BERITA UTAMA
DAERAH
LAHAT
0
Viral Sebutan “Bupati Kolam”, Wabup Lahat Minta Kritik Disampaikan di Forum Resmi
LAHAT | Suarana.com - Polemik sebutan “Bupati Kolam” yang sempat ramai diperbincangkan publik akhirnya mendapat tanggapan dari Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, SH., MH.
Istilah tersebut sebelumnya mencuat sebagai bentuk kritik dari salah satu anggota DPRD Lahat terhadap Bupati Lahat, Bursah Zarnubi. Sebutan itu dikaitkan dengan program perikanan yang tengah dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Lahat.
Menanggapi hal tersebut, Widia Ningsih menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak anti terhadap kritik. Namun, ia mengingatkan agar penyampaian kritik dilakukan melalui forum yang tepat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
“Kami tidak anti kritik, tetapi sampaikanlah pada forum yang sesuai. Jangan di tempat yang tidak tepat, karena bisa menimbulkan blunder dan berkembang ke arah negatif di publik,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pemahaman terhadap program-program pemerintah sebelum memberikan penilaian, terutama yang berkaitan dengan agenda nasional seperti ketahanan pangan.
Lebih lanjut, Widia memastikan bahwa hubungan antara pihak eksekutif dan legislatif di Kabupaten Lahat tetap berjalan baik dan komunikatif meskipun sempat muncul polemik tersebut.
“Sampai saat ini komunikasi antara eksekutif dan legislatif aman dan tetap terjalin dengan baik. Kami berharap hal ini tidak perlu dibesar-besarkan,” katanya.
Pernyataan ini diharapkan dapat meredam polemik yang berkembang serta mengajak semua pihak untuk lebih bijak dalam menyampaikan kritik di ruang publik.
Pewarta : Syahrial
Editor : Rizki
Via
BERITA UTAMA
