Telusuri
24 C
id
  • Masuk / Bergabung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Seedbacklink
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • HUKUM & KRIMIMAL
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Network
    • Sumsel
    • Sumut
    • Jateng
    • Jabar
    • Jatim
    • Kalbar
    • Pontianak
    • Aceh
    • Lampung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Telusuri
Seedbacklink
Beranda BERITA UTAMA DAERAH KARAWANG Ucapan Dedi Mulyadi Tuai Kecaman, Wartawan Jabar Bersatu Lakukan Boikot
BERITA UTAMA DAERAH KARAWANG

Ucapan Dedi Mulyadi Tuai Kecaman, Wartawan Jabar Bersatu Lakukan Boikot

Redaksi
Redaksi
07 Jul, 2025 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
 

KARAWANG | Suarana.com - Pernyataan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang menyarankan para pejabat publik untuk menyampaikan informasi hanya lewat media sosial tanpa melibatkan media massa, menimbulkan gelombang protes keras dari kalangan jurnalis, khususnya di Karawang. Dalam forum diskusi yang digelar pada Senin, 7 Juli 2025, puluhan insan pers menyatakan sikap: boikot total terhadap seluruh aktivitas dan pemberitaan tentang sang gubernur.

Ucapan Dedi Mulyadi dinilai mencederai profesi jurnalis dan merendahkan eksistensi media massa sebagai pilar keempat demokrasi. “Jika media dianggap tidak penting, kami juga tidak punya kewajiban untuk mengangkat nama Dedi Mulyadi dalam pemberitaan kami,” ujar Mr. KiM, CEO Lintaskarawang.com, yang juga dikenal sebagai tokoh pers senior dan aktivis demokrasi di Karawang.

Boikot ini bukan sekadar reaksi emosional sesaat. Dalam diskusi yang dihadiri para pemimpin redaksi, wartawan senior, hingga pengurus organisasi pers, disepakati satu langkah konkrit: penandatanganan deklarasi boikot terhadap Gubernur Jabar. Dokumen tersebut menegaskan bahwa media peserta tidak akan memuat berita, program, atau kegiatan apapun yang berkaitan dengan Dedi Mulyadi, kecuali ia mencabut ucapannya dan meminta maaf secara terbuka kepada komunitas pers.

Isi deklarasi tersebut berbunyi tegas:
“Kami tidak akan menayangkan, mempublikasikan, atau menyebarluaskan aktivitas apapun yang melibatkan Dedi Mulyadi. Boikot ini akan terus berlaku hingga permintaan maaf resmi disampaikan kepada pers.”

Romo, salah satu jurnalis senior yang turut hadir dalam forum itu menambahkan, “Ini bukan hanya tentang media. Ini tentang konstitusi. Pers dijamin oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999. Kalau kami diabaikan, bagaimana dengan pengawasan publik lainnya?”

Aksi ini diprediksi akan menginspirasi gerakan serupa di berbagai daerah lain. Beberapa organisasi wartawan di wilayah Jawa Barat bahkan mulai menyuarakan solidaritas dan menyatakan dukungan terhadap langkah boikot tersebut.

Gelombang kritik terhadap Dedi Mulyadi terus meluas, menandakan bahwa kemerdekaan pers tak bisa diremehkan begitu saja. Media bukanlah musuh pemerintah — justru sebaliknya, ia adalah jembatan antara rakyat dan kekuasaan. Jika pejabat publik menyingkirkan peran pers, patut dipertanyakan: apa yang sebenarnya sedang mereka sembunyikan?





Biar nggak ketinggalan info penting, yuk follow Channel WhatsApp Suarana.com!

(**)
Via BERITA UTAMA
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertisement
📢 Ikuti berita terkini Suarana.com di:
WhatsApp Google News
Seedbacklink affiliate

Stay Conneted

facebook Like
youtube Langganan
instagram Follow
tiktok

Featured Post

Dari Parkir ke Pokir, Askun Nilai DPRD Karawang Gagal Komunikasi dengan Rakyat

Redaksi- 3:50:00 PM 0
Dari Parkir ke Pokir, Askun Nilai DPRD Karawang Gagal Komunikasi dengan Rakyat
KARAWANG | Suarana.com - Praktisi Hukum dan Pengamat Kebijakan, Asep Agustian SH.MH kembali angkat bicara, terkait polemik usulan parkir gratis RSUD Karawang…

Trending

DPRD Sorot Anggaran DPPKB Karawang, Rp5,6 Miliar untuk Pulsa Disoal

DPRD Sorot Anggaran DPPKB Karawang, Rp5,6 Miliar untuk Pulsa Disoal

1:34:00 PM
RS Bayukarta Angkat Bicara, LBH Timpali Keras Dugaan Pemulangan Pasien ICU

RS Bayukarta Angkat Bicara, LBH Timpali Keras Dugaan Pemulangan Pasien ICU

4:08:00 PM
Sekda Asep Aang Tekankan ASN Karawang Terapkan Prinsip 4P dan 4K dalam Pelayanan Publik

Sekda Asep Aang Tekankan ASN Karawang Terapkan Prinsip 4P dan 4K dalam Pelayanan Publik

12:13:00 PM
Seedbacklink
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman

PT. Media Suarana Mahesa

Portal berita terkini dengan informasi terbaru, terpercaya, dan akurat. Temukan berita politik, ekonomi, teknologi, hiburan dan lainnya di Suarana.com.

Contact us: suaranagroup@gmail.com

DMCA Protection Google News Seedbacklink
© 2023 Member of SIG. All Rights Reserved.
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Kontak Kami
  • Sitemap
  • Kebijakan Privasi