BERITA UTAMA
DAERAH
OPINI
0
Mengapa Penyaluran MBG di Sejumlah Sekolah Karawang Sempat Terhenti?
KARAWANG | Suarana.com - Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karawang mulai menjadi perhatian setelah muncul laporan mengenai dinamika penyaluran di tingkat sekolah. Program yang dirancang untuk mendukung pemenuhan gizi peserta didik melalui distribusi makanan dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tersebut pada umumnya berjalan rutin, namun tidak sepenuhnya tanpa kendala di lapangan.
Ada yang menyebut distribusi MBG di beberapa sekolah berlangsung normal, sementara pada titik lain terdapat penyesuaian pola distribusi. Program nasional ini memang melibatkan koordinasi antara pengelola dapur, mitra pelaksana, dan satuan pendidikan, sehingga kelancaran penyaluran sangat bergantung pada kesiapan operasional masing-masing wilayah.
Informasi yang dihimpun redaksi dari sumber yang enggan disebutkan namanya mengungkap bahwa pada awal pekan ini terdapat sekolah yang sementara tidak menerima penyaluran MBG. Penghentian tersebut disebut berkaitan dengan kendala administratif, termasuk informasi mengenai anggaran operasional yang belum masuk ke rekening pengelola dapur.
“Distribusi diliburkan sementara sampai ada pemberitahuan lanjutan,” ujar sumber yang tidak disebutkan beberapa hari lalu.
Kondisi ini disebut telah berlangsung beberapa hari, meski di waktu bersamaan sekolah lain tetap menerima distribusi secara normal. Situasi tersebut menjadi titik perhatian karena menunjukkan adanya perbedaan kondisi operasional antar lokasi layanan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola maupun otoritas terkait mengenai penyebab pasti terhentinya distribusi di sejumlah sekolah tersebut, termasuk apakah berkaitan dengan proses internal operasional dapur atau mekanisme aliran anggaran program.
Sebagai program nasional dengan jangkauan luas, konsistensi distribusi menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan manfaat bagi penerima. Munculnya laporan penghentian sementara di sejumlah sekolah pun menjadi pembuka diskusi publik mengenai stabilitas pelaksanaan program di tingkat lapangan.
Redaksi masih berupaya mengonfirmasi pihak terkait guna memperoleh penjelasan resmi serta perkembangan terbaru mengenai penyaluran MBG di wilayah Karawang.(*)
Via
BERITA UTAMA
