BERITA UTAMA
DAERAH
KARAWANG
0
Bahaya Tersembunyi di Balik Vape, BNNK Karawang Soroti Peredaran Liquid Mengandung THC
KARAWANG | Suarana.com – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karawang mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap penggunaan rokok elektrik atau vape. Pasalnya, sejumlah liquid vape yang beredar diketahui mengandung zat narkotika jenis tetrahydrocannabinol (THC), yakni senyawa aktif yang terdapat dalam ganja.
Kepala Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNNK Karawang, M. Khoirul Anam, mengatakan peredaran vape yang dicampur narkotika bukan merupakan fenomena baru. Menurutnya, kasus tersebut telah terdeteksi sejak awal 2025 dan sempat diungkap oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) melalui penyitaan ribuan vape yang mengandung THC.
"Sejak awal tahun 2025 sudah mulai beredar. Bahkan sekitar Juni 2025, BNN berhasil mengamankan ribuan vape yang mengandung THC atau cairan ganja," kata Anam, Kamis (11/6/2026).
Ia menjelaskan, keberadaan THC dalam liquid vape menjadi ancaman serius karena sulit dikenali oleh pengguna. Pasalnya, cairan vape umumnya dicampur dengan berbagai aroma dan perasa sehingga kandungan narkotika di dalamnya tidak mudah terdeteksi.
Menurut Anam, pengguna yang menghirup vape mengandung THC berisiko mengalami gangguan kesadaran, kehilangan konsentrasi, hingga halusinasi yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
"Kalau orang sudah terpengaruh THC, dia bisa mengalami halusinasi. Merasa jalan lurus padahal sebenarnya berbelok. Ini yang berbahaya dan bisa menyebabkan kecelakaan," ujarnya.
Meski demikian, Anam menyebut hingga saat ini BNNK Karawang belum menerima laporan maupun menemukan kasus peredaran vape mengandung narkotika di wilayah Kabupaten Karawang. Namun, potensi peredarannya tetap perlu diwaspadai.
"Kami memang belum menerima laporan resmi di Karawang, tetapi masyarakat tetap harus waspada karena peredarannya bisa saja terjadi," katanya.
Selain melalui vape, penyalahgunaan narkotika juga dapat dilakukan dengan mencampurkan ganja ke dalam rokok konvensional maupun menggunakan tembakau sintetis atau sinte yang memiliki efek serupa.
Karena itu, BNNK Karawang mengimbau masyarakat agar lebih selektif dalam membeli produk vape dan tidak mudah tergiur berbagai varian rasa maupun produk yang tidak jelas asal-usulnya.
"Pastikan produk yang digunakan aman dan berasal dari sumber yang jelas. Jangan sembarangan membeli liquid yang tidak diketahui kandungannya," tegas Anam.
BNNK Karawang juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan apabila menemukan dugaan peredaran vape mengandung narkotika maupun penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.
"Kalau ada informasi atau kecurigaan terkait peredaran narkoba, segera laporkan. Peran masyarakat sangat penting dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika," tandasnya.
.
(**)
Via
BERITA UTAMA
