BERITA UTAMA
PARLEMENTARIA
0
Putih Sari Dorong Transformasi PMI, Dari Pekerja Rentan Menuju Tenaga Profesional Berdaya Saing Global
JAKARTA | Suarana.com - Komitmen terhadap perlindungan dan peningkatan kesejahteraan Pekerja Migran Indonesia (PMI) kembali ditegaskan oleh Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Putih Sari. Ia mendorong adanya transformasi mendasar dalam tata kelola penempatan PMI, dari sekadar mengejar kuantitas menjadi peningkatan kualitas yang berdaya saing global.
Di tengah persaingan ketenagakerjaan internasional yang semakin ketat, Putih Sari menilai PMI tidak boleh terus berada dalam posisi rentan, terutama di sektor informal. Menurutnya, negara harus hadir lebih kuat dengan memastikan setiap PMI memiliki keterampilan yang memadai, sertifikasi berstandar internasional, serta akses ke sektor formal yang lebih menjanjikan.
“PMI harus naik kelas. Mereka adalah duta bangsa yang membawa nama baik Indonesia di kancah internasional,” ujarnya dalam berbagai kesempatan.
Ia menegaskan, peningkatan kualitas sumber daya manusia PMI tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis, tetapi juga menyangkut aspek martabat dan perlindungan. Dengan kompetensi yang terstandarisasi, PMI diyakini memiliki posisi tawar lebih tinggi, memperoleh upah layak, serta perlindungan kerja yang lebih kuat.
Lebih lanjut, Putih Sari mendorong pendekatan komprehensif yang dimulai dari tahap pra-penempatan. Hal itu mencakup penguatan pelatihan vokasi berbasis kebutuhan pasar global serta sistem sertifikasi kompetensi yang kredibel dan diakui secara internasional. Langkah ini dinilai dapat membuka peluang lebih luas bagi PMI untuk masuk ke sektor formal di negara tujuan.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas kementerian dan lembaga agar kebijakan terkait PMI berjalan terpadu dan berkelanjutan. Menurutnya, peningkatan kualitas PMI akan berdampak langsung pada kesejahteraan keluarga pekerja migran sekaligus memperkuat kontribusi devisa negara.
Putih Sari dinilai sebagai sosok legislator yang tidak hanya memahami persoalan secara normatif, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap realitas yang dihadapi pekerja migran. Ia menegaskan bahwa kehadiran negara harus dirasakan sejak sebelum keberangkatan hingga masa depan para PMI.
Dengan berbagai langkah strategis tersebut, Putih Sari menegaskan komitmennya untuk mendorong PMI naik kelas, lebih berdaya, dan mendapatkan penghormatan di tingkat global.
(*)
Via
BERITA UTAMA
