DAERAH
INFORMASI
0
Hujan Deras Disertai Petir, Sejumlah Ruas Jalan di Tarutung Terendam Banjir, Warung Warga Tergenang
TARUTUNG | Suarana.com - Hujan deras disertai petir yang mengguyur Kota Tarutung dan sekitarnya, Sabtu (18/4/2026) sore, menyebabkan sejumlah ruas jalan protokol serta warung milik warga terendam banjir.
Beberapa titik yang terdampak di antaranya Jalan DI Panjaitan, Jalan SM Raja, dan Jalan Diponegoro. Genangan air dilaporkan cukup tinggi hingga mengganggu aktivitas masyarakat serta arus lalu lintas di kawasan pusat kota.
Saat hujan berlangsung, situasi di sejumlah lokasi tampak mencekam. Langit gelap disertai kilatan petir dan suara gemuruh membuat warga yang sedang beraktivitas di luar rumah bergegas mencari tempat berteduh. Intensitas hujan yang tinggi dalam waktu singkat membuat debit air meningkat drastis.
Di kawasan tanggul Sungai Sigeaon, tepatnya di Jalan Diponegoro, air dilaporkan meluap hingga masuk ke area William Cafe. Saluran drainase yang ada diduga tidak mampu menampung volume air hujan, sehingga air meluber ke badan jalan dan menggenangi bangunan maupun warung di sekitarnya.
Sejumlah pengunjung kafe tampak gelisah dan memilih berpindah tempat untuk menghindari genangan yang terus meninggi. Aktivitas di lokasi tersebut sempat terhenti akibat kondisi yang tidak memungkinkan.
Pemilik William Cafe, Hanna Lumban Tobing, mengungkapkan kekhawatirannya atas kondisi banjir yang kerap terjadi saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
“Drainase yang ada saat ini tidak lagi mampu menampung air hujan dengan intensitas tinggi. Kami berharap ada perhatian serius dari pemerintah agar kejadian seperti ini tidak terus berulang,” ujarnya.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya perbaikan infrastruktur drainase di Kota Tarutung, terutama dalam menghadapi cuaca ekstrem yang belakangan semakin sering terjadi. Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menormalisasi sistem drainase guna mencegah banjir yang merugikan masyarakat dan pelaku usaha.
Pewarta : Bobluis
Editor : Rizki
Via
DAERAH
