Telusuri
24 C
id
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • HUKUM & KRIMIMAL
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Network
    • Sumsel
    • Sumut
    • Jateng
    • Jabar
    • Jatim
    • Kalbar
    • Pontianak
    • Aceh
    • Lampung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Telusuri
Beranda NEWS Pemerintah Daerah Seperti Menjadi Sebuah Keharusan,Suami Kurang Nafkah Berujung Istri Gugat Cerai
NEWS Pemerintah Daerah

Seperti Menjadi Sebuah Keharusan,Suami Kurang Nafkah Berujung Istri Gugat Cerai

Redaksi
Redaksi
09 Jun, 2023 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMI|SUARANA-Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Kota Sukabumi, Tuti Irianti memberikan tanggapannya terkait maraknya perceraian di Kota Sukabumi, jika melihat dari data yang ada hingga saat ini, jumlah cerai gugat lebih mendominasi jika dibandingkan dengan cerai talak. “Cerai gugat masih tinggi yakni mencapai 293 kasus, sedangkan cerai talak sebanyak 55 pendaftar,” jelas Tuti kepada awak media,09/08/2023.


Menurut Tuti, jumlah perselisihan dan pertengkaran dirumah tangga terus menerus mengalami kenaikan hingga mencapai jumlah 246 kasus, dan sisanya akibat Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan meninggalkan salah satu pihak.


“Ya, penyebabnya banyak suami yang tidak menafkahi, sehingga terjadi perselisihan dan pertengkaran terus menerus hingga berujung istri menggugat cerai suami,”jelasnya.

Menurutnya, usulan cerai baik yang didaftarkan suami maupun istri di pengadilan agama tidak selamanya dikabulkan hakim. Namun, terlebih dulu dilakukan mediasi antara kedua belah pihak dan bermusyawarah hingga mufakat.


“Tetapi jika pihak penggugat tetap mempertahankan tujuannya dan hubungan rumah tangga sulit dipertahankan, maka pengadilan agama akan mengabulkan gugatan tersebut dengan berbagai pertimbangan,” ujarnya.


PA Kota Sukabumi, akan terus berupaya menekan tingginya angka perceraian yang terjadi. Seperti, melakukan mediasi dengan pasangan Pasutri sebelum kasus perceraiannya diputuskan di Pengadilan. “Kami berupaya melakukan mediasi terhadap dua belah pihak agar tidak terjadi perceraian. Namun, ketika kedua belah pihak sudah tidak mengindahkannya baru dilakukan persidangan,”pungkasnya.


Merujuk dari berbagai alasan, mencakup nafkah dari suami yang dinilai menjadi faktor utama penyebab istri menggugat cerai,sungguh tidak bijak dan terkesan mengada-ada,karena bercerai bukanlah jalan terbaik dari sebuah permasalahan yang terkait Nafkah rumah tangga.


Melihat kondisi perekonomian yang sedang lesu, lapangan pekerjaan semakin susah hingga PHK semakin marak, merupakan salah satu penyebab masalah ekonomi dalam rumah tangga,karena faktor ekonomi jadi alasan utama banyak istri memilih cerai ketimbang mencari solusi bersama-sama.

Disinilah dibutuhkan kesabaran dan keikhlasan oleh Pasutri,Karena Membangun rumah tangga tidaklah mudah dan pastinya akan banyak ujiannya.



*Rinto Wahyudi*

 

Via NEWS
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertisement
📢 Ikuti berita terkini Suarana.com di:
WhatsApp Google News

Stay Conneted

facebook Like
youtube Langganan
instagram Follow
tiktok

Featured Post

Gajah Cup Mini Soccer 2026 Jadi Ajang Konsolidasi Pengurus PSI Karawang

Redaksi- 8:24:00 PM 0
Gajah Cup Mini Soccer 2026 Jadi Ajang Konsolidasi Pengurus PSI Karawang
KARAWANG | Suarana.com - Gajah Cup Mini Soccer 2026 tidak hanya menjadi ajang pertandingan olahraga, tetapi juga dimanfaatkan sebagai momentum mempererat sila…

Trending

Blog dan Media Online di Platform Blogger Diduga Terkunci Massal, Pengelola Dibuat Cemas

Blog dan Media Online di Platform Blogger Diduga Terkunci Massal, Pengelola Dibuat Cemas

9:08:00 AM
Kesbangpol Karawang Verifikasi Yayasan Rehabilitasi Mandalika Indonesia, Perkuat Sinergi Perangi Narkoba

Kesbangpol Karawang Verifikasi Yayasan Rehabilitasi Mandalika Indonesia, Perkuat Sinergi Perangi Narkoba

12:58:00 PM
LBH Arya Mandalika Desak Revitalisasi Pasar Kanoman Cirebon Ditunda, Soroti Retribusi dan Aset

LBH Arya Mandalika Desak Revitalisasi Pasar Kanoman Cirebon Ditunda, Soroti Retribusi dan Aset

8:10:00 AM
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman

PT. Media Suarana Mahesa

Portal berita terkini dengan informasi terbaru, terpercaya, dan akurat. Temukan berita politik, ekonomi, teknologi, hiburan dan lainnya di Suarana.com.

Contact us: suaranagroup@gmail.com

DMCA Protection Google News Seedbacklink BlogPartner
© 2023 Member of SIG. All Rights Reserved.
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Kontak Kami
  • Sitemap
  • Kebijakan Privasi