Telusuri
24 C
id
  • Masuk / Bergabung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • HUKUM & KRIMIMAL
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Network
    • Sumsel
    • Sumut
    • Jateng
    • Jabar
    • Jatim
    • Kalbar
    • Pontianak
    • Aceh
    • Lampung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Telusuri
Beranda AKSI UNJUK RASA Studi tiru kades dan lurah Kudus ke Bali, tumbukan tanda tanya besar
AKSI UNJUK RASA

Studi tiru kades dan lurah Kudus ke Bali, tumbukan tanda tanya besar

Redaksi
Redaksi
27 Mei, 2023 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 


Kudus Jateng | SUARANA - stadi tiru ke pulau Bali yang di lakukan  oleh bupati Kudus beserta camat, kepala. Kepala Desa, lurah, dan kepala perangkat daerah timbulkan tanda tanya besar, dan jadi tranding topik serta sorotan tajam dari  berbagai kalangan, seperti, aktifis, praktit hukum, awak media  dan LSM..,

Salah satu LSM yang menyoroti  studi tiru  ke pulau Bali adalah  Komando Perjuangan Merah Putih ( KPMP) 


Hal yang mendi   perhatian  serius KPMP adalah masalah anggaran yang di gunakan untuk kegiatan yang di nilai hanya menghambur hamburkan anggaran. Lebih dari itu,terkait dengan uang saku  peserta, KPMP menyoroti tajam ' pasalnya ada nominal yg  berbeda  dari anggaran yg di tetapkan semula

   Kesempatan itu ketua KPMP Subianto ketika di temui nedia mengatakan, pihaknya mengetahui bahwa kegiatan studi tiru tersebut adalah  full baru, artinya mulai transportas,makan ,penginapan,kunjungan, semua ditanggung dengan dengan biaya dalam dokumen pelaksanaan Anggaran ( DPA) Dinas pemberdayaan masyarakat Desa ( PMD) yaitu dalam dokumen pelaksanaan anggaran nomor DPA/ A.13.0.00.0.00.010000/001/ 3023 tanggal 02 Januari 2024 tahun Anggaran 2023.

" Uang saku yang di keluarkan kades atau lurah diambilkan dari APBDes atau Anggaran kelurahan sebesar 160,000 rupiah per hari untuk perjalanan dinas selama 5 hari, atau 800,000 rupiah per kades / lurah" ujar Musbianto.

Tapi  di sinyalir dengan besaran uang saku tersebut para kades/ merasa keberatan dan enggan mengikuti kegiatan. 




Akhirnya di ketahui bahwa uang saku menjadi Rp 370,000/hari untuk tiap kades atau lurah. Musbianto menyebut, dirinya memiliki bukti  surat dari seluruh camat di kabupaten Kudus.

" Dalam surat itu seluruh camat mengintruksikan pada semua kades SE kabupaten Kudus untuk menambah u,ang sakunya menurut kebutuhan, sesuai kebutuhan desa atau kelurahan masing masing,     dengan penyiapan Serapi mungkin SPPD nya" tambah Musbianto. 

Menurut Musbianto,ketika bersama awak media yang tergabung di organisasi Persatuan jurnalis lndonesia ( PJI) mendatangi  kantor dinas  pemberdayaan masyarakat Desa ( PMD ) guna berklasifikasi, Namun ternyata kepala dinas PMD tidak ada di tempat


Akhirnya di temui sekretaris dinas PMD M . Nardi yang menerangkan bahwa stady tiru tersebut sangat     bermanfaat untuk kemajuan kabupaten Kudus. Menimba banyak ilmu di agar desa dan kelurahan  bersih dari korupsi.

Sedang kalau di tanya atas pagu uang saku  perhari untuk peserta( kades / lurah) Nardi menjawab Rp 370  000 perharinya.

* Mendengar jawaban itu memperkuat terbitnya surat edaran atau instruksi Dari Dinas PMD ke para camat untuk di teruskan kepada para kades/ lurah tersebut. Sehingga  kami menduga ada ada indikasi Dinas PMD mengajak para kades dan untuk berbuat korupsi,  atau memainkan APBDes demi kegiatan yg kurang bermanfaat" tambah Musbianto.


Hingga pernyataan ini di turunkan. Musbianto mengatakan pihaknya belum  mendapatkan jawaban atau tanggapan terkait yang saku para kades/ lurah.pihaknya  berencana melaporkan hal tersebut ke kejaksaan negeri Kudus.


( Faizun )

Via AKSI
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertisement
📢 Ikuti berita terkini Suarana.com di:
WhatsApp Google News

Stay Conneted

facebook Like
youtube Langganan
instagram Follow
tiktok

Featured Post

Pimred Etika News Kritik Keras SMKN 2 Karawang: Jangan Jadikan Birokrasi Tameng dari Konfirmasi Media

Redaksi- 12:33:00 PM 0
Pimred Etika News Kritik Keras SMKN 2 Karawang: Jangan Jadikan Birokrasi Tameng dari Konfirmasi Media
KARAWANG | Suarana.com – Kebijakan SMKN 2 Karawang yang meminta sejumlah dokumen administratif kepada wartawan sebelum memberikan konfirmasi resmi menuai krit…

Trending

Komitmen di Bidang Hukum, Aep Apriyatna Raih Sertifikat Profesional CPP

Komitmen di Bidang Hukum, Aep Apriyatna Raih Sertifikat Profesional CPP

9:52:00 AM
Mahasiswa UBP Raih Cum Laude Berkat Kerja Keras Sendiri, Wisuda Tanpa Membebani Orang Tua

Mahasiswa UBP Raih Cum Laude Berkat Kerja Keras Sendiri, Wisuda Tanpa Membebani Orang Tua

9:41:00 PM
Kematian Massal Ikan di Irigasi Johar Diduga Akibat Pencemaran, GWN Desak Investigasi dan Penegakan Hukum

Kematian Massal Ikan di Irigasi Johar Diduga Akibat Pencemaran, GWN Desak Investigasi dan Penegakan Hukum

6:47:00 PM
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman

PT. Media Suarana Mahesa

Portal berita terkini dengan informasi terbaru, terpercaya, dan akurat. Temukan berita politik, ekonomi, teknologi, hiburan dan lainnya di Suarana.com.

Contact us: suaranagroup@gmail.com

DMCA Protection Google News Seedbacklink
© 2023 Member of SIG. All Rights Reserved.
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Kontak Kami
  • Sitemap
  • Kebijakan Privasi