Telusuri
24 C
id
  • Masuk / Bergabung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • HUKRIM & KRIMIMAL
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Network
    • Sumsel
    • Sumut
    • Jateng
    • Jabar
    • Jatim
    • Kalbar
    • Pontianak
    • Aceh
    • Lampung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Telusuri
Beranda DAERAH KARAWANG Pemerintah Daerah PROYEK PUPR Ketua Getar Soroti dugaan Proyek Drainase Bimsalabim di Guro 3 Karawang Wetan
DAERAH KARAWANG Pemerintah Daerah PROYEK PUPR

Ketua Getar Soroti dugaan Proyek Drainase Bimsalabim di Guro 3 Karawang Wetan

Redaksi
Redaksi
11 Jun, 2024 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

KARAWANG | Suarana.com - Pelaksanaan proyek pembangunan infrastruktur menggunakan anggaran yang bersumber dari Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), kerap tanpa disertai pemasangan plang nama proyek sebagai bentuk informasi bagi masyarakat, berdasarkan azas keterbukaan dan transparansi.

Proyek pembangunan infrastruktur tanpa papan nama yang biasa disebut dengan istilah proyek siluman bukanlah suatu pemandangan yang baru , bahkan kerap mewarnai di Kabupaten Karawang Jawa Barat.

Seperti halnya proyek perbaikan drainase pemasangan U-ditch yang berlokasi di Jl. Lurah Suntara Guro 3 RT/RW 02/20, Desa/Kelurahan Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timur Kabupaten Karawang. Saat ini tengah menjadi sorotan publik. Pasalnya proyek pembangunan U-dith yang telah berlangsung selama lebih kurang 1 bulan tersebut, tidak ditemui plang nama proyek di lokasi pekerjaan.

Menurut keterangan salah seorang warga yang tak mau namanya dicantumkan, Seorang warga setempat mengeluhkan proyek tersebut, pasalnya tidak hanya karena pengerjaannya yang berantakan, tetapi juga karena papan proyek tidak dipasang, sehingga proyek tersebut terkesan tidak bertuan.

"Lumayan risih proyek ini karena pengerjaannya acak-acakan juga papan plang proyek tidak dipasang katanya sih proyeknya mau diselesaikan hari ini," kata seorang warga (7/06/2024).

Ketika proyek sudah mulai melaksanakan pengerjaan tidak memasang papan nama artinya sudah ada indikasi telah melakukan tindakan yang diduga kuat melanggar Undang-Undang No 14 tahun 2008, tentang keterbukaan informasi kepada publik,.

Dikarenakan saat itu sama sekali tidak ada aktivitas dari pekerja maupun penanggung jawab Wartawan meninggalkan lokasi.

Ditempat terpisah Wasekjen Organisasi Warga Jaya Indonesia (WJI) DPD Karawang  turut berkomentar, 

"Keterbukaan sudah jelas merupakan hak setiap warga negara untuk mendapat serta memperoleh informasi publik berdasarkan azas keterbukaan," kata Sujadi (07/06/2024).

Media Suarana.com sudah tiga kali datang ke lokasi namun mandor atau penanggung jawab tidak pernah muncul di lokasi proyek. Hingga berita ini terbit, pihak mandor pelaksana dan kontraktor sulit untuk dikomunikasikan. Ada dugaan mandor pelaksana terkesan menghindar, dan kuat dugaan proyek perbaikan drainase yang sedang berjalan sarat dengan penyimpangan.

Keesokan harinya Di lokasi proyek , salah satu pekerja ketika dimintai keterangan tentang papan informasi dan mandor proyek terkesan enggan menjawab.

"Enggak tahu pak, saya cuma tugas kerja, mandornya belum datang," kata pekerja sambil menolak memberikan keterangan lebih lanjut (08/06/2024).

Ketua Gerakan Taruna (Getar), Victor Edison, yang juga kebetulan tinggal tidak jauh dari lokasi proyek, turut menyoroti masalah ini. Ia mempertanyakan mengapa Dinas PUPR,  dan pihak terkait tidak memberikan teguran atau tindakan tegas terhadap proyek yang diduga bermasalah ini.

