BERITA UTAMA
BUDAYA
DAERAH
0
Bupati Karawang Diangkat Warga Saat Kirab Budaya, Jadi Simbol Kedekatan Pemimpin dan Rakyat
KARAWANG | Suarana.com - Menggelegar, gaung perayaan Milangkala Tatar Sunda menggema hingga berbagai daerah di Pulau Jawa, khususnya di Kabupaten Karawang. Ribuan masyarakat tumpah ruah memadati jalannya kirab budaya yang berlangsung meriah dan penuh nuansa adat Sunda pada Sabtu malam.
Di tengah semarak acara budaya tersebut, muncul satu momen yang langsung mencuri perhatian publik. Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, S.E., tampak diangkat warga di tengah kerumunan peserta kirab budaya yang berlangsung penuh antusiasme.
Peristiwa itu terjadi saat rangkaian arak-arakan budaya melintas di hadapan masyarakat. Dalam balutan pakaian serba putih, Bupati Aep terlihat tersenyum sambil melambaikan tangan kepada warga yang antusias mengangkat dirinya di tengah keramaian.
Sorak sorai masyarakat serta atmosfer budaya Sunda yang begitu kental membuat suasana semakin hangat dan emosional. Momen spontan tersebut pun dengan cepat menyebar di media sosial dan menjadi perbincangan publik.
Banyak warga menilai kejadian itu sebagai simbol kedekatan emosional antara pemimpin dengan masyarakatnya. Tidak sedikit pula yang menganggap aksi warga tersebut sebagai bentuk kepercayaan dan rasa memiliki terhadap sosok pemimpin daerah.
Dalam unggahan di media sosial pribadinya, Bupati Aep menyampaikan bahwa seorang pemimpin sejatinya harus hadir di tengah masyarakat dan menjadi bagian dari denyut kehidupan rakyat.
Menurutnya, kepemimpinan tidak cukup hanya hadir dalam ruang formal pemerintahan, tetapi juga harus mampu menyatu dengan masyarakat dalam berbagai momentum budaya dan sosial.
“Makuta Binokasih bukan sekadar simbol kewibawaan dan keindahan. Namun memiliki pesan spirit kasih sayang seorang pemimpin yang harus selalu hadir di tengah-tengah masyarakat,” tulis Aep dalam unggahannya.
Ia juga menegaskan bahwa segala bentuk pengabdian yang dilakukan dengan cinta dan ketulusan akan menghadirkan keberkahan bagi masyarakat.
“Segala yang dilakukan dengan cinta dan ketulusan, akan terasa lebih bermakna dan penuh berkah,” lanjutnya.
Kirab budaya bertajuk Subang Larang Nebarkeun Kaheman tersebut berlangsung meriah dan penuh khidmat. Ribuan warga memadati lokasi acara untuk menyaksikan berbagai atraksi seni tradisional, iring-iringan budaya, hingga simbol adat Sunda yang sarat nilai sejarah.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, termasuk mantan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang dikenal aktif dalam pelestarian budaya Sunda.
Bupati Aep juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran acara, mulai dari unsur TNI, Polri, panitia pelaksana, tokoh budaya, hingga masyarakat.
“Alhamdulillah, rangkaian kegiatan kirab semalam berjalan dengan lancar, meriah, dan penuh khidmat,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan budaya seperti Milangkala Tatar Sunda bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk mempererat persatuan masyarakat sekaligus menjaga warisan budaya Sunda agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Di hadapan masyarakat, Bupati Aep kembali menegaskan komitmennya bersama Wakil Bupati untuk terus bekerja menyelesaikan berbagai persoalan di Kabupaten Karawang.
“InsyaAllah saya bersama Wakil Bupati akan terus berkomitmen, bekerja dengan tulus menuntaskan satu per satu akar permasalahan yang ada di Kabupaten Karawang yang sama-sama kita cintai,” pungkasnya.
Momen Bupati Karawang diangkat warga dalam kirab budaya itu kini menjadi simbol kuat tentang eratnya hubungan antara pemimpin dan masyarakat. Sebuah potret kebersamaan yang lahir di tengah semangat menjaga budaya dan persatuan masyarakat Sunda.
(*)
Via
BERITA UTAMA
