan Media

11:04:00 PM
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman

PT. Media Suarana Mahesa

Portal berita terkini dengan informasi terbaru, terpercaya, dan akurat. Temukan berita politik, ekonomi, teknologi, hiburan dan lainnya di Suarana.com.

Contact us: suaranagroup@gmail.com

DMCA.com Protection Status Google News
© 2023 Member of SIG. All Rights Reserved.
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Kontak Kami
  • Sitemap
  • Kebijakan Privasi