BERITA UTAMA
DPRD
PERISTIWA
0
Panas di Lahat! Bupati ‘Semprot’ Sekwan DPRD, Minta Mundur Usai Kisruh LKPJ
LAHAT | Suarana.com - Ketegangan antara eksekutif dan legislatif di Kabupaten Lahat mendadak memanas. Sorotan publik tertuju pada pernyataan tegas Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, yang secara terbuka meminta Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Lahat mundur dari jabatannya.
Momen panas itu terjadi usai pelantikan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lahat pada Selasa (21/4/2026). Dalam video yang beredar luas dan viral di media sosial, Bursah tampak meluapkan kekecewaannya terhadap kinerja Sekwan yang dinilai menjadi pemicu keretakan hubungan antara pemerintah daerah dan DPRD.
Dengan nada tinggi, ia bahkan melontarkan pernyataan yang mengejutkan.
“Mundur saja, karena dia membuat rusuh antara kami dengan DPR. DPR sudah datang, tapi dia tidak menghormati pergantian pejabat,” tegas Bursah.
Kemarahan tersebut dipicu oleh penundaan agenda penting pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025. Rapat yang seharusnya digelar di ruang utama DPRD Lahat itu batal terlaksana, memantik polemik di internal pemerintahan.
Bursah menilai, persoalan ini bukan sekadar kendala teknis, melainkan mencerminkan lemahnya koordinasi yang berpotensi mencoreng citra dan kinerja pemerintahan daerah.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati, Widia Ningsih, telah memberikan penjelasan terkait ketidakhadiran mereka dalam agenda tersebut karena adanya urusan penting di Jakarta.
“Kami sudah jelaskan, kalau ada urusan di Jakarta, rapat dimundurkan. Tapi dia tidak menghormati forum,” ujarnya lagi.
Meski melontarkan kritik tajam, Bursah tetap menegaskan komitmennya terhadap keterbukaan. Ia mengaku tidak anti kritik dan justru menganggapnya sebagai bagian penting dalam membangun pemerintahan yang lebih baik.
“Saya tidak takut dikritik. Tanpa kritik, negara tidak akan maju,” pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Sekwan maupun pimpinan DPRD Lahat. Situasi ini pun memunculkan tanda tanya besar: ada apa sebenarnya di balik memanasnya hubungan eksekutif dan legislatif di Lahat?
Pewarta : Syahrial Syahrial
Editor : Rizki
Via
BERITA UTAMA


