BERITA UTAMA
DAERAH
0
Dishub Karawang Luncurkan GEBRAK LALIN ASRI, Sasar Jalan dan Jembatan Kumuh
KARAWANG | Suarana.com - Kondisi sejumlah ruas jalan dan jembatan di Kabupaten Karawang yang dinilai mulai kumuh menjadi perhatian Dinas Perhubungan (Dishub) Karawang. Untuk meningkatkan kebersihan, kenyamanan, sekaligus keamanan pengguna jalan, Dishub resmi meluncurkan program GEBRAK LALIN ASRI, Selasa (13/8/2026).
GEBRAK LALIN ASRI merupakan singkatan dari Gerakan Pembersihan Jalan dan Jembatan untuk Lalu Lintas Aman, Mudah, dan Asri. Program tersebut dirancang sebagai gerakan berkelanjutan yang akan menyasar berbagai wilayah di Kabupaten Karawang secara bergantian.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Muhana, mengatakan program tersebut berangkat dari keprihatinan terhadap kondisi sejumlah fasilitas jalan dan jembatan yang dipenuhi debu, terlihat kumuh, hingga menjadi sasaran coretan liar.
Menurutnya, kondisi fasilitas umum tersebut tidak hanya berkaitan dengan persoalan kebersihan, tetapi juga menyangkut kenyamanan masyarakat serta citra daerah. Jalan dan jembatan menjadi bagian dari wajah Karawang yang secara langsung dilihat oleh masyarakat maupun pengguna jalan dari luar daerah.
"Kita mulai hari ini launching kegiatan namanya GEBRAK LALIN ASRI. Jadi gerakan pembersihan jalan dan jembatan untuk lalu lintas aman, mudah, ini kita akan berkelanjutan," ujar Muhana saat ditemui di lokasi kegiatan.
Ia menjelaskan, salah satu sasaran utama program tersebut adalah menciptakan suasana berlalu lintas yang lebih nyaman. Infrastruktur yang bersih dan tertata diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih tertib sekaligus memiliki rasa bangga terhadap lingkungan daerahnya.
"Minimal orang nanti yang berlalu lintas itu nyaman melihat jembatannya bagus, jembatannya rapi, jembatannya bersih. Ini bukan hanya soal estetika, tapi juga soal keselamatan dan kenyamanan," jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, Dishub Karawang menggandeng sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Kolaborasi dilakukan bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), khususnya unsur pemadam kebakaran (Damkar).
Sinergi tersebut diharapkan dapat membuat proses pembersihan fasilitas umum berjalan lebih maksimal sekaligus memastikan program tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata.
"Jadi berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan juga dengan BPBD khususnya Damkar. Jadi bukan saja gitu, jadi kita kalau bisa ini berkelanjutan, bukan sekarang aja ya, bukan sekarang aja berkelanjutan," tegas Muhana.
Untuk tahap awal, sejumlah jembatan yang dinilai membutuhkan perhatian akan menjadi sasaran pembersihan. Beberapa wilayah yang masuk dalam rencana kegiatan di antaranya Dawuan, Klari, Cikampek, hingga Dengklok.
"Nanti kita mungkin akan di Dengklok, mungkin nanti akan di Cikampek, jembatan-jembatan yang sudah kumuh, sudah banyak debu, sudah banyak coretan, kita akan bersihkan," ujarnya.
Muhana juga mengajak masyarakat, komunitas, serta pelaku usaha untuk ikut menjaga fasilitas yang telah dibersihkan. Menurutnya, keberlanjutan program tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi membutuhkan kepedulian bersama.
"Kalau sudah kita bersihkan, mari sama-sama kita jaga. Jangan sampai baru bersih seminggu sudah dicoret lagi. Ini milik kita bersama," pungkasnya.
Melalui GEBRAK LALIN ASRI, Pemkab Karawang menargetkan kondisi jalan dan jembatan di berbagai wilayah secara bertahap menjadi lebih bersih, aman, dan nyaman untuk digunakan masyarakat.
Kegiatan tersebut juga direncanakan menjadi agenda rutin Dishub Karawang setiap bulan dengan titik pelaksanaan yang berpindah-pindah. Program ini diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fasilitas umum, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan dan keindahan infrastruktur di Kabupaten Karawang.
(*)
(*)
Via
BERITA UTAMA
