BERITA UTAMA
PENDIDIKAN
0
Siswa SMAN 1 Jepara Soroti MBG, Jalan Rusak hingga Kapal Karimunjawa dalam Sosialisasi 4 Pilar MPR
JEPARA | Suarana.com – Sejumlah persoalan yang masih dirasakan masyarakat Jepara, mulai dari efektivitas program Makan Bergizi Gratis (MBG), kondisi jalan dan jembatan, akses transportasi Karimunjawa, layanan air bersih, hingga nasib tenaga honorer, disuarakan langsung oleh siswa SMAN 1 Jepara dalam Sosialisasi 4 Pilar MPR RI bersama Anggota DPR/MPR RI Dapil Jateng II Jamaludin Malik, Ahad (13/9/2026).
Berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat sehari-hari, mulai dari perbaikan akses jalan pelosok, peningkatan mutu layanan kesehatan dasar, hingga perbaikan sarana pendidikan, disampaikan secara langsung oleh para pelajar dalam agenda Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Aula SMAN 1 Jepara.
Kegiatan sosialisasi kebangsaan tersebut berkembang menjadi ruang dialog interaktif yang membahas kondisi nyata di lapangan. Para murid tidak hanya menyimak materi konstitusi, tetapi juga aktif menyampaikan saran perbaikan terkait efektivitas program pemerintah dan penajaman akurasi data penerima bantuan pendidikan agar tepat menyasar keluarga prasejahtera.
Isu efektivitas program pemerintah pusat juga menjadi sorotan dalam forum tersebut.
Salah satu murid kelas 12, Adnan Sajidin, secara lugas melontarkan penolakan terhadap pembiayaan program MBG apabila dalam realisasinya harus mengorbankan anggaran operasional pendidikan sekolah.
Menurutnya, program pemerintah semestinya tetap berjalan tanpa mengurangi kebutuhan dasar sekolah yang berkaitan langsung dengan proses pendidikan para siswa.
Persoalan infrastruktur wilayah juga disampaikan dalam acara tersebut. Murid asal Karimunjawa menuturkan urgensi pengoperasian kembali kapal perintis antarpulau, khususnya rute Karimunjawa–Pulau Parang.
Pengoperasian kembali jalur tersebut dinilai penting untuk mempermudah mobilitas warga. Selama ini, masyarakat harus menempuh perjalanan laut berjam-jam menggunakan perahu nelayan.
Selain persoalan transportasi antarpulau, kondisi jalan lingkungan di permukiman desa juga menjadi salah satu aspirasi yang disampaikan.
Perbaikan jembatan penghubung di kawasan Bapangan hingga keandalan pasokan air bersih PDAM di wilayah pesisir Bandengan turut diadukan dalam forum tersebut.
Berbagai aspirasi itu menunjukkan bahwa persoalan pelayanan publik yang dirasakan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan program berskala nasional, tetapi juga menyangkut kebutuhan dasar warga di tingkat daerah.
Dari kalangan tenaga pendidik dan kependidikan, harapan tertuju pada keberlanjutan karier pegawai honorer sekolah.
Staf tata usaha yang hadir menyampaikan permohonan dukungan agar tenaga honorer yang kini berstatus PPPK Paruh Waktu dapat terus diupayakan statusnya menjadi aparatur sipil negara penuh waktu di masa depan.
Selain persoalan status kepegawaian, transparansi pengelolaan pajak negara demi kesejahteraan sosial juga menjadi bagian dari aspirasi yang disampaikan dalam forum tersebut.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Jamaludin menegaskan komitmennya untuk mengawal seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat, termasuk para pelajar dan tenaga pendidik, ke tingkat kementerian maupun pimpinan parlemen di Senayan.
Menurutnya, kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI tidak sebatas penyampaian materi mengenai kehidupan berbangsa dan bernegara. Forum tersebut juga menjadi ruang untuk menyerap berbagai persoalan yang secara langsung dirasakan masyarakat.
Sebelumnya, Jamaludin menyampaikan bahwa makna pengamalan Empat Pilar sesungguhnya tecermin dari hadirnya negara dalam menyelesaikan kesulitan yang dihadapi masyarakat.
Dengan demikian, aspirasi yang muncul dalam kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai masukan dalam forum, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui jalur kelembagaan sesuai kewenangan masing-masing.
Berbagai persoalan yang disampaikan para siswa dan tenaga pendidik pun menjadi gambaran bahwa pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan dapat berjalan beriringan dengan keberanian masyarakat menyampaikan kritik, masukan, dan kebutuhan nyata di lingkungan mereka.
Sumber : smansara
Pewarta : Leon
Via
BERITA UTAMA
