Telusuri
24 C
id
  • Masuk / Bergabung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • HUKRIM & KRIMIMAL
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Network
    • Sumsel
    • Sumut
    • Jateng
    • Jabar
    • Jatim
    • Kalbar
    • Pontianak
    • Aceh
    • Lampung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Telusuri
Beranda BERITA UTAMA DAERAH INVESTIGASI Askun Soroti HPS PUPR Karawang Tak Update, Kontraktor Terancam Merugi
BERITA UTAMA DAERAH INVESTIGASI

Askun Soroti HPS PUPR Karawang Tak Update, Kontraktor Terancam Merugi

Redaksi
Redaksi
13 Apr, 2026 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

KARAWANG | Suarana.com – Sejumlah penyedia jasa konstruksi (pemborong) yang mengerjakan proyek jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang mengeluhkan ketidaksesuaian Harga Perkiraan Sendiri (HPS) dengan harga riil material di pasaran.

Keluhan tersebut mencuat setelah para kontraktor membandingkan HPS yang ditetapkan Bidang Jalan PUPR Karawang dengan harga material konstruksi jalan yang terus mengalami perubahan di lapangan.

Menanggapi hal itu, Praktisi Hukum dan Pengamat Kebijakan, Asep Agustian, SH., MH., angkat bicara. Ia menilai Kabid Jalan PUPR Karawang belum bekerja secara profesional karena tidak memperbarui data HPS sesuai perkembangan harga pasar.

“Saya minta Kabid Jalan PUPR turun langsung ke lapangan untuk mengecek harga material konstruksi sebelum menetapkan HPS. Jangan hanya beranggapan kondisi aman tanpa data yang akurat,” ujarnya, Senin (13/4/2026).

Pria yang akrab disapa Askun itu juga mendesak agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap HPS pekerjaan jalan agar selaras dengan kondisi pasar saat ini.

Ia mencontohkan, harga hotmix AC-WC (Asphalt Concrete-Wearing Course) di pasaran saat ini berkisar Rp1,8 juta per ton untuk produk Plan Sumber Batu dan Rp1,9 juta per ton untuk produk Aston. Namun, HPS yang ditetapkan justru berada di atas harga tersebut.

“Ini menunjukkan HPS tidak update. Dampaknya, kontraktor bisa merugi. Mau untung malah buntung,” katanya.

Askun mengingatkan, jika kondisi ini terus dibiarkan, kualitas proyek jalan berpotensi menurun. Pasalnya, kontraktor bisa saja menyiasati spesifikasi pekerjaan agar tetap memperoleh keuntungan.

“Akibatnya, masyarakat yang dirugikan. Selain itu, potensi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga bisa meningkat di sektor ini,” tegasnya.

Ia menambahkan, jika alasan penetapan HPS adalah efisiensi anggaran, maka seharusnya dilakukan penyesuaian volume pekerjaan, bukan memaksakan harga yang tidak realistis.

“Kalau untuk efisiensi, silakan kurangi volume pekerjaan, misalnya dari 100 meter menjadi 75 meter. Jangan memaksakan HPS yang tidak sesuai pasar,” ucapnya.

Lebih lanjut, Askun meminta Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, untuk turun tangan mengevaluasi kinerja Kabid Jalan PUPR Karawang demi menjaga kualitas pembangunan infrastruktur.

“Saya yakin Bupati memahami persoalan ini, mengingat latar belakang beliau di dunia konstruksi. Evaluasi perlu dilakukan agar kualitas proyek tetap terjaga dan hak masyarakat terpenuhi,” pungkasnya.


**
Via BERITA UTAMA
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertisement
📢 Ikuti berita terkini Suarana.com di:
WhatsApp Google News
>

Stay Conneted

facebook Like
youtube Langganan
instagram Follow
tiktok

Featured Post

Sekretaris RT/RW Palumbonsari Apresiasi Program BPJS dari Pemkab Karawang

Redaksi- 3:29:00 PM 0
Sekretaris RT/RW Palumbonsari Apresiasi Program BPJS dari Pemkab Karawang
KARAWANG | Suarana.com – Pemerintah Kabupaten Karawang resmi menyalurkan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warg…

Trending

Hari Nelayan 2026 di Karawang, Ratusan Warga Pesisir Tolak Kebijakan yang Dinilai Menggusur

Hari Nelayan 2026 di Karawang, Ratusan Warga Pesisir Tolak Kebijakan yang Dinilai Menggusur

5:22:00 PM
Genjot PMBM 2026, MAN 2 Karawang Targetkan Siswa Baru Lebih Banyak dari Lulusan

Genjot PMBM 2026, MAN 2 Karawang Targetkan Siswa Baru Lebih Banyak dari Lulusan

8:30:00 AM
Bermodal Rekomendasi, PT Duta Ampel Mulia Cabang Karawang Diduga Beroperasi Tanpa Izin, Sejumlah Instansi Disorot

Bermodal Rekomendasi, PT Duta Ampel Mulia Cabang Karawang Diduga Beroperasi Tanpa Izin, Sejumlah Instansi Disorot

9:44:00 AM
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman

PT. Media Suarana Mahesa

Portal berita terkini dengan informasi terbaru, terpercaya, dan akurat. Temukan berita politik, ekonomi, teknologi, hiburan dan lainnya di Suarana.com.

Contact us: suaranagroup@gmail.com

DMCA.com Protection Status Google News
© 2023 Member of SIG. All Rights Reserved.
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Kontak Kami
  • Sitemap
  • Kebijakan Privasi