Telusuri
24 C
id
  • Masuk / Bergabung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • HUKRIM & KRIMIMAL
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Network
    • Sumsel
    • Sumut
    • Jateng
    • Jabar
    • Jatim
    • Kalbar
    • Pontianak
    • Aceh
    • Lampung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Telusuri
Beranda DAERAH HEADLINE KARAWANG KESEHATAN NEWS Kasus DBD Mengganas di Karawang, Ratusan Terpapar dan Dua Meninggal
DAERAH HEADLINE KARAWANG KESEHATAN NEWS

Kasus DBD Mengganas di Karawang, Ratusan Terpapar dan Dua Meninggal

Redaksi
Redaksi
25 Apr, 2024 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
KARAWANG | Suarana.com - Kasus DBD di Karawang mengganas. Tercatat ratusan warga terpapar DBD dan dua orang dinyatakan meninggal dunia.
Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang Yayuk Sri Rahayu mengatakan, pihaknya mencatat total 655 kasus DBD sejak Januari-April 2024.

"655 kasus DBD tercatat, ini merupakan data dari awal Januari hingga April 2024. Untuk rinciannya, 141 kasus tercatat pada bulan Januari, 124 kasus pada bulan Februari, 233 kasus pada bulan Maret, 157 kasus di April," kata Yayuk dikutip detikjabar Kamis (25/4/2024).

Bahkan, dari total 655 kasus yang tercatat terdapat dua kasus DBD yang menjangkit anak dinyatakan meninggal.

"Yang meninggal ada 2, usia 5 tahun di wilayah Purwasari, dan usia 13 tahun di daerah Jomin," kata dia.

Kedua anak yang meninggal akibat terjangkit DBD itu diduga pasien telat mendapat penanganan medis maksimal. Karena tak segera dilarikan ke fasilitas medis oleh pihak keluarga.

"Untuk yang meninggal ini, kita gali kronologis nya, kedua anak yang jadi korban meninggal ini agak telat dalam penanganan medis maksimal, jadi dia terlambat dibawa ke rumah sakit oleh pihak keluarga," imbuhnya.

Yayuk menjelaskan, masa kritis DBD terjadi pada hari kelima hingga ketujuh. Dimana seharusnya penyakit berangsur pulih, namun tidak dengen DBD. Penyintas justru akan menghadapi fase kritis menjelang akhir pekan awal terjangkit.

"Iya seperti yang sudah kita sosialiasikan, dimana sebenarnya penyitas DBD ini akan menghadapi fase kritis menjelang akhir pekan setelah ia terjangkit. Jadi seharusnya dipastikan dulu ditangani intensif selama pasien melewati fase kritis itu," pungkasnya.


Sumber : Detikjabar

Kami hadir di Google News
Dan jangan lupa ikuti Saluran WA
Via DAERAH
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertisement
- Advertisment -
📢 Ikuti berita terkini Suarana.com di:
WhatsApp Google News
Iklan

Stay Conneted

facebook Like
youtube Langganan
instagram Follow
tiktok

Featured Post

Kepala Bapenda Karawang Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2026

Redaksi- 1:51:00 PM 0
Kepala Bapenda Karawang Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2026
Dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Karawang, Sahali Kartawijaya, S.T., M.M., menyampaikan apresiasi kepada se…

Trending

Kondisi Bayi Zea, PSM dan Tenaga Kesehatan Turun Tangan di Karawang Timur

Kondisi Bayi Zea, PSM dan Tenaga Kesehatan Turun Tangan di Karawang Timur

6:04:00 PM
Perhatian Publik Tertuju pada Bayi Zea, Diasuh Nenek, Hidup Serba Terbatas

Perhatian Publik Tertuju pada Bayi Zea, Diasuh Nenek, Hidup Serba Terbatas

5:49:00 PM
Resmikan MPP Cikampek, Bupati Aep: Wujud Komitmen Mendekatkan Pelayanan ke Masyarakat

Resmikan MPP Cikampek, Bupati Aep: Wujud Komitmen Mendekatkan Pelayanan ke Masyarakat

6:30:00 AM
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman

PT. Media Suarana Mahesa

Portal berita terkini dengan informasi terbaru, terpercaya, dan akurat. Temukan berita politik, ekonomi, teknologi, hiburan dan lainnya di Suarana.com.

Contact us: suaranagroup@gmail.com

DMCA.com Protection Status Google News
© 2023 Member of SIG. All Rights Reserved.
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Kontak Kami
  • Sitemap
  • Kebijakan Privasi