Telusuri
  • Masuk / Bergabung
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • HUKUM & KRIMIMAL
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Network
    • Sumsel
    • Sumut
    • Jateng
    • Jabar
    • Jatim
    • Kalbar
    • Pontianak
    • Aceh
    • Lampung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Beranda BERITA UTAMA DAERAH LINGKUNGAN KPLHI Karawang Kutuk Keras Pelaku Pencemaran, Ratusan Ikan Mati Diduga Akibat Limbah B3
BERITA UTAMA DAERAH LINGKUNGAN

KPLHI Karawang Kutuk Keras Pelaku Pencemaran, Ratusan Ikan Mati Diduga Akibat Limbah B3

Redaksi
Redaksi
02 Jun, 2026 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

KARAWANG | Suarana.com – Ratusan ekor ikan ditemukan mati di saluran irigasi yang berada di kawasan Warung Bambu–Johar, Kabupaten Karawang, Selasa (2/6/2026) pagi. Peristiwa tersebut memicu dugaan adanya pencemaran lingkungan yang diduga berasal dari limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).

Berdasarkan keterangan warga yang berada di lokasi kejadian, kematian ikan dalam jumlah besar mulai terlihat sekitar pukul 08.00 WIB. Bahkan, ikan-ikan yang mati disebut mencapai berkarung-karung dan mengapung di sepanjang aliran irigasi.

"Terjadi pencemaran yang terindikasi limbah B3. Banyak ikan yang mati di saluran irigasi antara Warung Bambu dan Johar pada Selasa pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Ikan yang mati jumlahnya sangat banyak. Kami meminta Dinas Lingkungan Hidup segera menyelidiki dugaan pencemaran ini," ujar seorang warga di lokasi kejadian 02/06/2026.

Warga mengaku khawatir karena saluran irigasi tersebut tidak hanya digunakan untuk mengairi areal persawahan, tetapi juga dimanfaatkan oleh sebagian masyarakat dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Jika benar terjadi pencemaran, dampaknya dikhawatirkan dapat mengganggu kesehatan lingkungan dan masyarakat sekitar.

Menanggapi peristiwa tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Karawang Komite Peduli Lingkungan Hidup Indonesia (KPLHI), Ade Sofyan, mengecam keras pihak yang diduga bertanggung jawab atas pencemaran tersebut.

Menurutnya, tindakan membuang limbah ke saluran irigasi merupakan kejahatan lingkungan yang tidak dapat ditoleransi karena berpotensi merusak ekosistem dan mengancam keselamatan masyarakat.

"Kami mengutuk keras pelaku kejahatan lingkungan yang diduga membuang limbah ke saluran irigasi. Saluran tersebut digunakan untuk kebutuhan pertanian dan juga berkaitan dengan kepentingan masyarakat. Tidak ada toleransi bagi penjahat lingkungan yang merusak sumber daya alam dan mengancam kesehatan warga," tegas Ade Sofyan.

KPLHI mendesak instansi terkait, khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karawang, untuk segera turun ke lokasi melakukan investigasi, mengambil sampel air, serta menelusuri sumber pencemaran yang menyebabkan kematian massal ikan tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai penyebab pasti kematian ikan di saluran irigasi tersebut. Warga berharap pemerintah segera bertindak cepat agar dampak pencemaran tidak semakin meluas.

(Rizki Ramdani)
Via BERITA UTAMA
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertisement
📢 Ikuti berita terkini Suarana.com di:
WhatsApp Google News

Stay Conneted

facebook Like
youtube Langganan
instagram Follow
tiktok

Featured Post

KPLHI Karawang Kutuk Keras Pelaku Pencemaran, Ratusan Ikan Mati Diduga Akibat Limbah B3

Redaksi- 8:54:00 AM 0
KPLHI Karawang Kutuk Keras Pelaku Pencemaran, Ratusan Ikan Mati Diduga Akibat Limbah B3
KARAWANG | Suarana.com – Ratusan ekor ikan ditemukan mati di saluran irigasi yang berada di kawasan Warung Bambu–Johar, Kabupaten Karawang, Selasa (2/6/2026)…

Trending

Komitmen di Bidang Hukum, Aep Apriyatna Raih Sertifikat Profesional CPP

Komitmen di Bidang Hukum, Aep Apriyatna Raih Sertifikat Profesional CPP

9:52:00 AM
HUT ke-39 PERUMDAM Tirta Tarum Karawang, Usung Semangat Layanan Berkeadilan Menuju Karawang Maju dan Sehat

HUT ke-39 PERUMDAM Tirta Tarum Karawang, Usung Semangat Layanan Berkeadilan Menuju Karawang Maju dan Sehat

2:16:00 PM
Bupati Aep : Jangan Jadi Superman, Jadilah Superteam untuk Rakyat

Bupati Aep : Jangan Jadi Superman, Jadilah Superteam untuk Rakyat

1:26:00 PM
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman

PT. Media Suarana Mahesa

Portal berita terkini dengan informasi terbaru, terpercaya, dan akurat. Temukan berita politik, ekonomi, teknologi, hiburan dan lainnya di Suarana.com.

Contact us: suaranagroup@gmail.com

DMCA Protection Google News Seedbacklink
© 2023 Member of SIG. All Rights Reserved.
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Kontak Kami
  • Sitemap
  • Kebijakan Privasi