Telusuri
24 C
id
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Baca E-Paper Suarana Gratis
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • HUKUM & KRIMIMAL
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Network
    • Sumsel
    • Sumut
    • Jateng
    • Jabar
    • Jatim
    • Kalbar
    • Pontianak
    • Aceh
    • Lampung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Telusuri
Baca E-Paper Suarana Gratis
Beranda BERITA UTAMA DPRD PERISTIWA Panas di Lahat! Bupati ‘Semprot’ Sekwan DPRD, Minta Mundur Usai Kisruh LKPJ
BERITA UTAMA DPRD PERISTIWA

Panas di Lahat! Bupati ‘Semprot’ Sekwan DPRD, Minta Mundur Usai Kisruh LKPJ

Redaksi
Redaksi
25 Apr, 2026 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

LAHAT | Suarana.com - Ketegangan antara eksekutif dan legislatif di Kabupaten Lahat mendadak memanas. Sorotan publik tertuju pada pernyataan tegas Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, yang secara terbuka meminta Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Lahat mundur dari jabatannya.

Momen panas itu terjadi usai pelantikan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lahat pada Selasa (21/4/2026). Dalam video yang beredar luas dan viral di media sosial, Bursah tampak meluapkan kekecewaannya terhadap kinerja Sekwan yang dinilai menjadi pemicu keretakan hubungan antara pemerintah daerah dan DPRD.

Dengan nada tinggi, ia bahkan melontarkan pernyataan yang mengejutkan.

“Mundur saja, karena dia membuat rusuh antara kami dengan DPR. DPR sudah datang, tapi dia tidak menghormati pergantian pejabat,” tegas Bursah.

Kemarahan tersebut dipicu oleh penundaan agenda penting pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025. Rapat yang seharusnya digelar di ruang utama DPRD Lahat itu batal terlaksana, memantik polemik di internal pemerintahan.

Bursah menilai, persoalan ini bukan sekadar kendala teknis, melainkan mencerminkan lemahnya koordinasi yang berpotensi mencoreng citra dan kinerja pemerintahan daerah.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati, Widia Ningsih, telah memberikan penjelasan terkait ketidakhadiran mereka dalam agenda tersebut karena adanya urusan penting di Jakarta.  

“Kami sudah jelaskan, kalau ada urusan di Jakarta, rapat dimundurkan. Tapi dia tidak menghormati forum,” ujarnya lagi.

Meski melontarkan kritik tajam, Bursah tetap menegaskan komitmennya terhadap keterbukaan. Ia mengaku tidak anti kritik dan justru menganggapnya sebagai bagian penting dalam membangun pemerintahan yang lebih baik.

“Saya tidak takut dikritik. Tanpa kritik, negara tidak akan maju,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Sekwan maupun pimpinan DPRD Lahat. Situasi ini pun memunculkan tanda tanya besar: ada apa sebenarnya di balik memanasnya hubungan eksekutif dan legislatif di Lahat?


Pewarta : Syahrial Syahrial
Editor : Rizki

Via BERITA UTAMA
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertisement
- Advertisment -

Ads

Ads

Stay Conneted

facebook Like
youtube Langganan
instagram Follow
tiktok

Featured Post

Satu per Satu Pejabat Bank Terseret, Kasus KPR Karawang Kini Jerat 7 Tersangka

Redaksi- 12:48:00 AM 0
Satu per Satu Pejabat Bank Terseret, Kasus KPR Karawang Kini Jerat 7 Tersangka
KARAWANG | Suarana.com – Kasus dugaan korupsi penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Bank Himbara Kantor Cabang Karawang pada PT Bumi Arta Sedayu (BAS) peri…
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman

PT. Media Suarana Mahesa

Portal berita terkini dengan informasi terbaru, terpercaya, dan akurat. Temukan berita politik, ekonomi, teknologi, hiburan dan lainnya di Suarana.com.

Contact us: suaranagroup@gmail.com

DMCA Protection Google News Seedbacklink BlogPartner

Hubungi Kami

089678588388 Suaranagroup@gmail.com
Lamaran Palumbonsari
Karawang Timur
Kab. Karawang 41314
© 2023 Member of MSP. All Rights Reserved.
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Kontak Kami
  • Sitemap
  • Kebijakan Privasi