Telusuri
24 C
id
  • Masuk / Bergabung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • HUKRIM & KRIMIMAL
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Network
    • Sumsel
    • Sumut
    • Jateng
    • Jabar
    • Jatim
    • Kalbar
    • Pontianak
    • Aceh
    • Lampung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Telusuri
Beranda HUKRIM NEWS Jeritan Petugas Pantarlih Kab Cianjur
HUKRIM NEWS

Jeritan Petugas Pantarlih Kab Cianjur

Redaksi
Redaksi
18 Apr, 2023 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


 























SUKABUMI | SUARANA - Kepolisian Cianjur Jawabarat, tengah menyelidiki kasus dugaan pemotongan upah Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) KPU di sejumlah kecamatan di Kabupaten Cianjur.Diduga pemotongan itu terjadi di beberapa kecamatan, bahkan nominal pemotongan nya mencapai Rp 500 ribu atau setengah dari upah petugas Pantarlih.


Dalam hal ini Kapolres Cianjur AKBP Aszhari Kurniawan mengatakan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan terkait dugaan pemotongan tersebut.

"Kita cek dulu, kita lihat apakah memang ada tindak pidananya atau tidak," kata dia saat ditemui di Mapolres Cianjur, Jalan KH abdullah bin Nuh, Senin 17/04/2023.

Dia mengatakan, Polres Cianjur juga kan berkomunikasi dengan pihak lainnya, salah satunya Bawaslu Cianjur. "Kita akan komunikasi dengan Bawaslu, karena ini juga tahapan pemilu," kata dia.

Di sisi lain, semula KPU Cianjur menyebut sudah mendapatkan laporan terkait dugaan pemotongan upah Pantarlih, di antaranya di tiga kecamatan, yakni Tanggeung, Cibeber, dan Sukaresmi.

Namun, terjadi juga pemotongan di Kecamatan Leles dengan nominal pemotongan yang mencapai Rp 500 ribu rupiah.

"Iya kan upah saya di bulan kedua dipotong setengahnya sebesar Rp 500 ribu. Untuk upah sebulan harusnya dapat Rp 1 juta," ujar petugas Pantarlih Desa Purabaya Kecamatan Leles Muhammad Kurniawan Alamsyah.


Menurutnya, uang upah tersebut dipotong oleh petugas PPS dan PPK. Namun dia tidak mengetahui tujuan dan alasan pemotongan.

"Saya tanya ini kenapa dipotong ke PPS, dan nominalnya besar sekali. Katanya oleh PPK dipotong Rp 300 ribu dan oleh PPS Rp 200 ribu. Tapi tidak dijelaskan kenapanya, katanya yang lain juga sama begitu," kata dia.

Dia meminta pemotongan tersebut diusut tuntas sebab hak dari para petugas Pantarlih tidak diberikan sesuai ketentuan. "Kita berbicara hak, kami sudah bekerja tapi tiba-tiba hak kami dipotong, ada apa ini? Harus diusut," tegasnya.


Sementara itu, Komisioner Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kabupaten Cianjur Rustiman, mengaku sudah mendapatkan laporan terkait dugaan pungli oleh petugas di tingkat PPK dan PPS di sejumlah kecamatan.


Menurutnya KPU Cianjur sudah menyebarkan broadcast imbauan dan peringatan agar tidak ada pemotongan terkait upah petugas Pantarlih.

"Begitu dapet info, langsung tim menyebarkan peringatan agar tidak da potongan. Sebagian sudah ada yang mengembalikan uang yang sebelumnya diminta dari Pantarlih," kata dia.


Rustiman menegaskan pihaknya tidak akan segan memberikan sanksi tertulis hingga pemberhentian apabila ada PPK dan PPS yang terbukti secara hukum melakukan pungutan liar.

"Alasannya untuk kegiatan dan ada yang bilang keingetan dari petugasnya. Tapi tetap dalami laporan ini. Kalau terbukti, sebesar apapun punglinya pasti akan kami tindak," sumber:detik.com


Editor: Rinto Wahyudi.

Via HUKRIM
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertisement
📢 Ikuti berita terkini Suarana.com di:
WhatsApp Google News
>

Stay Conneted

facebook Like
youtube Langganan
instagram Follow
tiktok

Featured Post

Polemik Parkir RSUD Karawang Memanas, Askun Desak Usut Dugaan Ijon Pokir dan Tolak Intervensi Media

Redaksi- 5:34:00 PM 0
Polemik Parkir RSUD Karawang Memanas, Askun Desak Usut Dugaan Ijon Pokir dan Tolak Intervensi Media
KARAWANG | Suarana.com – Pengamat sekaligus praktisi hukum, Asep Agustian, SH., MH., kembali angkat bicara terkait polemik usulan penggratisan biaya parkir …

Trending

JBN Karawang Minta Semua Pihak Tahan Diri, Soal Dugaan Intimidasi Wartawan

JBN Karawang Minta Semua Pihak Tahan Diri, Soal Dugaan Intimidasi Wartawan

11:51:00 AM
Kapolres Metro Bekasi Tegaskan Rekrutmen Polri Harus Bersih dan Humanis

Kapolres Metro Bekasi Tegaskan Rekrutmen Polri Harus Bersih dan Humanis

6:26:00 AM
Efisiensi Anggaran Lahat Tembus Rp700 Miliar, Gaji PPPK Paruh Waktu Jadi Sorotan

Efisiensi Anggaran Lahat Tembus Rp700 Miliar, Gaji PPPK Paruh Waktu Jadi Sorotan

6:51:00 PM
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman

PT. Media Suarana Mahesa

Portal berita terkini dengan informasi terbaru, terpercaya, dan akurat. Temukan berita politik, ekonomi, teknologi, hiburan dan lainnya di Suarana.com.

Contact us: suaranagroup@gmail.com

DMCA.com Protection Status Google News
© 2023 Member of SIG. All Rights Reserved.
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Kontak Kami
  • Sitemap
  • Kebijakan Privasi