Telusuri
24 C
id
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Baca E-Paper Suarana Gratis
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Parlemen
  • Peristiwa
  • HUKUM & KRIMIMAL
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Network
    • Sumsel
    • Sumut
    • Jateng
    • Jabar
    • Jatim
    • Kalbar
    • Pontianak
    • Aceh
    • Lampung
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman
Telusuri
Beranda BERITA UTAMA NASIONAL Wamenkeu Hadiri RDG BI, Sinergi Moneter-Fiskal Diperkuat Jaga Stabilitas Ekonomi
BERITA UTAMA NASIONAL

Wamenkeu Hadiri RDG BI, Sinergi Moneter-Fiskal Diperkuat Jaga Stabilitas Ekonomi

Redaksi
Redaksi
18 Des, 2025 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

JAKARTA | Suarana.com – Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara hadir mewakili Menteri Keuangan dalam Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) yang digelar di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (17/12/2025). Kehadiran Wamenkeu tersebut menegaskan komitmen kuat serta kolaborasi erat antara Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional melalui keselarasan kebijakan moneter dan fiskal dengan agenda pertumbuhan.

Sinergi antara Kemenkeu dan BI dinilai memiliki peran vital dalam mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi Indonesia, terutama di tengah tantangan ekonomi global yang terus berkembang.

Dalam RDG BI tersebut, dibahas sejumlah kebijakan strategis, di antaranya keputusan Bank Indonesia untuk mempertahankan suku bunga acuan di level 4,75 persen. Kebijakan ini diambil sebagai langkah menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan inflasi agar tetap berada dalam kisaran target, yakni 2,5 persen ±1 persen.

Kebijakan penahanan suku bunga tersebut diharapkan dapat memperkuat transmisi pelonggaran kebijakan moneter yang telah dilakukan sepanjang tahun 2025, khususnya dalam mendorong pembiayaan sektor riil serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Wamenkeu Suahasil menegaskan bahwa sinergi antara Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia merupakan kunci utama dalam menjaga keseimbangan antara pengendalian inflasi, stabilitas sektor keuangan, dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Koordinasi kebijakan yang kuat dan konsisten menjadi fondasi penting untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional,” ujar Suahasil.

Menurutnya, dengan kebijakan yang terkoordinasi antara otoritas fiskal dan moneter, Indonesia diyakini mampu memperkuat fondasi perekonomian, menjaga stabilitas makroekonomi, serta meningkatkan daya saing nasional.

Upaya tersebut, lanjut Suahasil, sangat penting dalam mewujudkan perekonomian yang inklusif dan berkelanjutan, sehingga manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara luas oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.(Rizki)
Via BERITA UTAMA
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Advertisement
- Advertisment -

Ads

Ads

Stay Conneted

facebook Like
youtube Langganan
instagram Follow
tiktok

Featured Post

PP GPII Desak Dugaan Kekerasan Kader HMI Karawang Diusut Tuntas

Redaksi- 7:30:00 PM 0
PP GPII Desak Dugaan Kekerasan Kader HMI Karawang Diusut Tuntas
KARAWANG | Suarana.com – Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Islam Indonesia (PP GPII) mengecam dugaan kekerasan dan intimidasi terhadap seorang kader Himpunan Mahas…
Suarana | Media Network - Layanan Digital dalam satu genggaman

PT. Media Suarana Mahesa

Portal berita terkini dengan informasi terbaru, terpercaya, dan akurat. Temukan berita politik, ekonomi, teknologi, hiburan dan lainnya di Suarana.com.

Contact us: suaranagroup@gmail.com

DMCA Protection Google News Seedbacklink BlogPartner

Hubungi Kami

089678588388 Suaranagroup@gmail.com
Lamaran Palumbonsari
Karawang Timur
Kab. Karawang 41314
© 2023 Member of MSP. All Rights Reserved.
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir
  • Kontak Kami
  • Sitemap
  • Kebijakan Privasi