"Apakah karena yang mengelola proyek ini merasa dirinya kuat dan tidak tersentuh hukum? Mengapa Dinas PUPR dan pihak terkait diam saja melihat proyek yang jelas-jelas tidak sesuai dengan standar?" kritik Victor Edison (11/06/2024).

Setelah berita sebelumnya terbit, media Suarana.com mendapatkan informasi dan sumber bahwa papan informasi proyek perbaikan drainase tersebut disatukan dengan proyek penurapan dengan sumber dana APBD Kabupaten Karawang. Proyek ini dikerjakan oleh penyedia jasa CV. Cita Sari. Namun, lagi dan lagi pekerjaan turap tersebut diduga tidak memenuhi standar aturan. 

Terlihat jelas pada teknis pengerjaan, pemasangan batu belah sebagai pondasi awal hanya ditancapkan di lumpur yang masih tergenang air tanpa dikeringkan terlebih dahulu dan hanya digali ala kadarnya. Hal ini jelas diduga sudah melenceng dari aturan yang telah ditentukan.

Lanjutnya, Victor Edison juga menyoroti penyatuan papan informasi proyek dengan lokasi yang berbeda secara hukum. 

"Tindakan penyatuan papan informasi yang di bimsalabim dengan proyek yang berlokasi di tempat lain adalah langkah yang mencurigakan. Hal ini menimbulkan dugaan adanya upaya untuk menyembunyikan informasi dan mengelabui pengawasan. Ini merupakan pelanggaran serius terhadap prosedur hukum yang seharusnya diawasi dengan ketat oleh pihak terkait," tambahnya.

Sejauh ini, awak media Suarana.com belum menerima keterangan dari pihak terkait dan akan mencoba konfirmasi lebih lanjut dan masih menunggu jawaban sampai berita ini diterbitkan.


(Red/Tim)

Kami hadir di Google News
Dan jangan lupa ikuti Saluran WA
Via DAERAH
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertisement
- Advertisment -
📢 Ikuti berita terkini Suarana.com di:
WhatsApp Google News
>

Stay Conneted

facebook Like
youtube Langganan
instagram Follow
tiktok

Featured Post

Apresiasi Langkah Gercep DLH di Sungai Cigombel, Askun: Buktikan Ketegasan pada Pelanggar Lingkungan!

Redaksi- 8:29:00 AM 0
Apresiasi Langkah Gercep DLH di Sungai Cigombel, Askun: Buktikan Ketegasan pada Pelanggar Lingkungan!
KARAWANG | Suarana.com – Langkah cepat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karawang dalam merespons dugaan pencemaran Sungai Cigombel di Desa Kutanegara, …

Trending

DLHK Karawang Turun Uji Sampel, KPLHI Ungkap Arah Dugaan Pencemaran Sungai Ciampel

DLHK Karawang Turun Uji Sampel, KPLHI Ungkap Arah Dugaan Pencemaran Sungai Ciampel

11:27:00 PM
Dewan Pakar MD KAHMI Karawang Apresiasi Kepemimpinan Bupati Karawang Selama Ramadhan

Dewan Pakar MD KAHMI Karawang Apresiasi Kepemimpinan Bupati Karawang Selama Ramadhan

5:48:00 PM
Orang Tua Lega! Rencana Sekolah Daring 2026 Dibatalkan, Tatap Muka Tetap Jalan

Orang Tua Lega! Rencana Sekolah Daring 2026 Dibatalkan, Tatap Muka Tetap Jalan

12:57:00 PM
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman

PT. Media Suarana Mahesa

Portal berita terkini dengan informasi terbaru, terpercaya, dan akurat. Temukan berita politik, ekonomi, teknologi, hiburan dan lainnya di Suarana.com.

Contact us: suaranagroup@gmail.com

DMCA.com Protection Status Google News
© 2023 Member of SIG. All Rights Reserved.
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Kontak Kami
  • Sitemap
  • Kebijakan Privasi