Telusuri
24 C
id
  • Masuk / Bergabung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • HUKUM & KRIMIMAL
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Network
    • Sumsel
    • Sumut
    • Jateng
    • Jabar
    • Jatim
    • Kalbar
    • Pontianak
    • Aceh
    • Lampung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Telusuri
Beranda KEMENTRIAN NASIONAL SPORT Presiden Jokowi Minta Ada Penggunaan Dana APBD Untuk Liga 3 Indonesia
KEMENTRIAN NASIONAL SPORT

Presiden Jokowi Minta Ada Penggunaan Dana APBD Untuk Liga 3 Indonesia

Redaksi
Redaksi
15 Agu, 2023 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Foto : Ketua Umum PSSI, Erick Thohir

Suarana.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan bahwa Presiden RI, Joko Widodo, mempunyai empat pesan untuk pengembangan sepak bola Indonesia.(16/8/23).


Erick Thohir mengatakan, pesan pertama Jokowi untuk sepak bola Indonesia adalah keinginan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) direvisi agar dapat digunakan untuk Liga 3.


Kepastian penggunaan dana APBD untuk Liga 3 didapat setelah Presiden RI, Joko Widodo, memimpin rapat transformasi sepak bola Indonesia.


“Alhamdulillah terima kasih kepada Bapak Presiden sudah memimpin rapat transformasi sepak bola di Istana Bogor waktu itu,” kata Erick Thohir kepada awak media lainnya di Hotel Sultan, Jakarta, pada Selasa (15/8/2023.

“Bapak Presiden meminta Mendagri untuk merevisi aturan bahwa dana APBD bisa dipakai untuk Liga 3,” ungkap dia.


Erick Thohir menjelaskan, poin kedua Jokowi adalah penyaluran dana APBD juga bisa digunakan untuk melakukan renovasi lapangan sepak bola di desa.


“Pak Presiden juga duduk bersama antara Kementerian Keuangan dan Kementerian Desa untuk juga bisa dimudahkan akses perbaikan lapangan sepak bola di desa-desa,” jelasnya.


Selain itu, Erick Thohir mengatakan bahwa Jokowi ingin pendanaan untuk beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) bisa dimulai dari usia 14 tahun.

“Lalu, ketiga Kemenkeu bersama Menko PMK juga diminta untuk menyiapkan LPDP untuk atlet bisa dimulai dari usia 14 tahun,” tuturnya.


“Nah, ini tentu ada hubungan dengan sepak bola berarti akses pendanaan LPDP bisa digunakan untuk sepak bola,” ujarnya.


Lebih lanjut, Erick Thohir menyampaikan Jokowi juga menginginkan agar PSSI dapat meningkatkan jumlah wasit dan pelatih.


Oleh karena itu, PSSI bakal mewadahi pelatihan bagi guru-guru olahraga di Indonesia yang ingin menjadi wasit atau pelatih.


“Keempat, kita akan mensikronisasikan dengan Kemendikbudristek untuk meulai membuat program melipatgandakan jumlah wasit dan pelatih,” tuturnya.


“Artinya, guru-guru olahraga di seluruh Indonesia yang berminat untuk menjadi pelatih atau wasit sepak bola akan kita daftarkan,” jelasnya,seperti dilansir Kompas (15/8/23).


“Kita akan training bersama FIFA sehingga nanti jumlah wasit dan pelatih nasional tidak seperti hari ini yang jumlahnya sedikit,” kata dia.(*)

Via KEMENTRIAN
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertisement
📢 Ikuti berita terkini Suarana.com di:
WhatsApp Google News

Stay Conneted

facebook Like
youtube Langganan
instagram Follow
tiktok

Featured Post

Operasi Jaran Lodaya 2026: Polres Karawang Ringkus 5 Komplotan Curanmor, Ungkap 12 TKP dan Sita 9 Motor Curian

Redaksi- 2:37:00 PM 0
Operasi Jaran Lodaya 2026: Polres Karawang Ringkus 5 Komplotan Curanmor, Ungkap 12 TKP dan Sita 9 Motor Curian
KARAWANG | Suarana.com   – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Karawang berhasil mengamankan lima pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dalam…

Trending

Komitmen di Bidang Hukum, Aep Apriyatna Raih Sertifikat Profesional CPP

Komitmen di Bidang Hukum, Aep Apriyatna Raih Sertifikat Profesional CPP

9:52:00 AM
Mahasiswa UBP Raih Cum Laude Berkat Kerja Keras Sendiri, Wisuda Tanpa Membebani Orang Tua

Mahasiswa UBP Raih Cum Laude Berkat Kerja Keras Sendiri, Wisuda Tanpa Membebani Orang Tua

9:41:00 PM
Kematian Massal Ikan di Irigasi Johar Diduga Akibat Pencemaran, GWN Desak Investigasi dan Penegakan Hukum

Kematian Massal Ikan di Irigasi Johar Diduga Akibat Pencemaran, GWN Desak Investigasi dan Penegakan Hukum

6:47:00 PM
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman

PT. Media Suarana Mahesa

Portal berita terkini dengan informasi terbaru, terpercaya, dan akurat. Temukan berita politik, ekonomi, teknologi, hiburan dan lainnya di Suarana.com.

Contact us: suaranagroup@gmail.com

DMCA Protection Google News Seedbacklink
© 2023 Member of SIG. All Rights Reserved.
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Kontak Kami
  • Sitemap
  • Kebijakan Privasi